
Bola.net - - Pelatih timnas Jerman, Joachim Loew, tidak puas dengan hasil laga melawan timnas Prancis. Loew mengkritik keputusan wasit Milorad Mazic yang memberikan hadiah penalti untuk Le Blues di babak kedua.
Bermain di Stade de France pada laga UEFA Nations League, Rabu (17/10) dini hari WIB, Jerman unggul lebih dulu lewat Toni Kroos pada menit ke-14. Gol Kroos terjadi lewat eksekusi tendangan penalti.
Namun, Prancis bangkit pada babak kedua. Gol pertama juara Piala Dunia 2018 dicetak Antoine Griezmann menyambut umpan Lucas Hernandez pada menit ke-62. Griezmann kembali mencetak gol menit ke-80 dan membuat skor akhir menjadi 2-1.
Gol kedua Griezmann tercipta lewat titik putih. Dalam prosesnya, Milorad Mazic menilai Mats Hummels melanggar Blaise Matuidi di dalam kotak penalti. Keputusan yang kemudian dikritik oleh Joachim Loew.
Tidak Penalti
Menurut Loew, harusnya Mazic tidak memberikan penalti untuk Prancis. Sebab, Loew melihat tidak terjadi pelanggaran di sana. Pelatih 58 tahun menilai tidak ada sentuhan yang dilakukan oleh Hummels hingga membuat Matuidi jatuh.
“Itu bukan penalti. Mats Hummels tidak menyentuhnya sama sekali, Matuidi yang menginjak kakinya,” buka Loew kepada ARD.
“Kami benar-benar berada di level yang sama dengan juara dunia, tapi kami harus mencetak gol kedua di babak pertamanya. Sayangnya, kami tidak mendapatkannya. Jika kami lebih cerdas, kami bisa dapat gol kedua,” sambungnya.
Dalam Tekanan
Kekalahan atas Prancis tersebut membuat posisi Joachim Loew di timnas Jerman kini berada dalam tekanan. Sebab, sebelumnya Jerman juga kalah atas Belanda dengan skor 3-0. Jerman juga gagal total di Piala Dunia 2018 lalu.
Bahkan, beberapa media di Jerman menyebut jika masa depan Loew di timnas Jerman tergantung pada hasil laga melawan Prancis. Jika kembali kalah, maka Loew bukan tidak mungkin dipecat. Tapi, sejauh ini belum ada keputusan yang diambil.
Simak Video Menarik Ini
Go-Jek Liga 1 Bersama Bukalapak, Sriwijaya FC vs PSMS Medan, Kamis, 18 Oktober 2018, pukul 18.00 WIB, live dan eksklusif hanya di Indosiar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ozil Didukung untuk Balik ke Timnas Jerman
Piala Dunia 17 Oktober 2018, 20:48
-
Prancis Kalahkan Jerman, Matuidi: Kami Percaya Diri, Mereka Tidak!
Piala Eropa 17 Oktober 2018, 09:00
-
Joachim Loew Merasa Jerman Tak Layak Kalah
Piala Eropa 17 Oktober 2018, 08:22
-
Joachim Loew Kecam Penalti untuk Prancis
Piala Eropa 17 Oktober 2018, 08:18
-
Griezmann Ungkap Rahasia Prancis Lakukan 'comeback' Atas Jerman
Piala Eropa 17 Oktober 2018, 07:32
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
-
Performa Mendukung, Yakinlah Manchester United Amankan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 18:44
-
Lini Serang Real Madrid Sebenarnya Tak Sebagus Itu
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 18:14
-
Tak Diduga-duga, Anthony Gordon Bersaing dengan Mbappe di Top Skor UCL!
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:47
-
Soal Kasus Vinicius, Jose Mourinho Disebut Salah Berkomentar
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:17
-
Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:04
-
Prediksi PSG vs Monaco 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:03
-
Prediksi Real Madrid vs Benfica 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:02
-
Prediksi Atalanta vs Dortmund 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:01
-
Dari Royal Rumble ke Clean Sheet: Malam Sempurna Senne Lammens di Kandang Everton
Liga Inggris 24 Februari 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35























KOMENTAR