
Bola.net - - Belanda sukses melaju ke final UEFA Nations League 2019 usai menumbangkan Inggris dengan skor 3-1 lewat drama hingga perpanjangan waktu dalam laga semifinal yang digelar di Estadio D. Afonso Henriques, Guimaraes, Portugal, Jumat (7/6) dini hari WIB.
Belanda sejatinya tertinggal lebih dulu setelah Inggris mencetak gol lewat eksekusi penalti Marcus Rashford di babak pertama. Namun gol Matthijs de Ligt membuat skor imbang dan laga harus dilanjutkan ke babak extra time.
Gol bunuh diri Kyle Walker dan gol Quincy Promes di babak tambahan pun memastikan kemenangan Belanda. Di final, Belanda akan menantang Portugal, sementara Inggris akan bertarung dengan Swiss memperebutkan posisi ketiga.
Waktu Normal
Laga sudah berlangsung ketat sejak menit pertama. Belanda lebih menguasai permainan, akan tetapi Inggris juga sempat beberapa kali mengancam gawang Jesper Cillessen. Meski demikian, belum ada gol yang tercipta.
Setengah jam laga berjalan, Inggris mendapat hadiah penalti setelah De Ligt melanggar Rashford di kotak terlarang. Rashford sendiri bertindak sebagai algojo dan sukses menaklukkan Cillessen. Inggris unggul 1-0.
Keadaan ini membuat Belanda langsung meningkatkan intensitas serangan mereka. Sayang peluang Ryan Babel hingga Memphis Depay masih belum mampu menghasilkan gol. Skor 1-0 untuk keunggulan Inggris bertahan hingga turun minum.
Kembali dari kamar ganti, Gareth Southgate melakukan perubahan strategi dengan menarik keluar sang pencetak gol, Rashford untuk digantikan dengan striker yang baru kembali dari cedera, Harry Kane.
Southgate kembali membuat perubahan di lini serang timnya ketika memasukkan Jesse Lingard untuk menggantikan Jadon Sancho. Ronald Koeman merespon dengan menurunkan Quincy Promes dan Donny van de Beek.
Belanda pun sukses menyamakan kedudukan di menit ke-73. Sebuah sepak pojok yang dikirim Memphis berhasil disundul De Ligt untuk membobol gawang Jordan Pickford.
Inggris sempat mencetak gol di menit ke-83 lewat aksi Lingard. Namun wasit Clement Turpin menganulir gol ini setelah melihat VAR. Rupanya Lingard lebih dulu tertangkap offside.
Tak lama berselang, giliran Belanda yang merasa dirugikan VAR. Sebuah crossing mengenai Ben Chilwell di kotak terlarang. Namun wasit menganggap tak ada handball yang terjadi.
Tujuh menit diberikan wasit untuk masa injury time. Namun kedua tim gagal memanfaatkannya untuk mencetak gol kemenangan. Skor imbang 1-1 menandai masa penuh dan pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Tambahan Waktu
Memasuki babak extra time, Belanda mampu mengurung pertahanan Inggris. Sayang sebuah peluang emas masih gagal menjadi gol setelah bola mampu dihalau John Stones di garis gawang.
Hal konyol dilakukan pertahanan Inggris di menit ke-97. Setelah Stones membuat blunder ketika bermaksud memberi backpass ke Pickford, bola muntah yang coba dihalau Walker justru mengarah masuk ke gawang timnya sendiri. Inggris pun berbalik tertinggal 1-2.
Belanda pun sukses mengunci kemenangan berkat gol Promes di menit ke-115 yang membuat skor menjadi 3-1. Berawal dari blunder Harry Maguire dan Ross Barkley, bola berhasil direbut Memphis yang kemudian mengirim assist untuk dituntaskan Promes menjadi gol. Skor 3-1 pun menjadi hasil akhir laga ini.
Susunan Pemain
Belanda: Cillessen; Dumfries, De Ligt, Van Dijk, Blind; De Roon (Van de Beek 68'), Wijnaldum, De Jong (Strootman 114'); Bergwijn (Propper 91'), Babel (Promes 68'), Memphis.
Inggris: Pickford; Walker, Stones, Maguire, Chilwell; Rice (Alli 106'), Delph (Henderson 77'), Barkley; Sancho (Lingard 61'), Sterling, Rashford (Kane 46').
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Belanda vs Inggris: Skor 3-1
Piala Eropa 7 Juni 2019, 04:29
-
Hasil Pertandingan Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Skor 1-1
Bola Indonesia 30 Mei 2019, 22:33
-
Hasil Pertandingan Chelsea vs Arsenal: Skor 4-1
Liga Eropa UEFA 30 Mei 2019, 03:53
-
Hasil Pertandingan Bhayangkara FC vs Barito Putera: 4-2
Bola Indonesia 28 Mei 2019, 22:43
-
Hasil Pertandingan Inter Milan vs Empoli: Skor 2-1
Liga Italia 27 Mei 2019, 04:04
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR