
Bola.net - Sebuah kritikan pedas dilontarkan Jose Mourinho kepada Gareth Southgate. Ia menilai sang manajer membuat keputusan yang sangat keliru menjadikan Bukayo Saka penendang terakhir Inggris di babak adu penalti.
Pertandingan final Euro 2020 antara Italia vs Inggris harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Setelah di waktu normal pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.
Inggris dinyatakan kalah dalam babak adu penalti itu. Karena eksekutor terakhir mereka, Bukayo Saka gagal melaksanakan tugasnya dengan baik.
Mourinho mengaku heran dengan keputusan Southgate menjadikan Saka eksekutor terakhir Inggris. "Saya tidak habis pikir dengan keputusan mengenai eksekutor penalti [Inggris]," ujar Mourinho kepada talkSPORT.
Baca komentar lengkap sang manajer di bawah ini.
Masih Hijau
Menurut Mourinho, sangat beresiko menjadikan Saka yang masih sangat muda sebagai eksekutor terakhir Inggris.
Ia menilai eksekutor terakhir itu memiliki tekanan yang sangat besar, sehingga anak yang tidak berpengalaman seperti Saka akan kalah dengan tekanan yang ada.
"Saya rasa tidak tepat menjadikan Saka sebagai penendang terakhir. Sangat sulit untuk menjadikan seorang bocah untuk menanggung beban seberat itu, dan saya benar-benar kasihan padanya,"
Opsi yang Lebih Baik
Mourinho menilai bahwa di skuat Inggris saat itu ada beberapa opsi yang lebih bagus.
Jadi ia menilai Saka seharusnya tidak dijadikan eksekutor penalti di laga itu.
"Di situasi seperti itu ke mana Raheem Sterling, ke mana John Stones, dan ke mana Luke Shaw? Seharusnya mereka yang mengambil penalti," ujarnya.
Laga Berikutnya
Inggris akan kembali beraksi di bulan September nanti.
Mereka akan memainkan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022.
(talkSPORT)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inggris Dibungkam Italia, yang Trending Manchester United dan Arsenal
Piala Eropa 12 Juli 2021, 10:47
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR