Bola.net - Prancis menjalani pertandingan pertandingan persahabatan menghadapi Portugal. Laga ini dilangsungkan di Estadio Jose Alvalade, Lisbon, pada hari Sabtu (05/09).
Pertandingan berjalan berimbang. Kedua tim saling menyerang meski intensitas serangan masing-masing tim tidak terlalu tinggi. Mathieu Valbuena akhirnya menjadi pembeda dalam laga ini dengan mencetak gol pada menit ke-84.
Dari awal, sudah terlihat bahwa target kedua tim dalam laga ini bukanlah mengejar kemenangan. Baik Didier Deschamps maupun Fernando Santos banyak melakukan eksperimen untuk menjajal kekuatan dengan berbagai alternatif di tim mereka.
Laga berjalan dalam tempo sedang meski kedua tim tampil terbuka. Fokus dari Prancis dan Portugal memang dalam cara mereka membangun permainan. Pertarungan pun lebih banyak terjadi di lini tengah.
Sayangnya, Prancis harus kehilangan gelandang serang muda mereka, Nabil Fekir, pada menit ke-14. pemain milik Lyon itu mengalami cedera dan digantikan oleh Antoine Griezmann. Portugal mengalami nasib serupa karena harus kehilangan Ricardo Carvalho yang cedera dan digantikan oleh Jose Fonte.
Kedua tim saling menyerang tapi tak ada gol pada babak pertama. Prancis nampak lebih agresif pada awal babak kedua dan hampir mencetak gol lewat kombinasi antara Paul Pogba dan Griezmann.
Secara umum, babak kedua berjalan lebih terbuka dan kedua tim sama-sama mencoba melakukan serangan dengan lebih intensif. Banyaknya pergantian pemain yang dilakukan juga turut memengaruhi permainan kedua tim yang semakin menyerang. Namun peluang yang diciptakan kedua tim sama-sama sulit berbuah gol.
Hingga akhirnya Prancis mendapatkan tendangan bebas di depan kotak penalti pada menit ke-84. Pemain pengganti, Mathieu Valbuena, sukses mengkonversi tendangan bebas itu menjadi gol.
Portugal mencoba bereaksi tetapi hingga waktu habis, Prancis masih mampu mempertahankan kemenangan mereka. Kemenangan ini akan terasa penting bagi Prancis yang sebelumnya sudah kalah dua kali beruntun. Portugal akan menjalani pertandingan melawan Albania pada Selasa dini hari nanti dalam ajang Kualifikasi Euro 2016.
Susunan Pemain Portugal: Rui Patricio; Vieirinha (Cedric, 61'), Pepe, Carvalho (Fonte, 27'), Eliseu; Joao Mario (Danny, 80'), Danilo Pereira (Bernardo Silva, 85'), Adrien Silva (Veloso, 61'); Nani, Eder, Ronaldo (Quaresma, 67').
Susunan Pemain Prancis: Lloris; Sagna, Varane, Koscielny, Evra; Sissoko (Valbuena, 80'), Cabaye (Schneiderlin, 46'), Matuidi; Pogba; Fekir (Griezmann, 14/Giroud,88')), Benzema (Martial, 74'). (bola/hsw)
Pertandingan berjalan berimbang. Kedua tim saling menyerang meski intensitas serangan masing-masing tim tidak terlalu tinggi. Mathieu Valbuena akhirnya menjadi pembeda dalam laga ini dengan mencetak gol pada menit ke-84.
Dari awal, sudah terlihat bahwa target kedua tim dalam laga ini bukanlah mengejar kemenangan. Baik Didier Deschamps maupun Fernando Santos banyak melakukan eksperimen untuk menjajal kekuatan dengan berbagai alternatif di tim mereka.
Laga berjalan dalam tempo sedang meski kedua tim tampil terbuka. Fokus dari Prancis dan Portugal memang dalam cara mereka membangun permainan. Pertarungan pun lebih banyak terjadi di lini tengah.
Sayangnya, Prancis harus kehilangan gelandang serang muda mereka, Nabil Fekir, pada menit ke-14. pemain milik Lyon itu mengalami cedera dan digantikan oleh Antoine Griezmann. Portugal mengalami nasib serupa karena harus kehilangan Ricardo Carvalho yang cedera dan digantikan oleh Jose Fonte.
Kedua tim saling menyerang tapi tak ada gol pada babak pertama. Prancis nampak lebih agresif pada awal babak kedua dan hampir mencetak gol lewat kombinasi antara Paul Pogba dan Griezmann.
Secara umum, babak kedua berjalan lebih terbuka dan kedua tim sama-sama mencoba melakukan serangan dengan lebih intensif. Banyaknya pergantian pemain yang dilakukan juga turut memengaruhi permainan kedua tim yang semakin menyerang. Namun peluang yang diciptakan kedua tim sama-sama sulit berbuah gol.
Hingga akhirnya Prancis mendapatkan tendangan bebas di depan kotak penalti pada menit ke-84. Pemain pengganti, Mathieu Valbuena, sukses mengkonversi tendangan bebas itu menjadi gol.
Portugal mencoba bereaksi tetapi hingga waktu habis, Prancis masih mampu mempertahankan kemenangan mereka. Kemenangan ini akan terasa penting bagi Prancis yang sebelumnya sudah kalah dua kali beruntun. Portugal akan menjalani pertandingan melawan Albania pada Selasa dini hari nanti dalam ajang Kualifikasi Euro 2016.
Susunan Pemain Portugal: Rui Patricio; Vieirinha (Cedric, 61'), Pepe, Carvalho (Fonte, 27'), Eliseu; Joao Mario (Danny, 80'), Danilo Pereira (Bernardo Silva, 85'), Adrien Silva (Veloso, 61'); Nani, Eder, Ronaldo (Quaresma, 67').
Susunan Pemain Prancis: Lloris; Sagna, Varane, Koscielny, Evra; Sissoko (Valbuena, 80'), Cabaye (Schneiderlin, 46'), Matuidi; Pogba; Fekir (Griezmann, 14/Giroud,88')), Benzema (Martial, 74'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Deschamps Tak Terkejut Schneiderlin Gabung MU
Piala Eropa 5 September 2015, 22:30
-
Highlights Friendly: Portugal 0-1 Prancis
Open Play 5 September 2015, 05:38
-
Hasil Pertandingan Portugal vs Prancis: Skor 0-1
Piala Eropa 5 September 2015, 03:58
-
Prediksi Portugal vs Prancis 05 September 2015
Piala Eropa 4 September 2015, 15:00
-
Penampilan Apik Coquelin Untuk Prancis
Piala Eropa 4 September 2015, 14:00
LATEST UPDATE
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR