Tiga pekan setelah mengawali perjalanan mereka di Polandia-Ukraina dengan hasil imbang 1-1 di Gdansk, sang juara bertahan Spanyol dan Gli Azzurri Italia bersua kembali di arena serta babak yang berbeda, Selasa (02/7).
Jika waktu itu Spanyol dan Italia bentrok di partai pembukaan Grup C, kali ini mereka berduel di Olympic Stadium, Kiev, untuk menjadi yang terbaik di partai penutup turnamen.
Untuk laga perebutan mahkota raja Eropa ini, pelatih Spanyol Vicente del Bosque memasang Cesc Fabregas sebagai false 9 dengan diapit oleh Silva dan Iniesta, komposisi yang sama seperti ketika mereka menghadapi Italia pada 10 Juni lalu.
Sementara itu, di kubu Italia, pelatih Cesare Prandelli mengusung skema diamond midfield, yang terbukti efektif kala menyingkirkan Inggris dan Jerman.
Satu-satunya perubahan dari ketika mengalahkan Jerman 2-1 di semifinal adalah kembalinya Abate ke pos bek kanan untuk melengkapi formasi four-man defence Italia.
Aroma sengitnya sebuah duel final langsung terasa begitu wasit Pedro Proenca asal Portugal meniupkan peluit tanda kick-off.
Spanyol bermain impresif di menit-menit awal. Mereka menekan dan membatasi penguasaan bola Italia, bahkan unggul cepat pada menit ke-14 lewat sundulan David Silva memanfaatkan akselerasi dan umpan tarik Fabregas.
Italia tersentak dan langsung balik menekan lewat sejumlah corner beruntun dari sisi kiri maupun kanan pertahanan Spanyol, tapi belum berhasil menyamakan kedudukan.
Italia berulang kali melepaskan bola-bola panjang ke lini depan. Itu memang merupakan salah satu senjata utama mereka. Azzurri adalah tim dengan percobaan bola panjang terbanyak (277) di Euro 2012. Andrea Pirlo (63) dan De Rossi (56) merupakan yang terdepan dari semua gelandang yang bermain di Polandia-Ukraina.
Pada menit ke-21, kubu Azzurri mendapatkan sebuah pukulan ketika Giorgio Chiellini mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Posisinya digantikan oleh Balzaretti.
Spanyol menciptakan sejumlah peluang untuk menggandakan keunggulan, tapi lini pertahanan Italia berhasil menggagalkannya.
Italia, yang mencari gol penyama kedudukan, memiliki dua peluang emas lewat tendangan keras Cassano dari luar area dan ujung kotak penalti, tapi upayanya masih terbentur dinding tebal bernama Casillas.
Setelah beberapa kali menemui jalan buntu, usaha Spanyol akhirnya membuahkan hasil lagi pada menit 41 ketika umpan terobosan Xavi berhasil dikejar dan dimanfaatkan dengan baik oleh Jordi Alba untuk merobek gawang Buffon dan membawa Spanyol unggul 2-0.
Statistik Spanyol - Italia
Penguasaan bola: 48% - 52%
Shot (on goal): 8 (3) - 8 (3)
Corner: 1 - 3
Pelanggaran: 6 - 4
Offside: 1 - 0
Kartu kuning: 1 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 3 - 1
Susunan pemain Spanyol (4-3-3): Casillas (c); Arbeloa, Pique, Ramos, Alba; Busquets, Xavi, Xabi Alonso; Silva, Fabregas, Iniesta.
Cadangan: Valdes, Reina, Albiol, Martinez, Juanfran, Cazorla, Navas, Rodriguez, Torres, Negredo, Mata, Llorente.
Susunan pemain Italia (4-3-1-2): Buffon (c); Abate, Barzagli, Bonucci, Chiellini (Balzaretti 21'); Marchisio, Pirlo, De Rossi; Montolivo; Balotelli, Cassano.
Cadangan: Sirigu, De Sanctis, Maggio, Ogbonna, Balzaretti, Motta, Giaccherini, Diamanti, Nocerino, Di Natale, Borini, Giovinco.
Pencetak gol:
1-0 (14') Silva
2-0 (41') Alba
Kartu kuning: Pique (25'), Barzagli (45'). (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alonso: Tak Ada Euforia di Spanyol
Piala Eropa 2 Juli 2012, 23:30
-
Mata: Italia Membuat Segalanya Lebih Mudah
Piala Eropa 2 Juli 2012, 23:15
-
Pique: Pertahanan, Kunci Kemenangan Spanyol
Piala Eropa 2 Juli 2012, 22:40
-
Platini: Euro 2012 Sukses Besar
Piala Eropa 2 Juli 2012, 22:10
-
Piala Eropa 2 Juli 2012, 22:00

LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persib vs Persijap
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 14:01
-
George Russell Kuasai Kualifikasi Sprint Formula 1 GP Kanada 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 12:48
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR