
Bola.net - Pelatih kawakan Sam Allardyce meyakini bahwa penundaan Euro 2020 selama setahun akibat pandemi lah yang menjadi penyebab mengapa Inggris bisa tampil sangat digdaya.
Inggris sejauh ini mampu lolos ke semifinal dengan catatan luar biasa, yakni mencetak total delapan gol tanpa kemasukan gol sama sekali dalam lima laga yang sudah dilakoni.
Meski demikian, Inggris harus melewati satu rintangan lagi sebelum mereka menginjakkan kaki di partai final, yakni menghadapi Denmark di semifinal.
Penilaian Big Sam
Allardyce menilai bahwa penundaan Euro selama setahun membuat Inggris kini bisa memiliki skuad terkuat di antara para kontestan lainnya.
“Sepanjang turnamen, jika Anda melihat skuad yang dimiliki Inggris, itu adalah skuad terkuat," ujar pria yang akrab disapa Big Sam itu di ITV.
“Saya pikir tentu saja pembatalan Euro tahun lalu telah membuat Inggris bangga dalam hal tahun ekstra di mana para pemain muda ini telah berkembang lebih banyak lagi," tambahnya.
Pilihan Tepat
Lebih lanjut, Big Sam juga memuji kinerja pelatih Gareth Southgate dalam memilih pemain, serta menggunakan skuad yang ia miliki di Euro 2020 kali ini.
“Mereka memiliki lebih banyak pengalaman di Liga Champions dan di Premier League, jadi saya rasa itu akan membuahkan hasil sekarang. Ukuran skuad dan bakat adalah hal yang terpenting dan Gareth telah menggunakan bakat skuad dengan sangat, sangat baik," tutur Allardyce.
"Dia telah membuat banyak pilihan besar yang bisa dikritik tetapi saat ini setiap pilihan yang dia buat telah terbayar dan semoga itu terus berlanjut." tukasnya.
Sumber: ITV
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Data dan Fakta Euro 2020: Inggris vs Denmark
Piala Eropa 6 Juli 2021, 14:02
-
Prediksi Euro: Inggris vs Denmark 8 Juli 2021
Piala Eropa 6 Juli 2021, 14:01
-
Layaknya Calon Juara, Inggris Tumbuh Sepanjang Turnamen Euro 2020
Liga Spanyol 6 Juli 2021, 06:40
-
Inggris Sudah Tahu Rasanya Kalah di Semifinal, Sekarang Beda!
Piala Eropa 6 Juli 2021, 06:20
-
Kebangkitan Italia dalam Penguburan Catenaccio
Piala Eropa 6 Juli 2021, 06:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR