Bola.net - Pelatih Yunani Fernando Santos menerima kekalahan dari Jerman dengan jiwa kesatria.
Yunani tumbang 2-4 di tangan Die Mannschaft, Sabtu (23/6), dan gagal maju ke babak semifinal Euro 2012.
Di laga perempat final itu, Yunani tertinggal terlebih dahulu oleh gol Lahm pada menit 39, tapi mereka berhasil membalas lewat Samaras di awal babak kedua. Setelah itu, berturut-turut Khedira, Klose dan Reus membuat Yunani semakin tenggelam. Tak kenal putus asa sebelum wasit meniup peluit panjang, Yunani pun berhasil mencetak satu gol lagi di penghujung laga lewat eksekusi penalti Salpingidis.
"Saya ingin memberi selamat kepada Jerman," tutur Santos. "Mereka bermain sangat hebat."
"Selain itu, saya juga ingin memberi selamat kepada tim saya sendiri untuk segala upaya yang telah mereka tunjukkan di turnamen ini."
"Jerman sungguh luar biasa. Mereka unggul mutlak dalam hal penguasaan bola sampai-sampai kami tak punya kesempatan untuk bernapas."
"Meski bertahan, kami kebobolan juga. Itu membuat keadaan jadi sulit."
"Saat jeda, saya mengatakan kepada para pemain agar berusaha menciptakan lebih banyak peluang tanpa kehilangan konsentrasi ketika bertahan."
"Sialnya, kami kebobolan gol kedua hanya dalam waktu singkat. Gol itu sukses meruntuhkan semua lini kami," tutup Santos.
Perjalanan Yunani di Piala Eropa pun berakhir sampai sini, sedangkan Jerman maju ke semifinal untuk menghadapi pemenang dari partai Inggris kontra Italia. (afp/gia)
Yunani tumbang 2-4 di tangan Die Mannschaft, Sabtu (23/6), dan gagal maju ke babak semifinal Euro 2012.
Di laga perempat final itu, Yunani tertinggal terlebih dahulu oleh gol Lahm pada menit 39, tapi mereka berhasil membalas lewat Samaras di awal babak kedua. Setelah itu, berturut-turut Khedira, Klose dan Reus membuat Yunani semakin tenggelam. Tak kenal putus asa sebelum wasit meniup peluit panjang, Yunani pun berhasil mencetak satu gol lagi di penghujung laga lewat eksekusi penalti Salpingidis.
"Saya ingin memberi selamat kepada Jerman," tutur Santos. "Mereka bermain sangat hebat."
"Selain itu, saya juga ingin memberi selamat kepada tim saya sendiri untuk segala upaya yang telah mereka tunjukkan di turnamen ini."
"Jerman sungguh luar biasa. Mereka unggul mutlak dalam hal penguasaan bola sampai-sampai kami tak punya kesempatan untuk bernapas."
"Meski bertahan, kami kebobolan juga. Itu membuat keadaan jadi sulit."
"Saat jeda, saya mengatakan kepada para pemain agar berusaha menciptakan lebih banyak peluang tanpa kehilangan konsentrasi ketika bertahan."
"Sialnya, kami kebobolan gol kedua hanya dalam waktu singkat. Gol itu sukses meruntuhkan semua lini kami," tutup Santos.
Perjalanan Yunani di Piala Eropa pun berakhir sampai sini, sedangkan Jerman maju ke semifinal untuk menghadapi pemenang dari partai Inggris kontra Italia. (afp/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Loew: Inggris Lebih Baik di Tangan Hodgson
Piala Eropa 23 Juni 2012, 23:00
-
Casillas Berambisi Akhiri Kutukan Lawan Prancis
Piala Eropa 23 Juni 2012, 22:30
-
Parker: Lebih Baik Hadapi Italia Ketimbang Spanyol
Piala Eropa 23 Juni 2012, 22:00
-
Mancini: Inggris Harus Berterima Kasih Pada Capello
Piala Eropa 23 Juni 2012, 21:30
-
Rooney: Italia Bermain Serupa Inggris
Piala Eropa 23 Juni 2012, 21:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
-
Hasil Kualifikasi Moto4 European Cup Catalunya 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 21:39
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR