
Bola.net - - Pelatih Timnas Jerman, Joachim Loew enggan berpuas diri usai timnya mengalahkan Timnas Belanda dini hari tadi. Loew menyebut ada banyak aspek dalam timnya yang harus dibenahi untuk menjadi tim yang lebih baik lagi.
Sejak Piala Dunia 2018 kemarin, Timnas Jerman mendapatkan banyak kritikan. Skuat Der Panzer kerap meraih hasil yang kurang baik di partai uji coba, terutama setelah Joachim Loew banyak menyingkirkan pilar utama Jerman untuk memberikan kesempatan kepada para pemain muda mereka.
Dini hari tadi, Jerman berhasil meraih kemenangan krusial. Mereka mengalahkan Timnas Belanda di pertandingan kualifikasi Euro 2020 dengan skor tipis 3-2.
Loew sendiri percaya bahwa timnya masih belum mencapai performa terbaik mereka. "Di babak pertama kami bermain dengan baik, dan kami berhasil mengontrol jalannya pertandingan," buka Loew kepada RTL.
Baca komentar lengkap sang pelatih mengenai performa Timnas Jerman di bawah ini.
Kendor di Babak Kedua
Loew sendiri menilai performa anak asuhnya di babak kedua jauh dari kata memuaskan.
Hal itu tercermin dari bagaimana Belanda mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah tertinggal 2-0 di babak pertama terlebih dahulu.
"Gol-gol mereka [Belanda] di babak kedua tercipta di waktu-waktu yang buruk. Ini adalah proses yang harus dilalui oleh tim muda kami, di mana ketika kami memutuskan untuk menyerang, kami harus mempersiapkan juga akibatnya."
Kerja Keras
Namun Loew sendiri mengaku puas karena timnya berhasil mencuri kemenangan di menit-menit akhir laga melalui gol yang diciptakan Schulz.
Loew menilai timnya bekerja sangat keras untuk mencetak gol sehingga ia merasa timnya memang layak mengamankan tiga poin pada laga ketat tersebut.
"Hari ini kami sama sekali tidak kehilangan kepercayaan kami. Hari ini kami memutuskan berjudi pada keberuntungan, di mana kami kekurangan keberuntungan di beberapa pertandingan terakhir." tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Kemenangan Jerman, Begini Perasaan Nico Schulz
Piala Eropa 25 Maret 2019, 16:00
-
Kalahkan Belanda, Timnas Jerman Petik Pelajaran Berharga
Liga Champions 25 Maret 2019, 15:40
-
Joachim Loew: Jerman Masih Harus Banyak Berbenah
Piala Eropa 25 Maret 2019, 15:20
-
Neuer Disebut Masih Satu Tingkat Lebih Hebat dari Ter Stegen, Benarkah?
Piala Eropa 25 Maret 2019, 10:40
-
Belanda Kalah, Begini Curhatan Van Dijk dan De Ligt
Piala Eropa 25 Maret 2019, 10:00
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR