
Bola.net - Gareth Southgate dihujani kritik karena sejumlah keputusan anehnya untuk Inggris di Euro 2020 sejauh ini. Southgate dinilai menyia-nyiakan kualitas skuad Inggris.
Inggris sudah menempuh dua pertandingan di Grup D sejauh ini. Mereka memenangi duel pembuka atas Kroasia, tapi ditahan imbang Skotlandia di laga kedua.
Performa tak maksimal inilah yang membuat Southgate dikritik. Starting line-up Inggris dianggap bermasalah, Raheem Sterling terus bermain padahal tidak maksimal, lalu pemain seperti Jadon Sancho justru belum diturunkan.
Kini Southgate mencoba menjawab kritikan tersebut. Apa katanya?
Muda dan kurang pengalaman
Southgate mengakui ada banyak opsi dalam tim Inggris sekarang, tapi dia harus mengelola skuad dengan tepat. Baginya, ada banyak pemain muda yang minim pengalaman untuk laga sepenting Euro, Sancho termasuk salah satunya.
"Kami punya beberapa opsi eksplosif dan sebagian besar mereka adalah pemain muda yang untuk pertama kalinya merasakan pengalaman turnamen besar," kata Southgate di Sky Sports.
"Jadi, sebagai staf pelatih, kami harus realistis soal ekspektasi kami terhadap mereka sebagai individu."
"Jadon termasuk dalam kelompok pemain itu. Dia telah berlatih dengan baik dalam beberapa hari terakhir dan tentu saja kami punya opsi dan keputusan itu," imbuhnya.
Kurang chemistry
Lagi pula, bagi Southgate masalahnya bukan pada line-up Inggris, tapi pada kombinasi antar pemain. Karena beberapa masalah, tim Inggris tidak bisa bermain penuh dalam beberapa laga uji coba terakhir.
"Saya kira ada banyak pemain yang tidak bisa kami mainkan dalam laga-laga uji coba, jadi kami tidak punya banyak kesempatan untuk membentuk chemistry," sambung Southgate.
"Kami hanya perlu terus mengembangkannya. Kami tahu ada beberapa pemain yang sangat bagus, kami tahu mereka bisa memberikan performa lebih baik [dari lawan Skotlandia]."
"Dan kami harus membantu mereka mencapai level itu," tandasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Sepak Bola Indah Bisa Membawa Italia Melaju Hingga Final Euro 2020
- Inggris Bermain Seperti Menggendong Monyet di Pundaknya, Maksudnya?
- Calon Lawan Italia di Babak 16 Besar Euro 2020
- Klasemen Akhir Grup A Euro 2020: Italia Berjaya, Swiss Punya Harapan
- Rombak Starting XI Besar-besaran, Italia Langsung Catat Rekor Baru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Italia Telah Menjawab Setiap Keraguan, Tim Ini Spesial!
Piala Eropa 21 Juni 2021, 23:00
-
Data dan Fakta Euro 2020: Kroasia vs Skotlandia
Piala Eropa 21 Juni 2021, 16:04
-
Prediksi Euro: Kroasia vs Skotlandia 23 Juni 2021
Piala Eropa 21 Juni 2021, 16:03
-
Data dan Fakta Euro 2020: Republik Ceko vs Inggris
Piala Eropa 21 Juni 2021, 16:02
-
Prediksi Euro: Republik Ceko vs Inggris 23 Juni 2021
Piala Eropa 21 Juni 2021, 16:01
LATEST UPDATE
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


















KOMENTAR