
Bola.net - Jurgen Klopp memberikan komentar setelah Jerman bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah Yunani pada matchday keempat Grup B UEFA Nations League. Pertandingan tersebut berlangsung di Toumba Stadium, Senin (5/10/2026) dini hari WIB.
Jerman tampil dominan sepanjang pertandingan dengan menguasai 63 persen bola dan menciptakan 21 peluang. Dari jumlah tersebut, lima tembakan mengarah ke gawang, sedangkan Yunani hanya mencatatkan empat percobaan dengan dua di antaranya tepat sasaran.
Hasil imbang membuat Yunani tetap berada di posisi kedua klasemen sementara Grup B dengan koleksi delapan poin. Jerman berada satu tingkat di bawahnya dengan mengantongi lima poin dari empat pertandingan.
Meski gagal membawa pulang kemenangan, Klopp tetap memberikan penilaian positif terhadap penampilan anak asuhnya. Ia menilai banyak pemain Timnas Jerman menunjukkan kemampuan yang membuat persaingan mendapatkan tempat di skuad semakin terbuka.
Klopp Puas dengan Perkembangan Skuad Jerman
Klopp menilai periode bersama tim nasional selama dua pekan memberikan kesempatan kepada banyak pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka. Ia melihat seluruh pemain mampu memberikan bukti bahwa mereka layak mendapatkan kesempatan bersama Jerman.
Pelatih asal Jerman itu juga menyinggung berbagai keraguan yang sebelumnya diarahkan kepada timnya. Menurut Klopp, para pemain berhasil menunjukkan bahwa Jerman memiliki kemampuan lebih baik dari yang selama ini diperkirakan.
"Kami melihat banyak sekali pemain tim nasional selama dua pekan ini. Semua orang menunjukkan apa yang bisa mereka lakukan; semua orang mendapatkan tempatnya," kata Klopp kepada RTL.
"Ingat semua hal yang orang katakan tentang kami, tentang apa yang bisa dan tidak bisa kami lakukan. Kami menunjukkan tanda-tanda bahwa kami bisa melakukan beberapa hal lebih baik daripada yang orang berikan kepada kami.
"Pintu terbuka untuk semua orang. Terbuka lebar."
Klopp Terkejut dengan Performa Jerman
Klopp mengaku sangat puas melihat penampilan Jerman, terutama karena ia memahami perkembangan yang sudah dilalui tim tersebut. Bahkan, ia merasa lebih terkejut secara positif daripada kecewa setelah melihat performa para pemainnya.
Jerman tampil sangat baik pada babak pertama dan mampu menciptakan sejumlah peluang. Klopp hanya menyayangkan timnya tidak mampu mengubah peluang tersebut menjadi gol atau memilih opsi umpan yang lebih tepat ketika berada di sepertiga akhir lapangan.
"Saya sangat puas karena saya tahu dari mana kami berasal. Saya sangat, sangat, sangat terkesan dengan tim ini. Jika ada sesuatu, saya justru terkejut secara positif daripada kecewa," ujar Klopp.
"Saya tidak akan percaya jika kami mampu memainkan babak pertama seperti itu. Para pemain memberikan penampilan luar biasa, kelas atas dalam segala hal, kecuali karena kami tidak mengonversi peluang menjadi gol atau menemukan rekan setim yang berada di posisi lebih baik di sepertiga akhir," sambungnya.
Klopp Soroti Penurunan Tempo Jerman
Jerman mulai kehilangan sedikit ketenangan ketika pertandingan memasuki sekitar menit ke-60. Klopp menilai hal tersebut memengaruhi ketajaman pergerakan tim setelah mereka tampil dengan tempo tinggi sejak awal laga.
Faktor kebugaran juga menjadi pertimbangan karena Jerman baru bermain tiga hari sebelumnya. Meski begitu, Klopp tetap memuji efektivitas counterpressing Jerman yang menurutnya berjalan sangat baik hampir sepanjang pertandingan.
"Kami sedikit kehilangan ketenangan sekitar menit ke-60, sehingga pergerakan kami kehilangan sebagian kejernihannya. Namun, kami baru bermain tiga hari lalu, jadi sulit mempertahankan tempo seperti itu selama 90 menit melawan tim Yunani yang kuat," tegas Klopp.
"Counterpressing kami bekerja sangat luar biasa dengan baik 90 persen dari waktu yang ada. Masalahnya, selama 10 persen ketika itu tidak berjalan, situasinya bisa menjadi sedikit berbahaya," bebernya.
Sumber: UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jurgen Klopp Puas dengan Performa Jerman meski Ditahan Yunani 0-0
Piala Eropa 5 Oktober 2026, 05:31
-
Jerman Menang atas Serbia, Jurgen Klopp: Penampilan Kelas Atas
Piala Eropa 2 Oktober 2026, 05:11
-
Tumbang Lawan Yunani, Jurgen Klopp: Jerman Tidak Layak Kalah!
Piala Eropa 28 September 2026, 06:09
-
Jurgen Klopp Bela Florian Wirtz yang Kesulitan di Liverpool
Liga Inggris 27 September 2026, 17:15
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
LATEST UPDATE
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR