Luis de la Fuente Puji Comeback Spanyol saat Tekuk Kroasia 2-1

Luis de la Fuente Puji Comeback Spanyol saat Tekuk Kroasia 2-1
Pelatih Spanyol Luis De La Fuente dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Republik Ceko, Minggu (4/10/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Luis de la Fuente puas melihat perjuangan Spanyol saat menghadapi Kroasia dalam lanjutan UEFA Nations League. La Roja bangkit dari ketertinggalan untuk meraih kemenangan 2-1 di Stadion Poljud, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB.

Kroasia lebih dulu membuka keunggulan melalui Ivan Perisic pada menit ke-17 setelah memanfaatkan bola rebound. Spanyol baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-61 lewat Mikel Merino yang masuk sebagai pemain pengganti di awal babak kedua.

Situasi pertandingan berubah ketika Kroasia harus bermain dengan 10 pemain pada menit ke-79. Perisic menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran terhadap Marc Cucurella.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Spanyol untuk membalikkan keadaan. Merino kembali mencetak gol pada menit ke-88 setelah menyelesaikan umpan Martin Zubimendi sekaligus memastikan kemenangan La Roja.

1 dari 3 halaman

De la Fuente Puji Mentalitas Spanyol

Pemain Spanyol Mikel Merino (tengah) merayakan gol dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Kroasia, Rabu (7/10/2026). (c) AP Photo/Darko Bandic

Pemain Spanyol Mikel Merino (tengah) merayakan gol dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Kroasia, Rabu (7/10/2026). (c) AP Photo/Darko Bandic

De la Fuente menilai kemenangan tersebut menunjukkan karakter kuat yang dimiliki para pemain Spanyol. Ia juga mengakui atmosfer di markas Kroasia tidak mudah dihadapi, tetapi timnya mampu mengatasi tekanan tersebut.

Menurut sang pelatih, Spanyol tampil lebih baik setelah turun minum dan perlahan mengendalikan jalannya pertandingan. De la Fuente menilai comeback tersebut memiliki nilai yang sangat besar bagi skuadnya.

"Mereka adalah pesepak bola yang luar biasa dan tidak pernah berhenti berjuang. Terkadang mereka bahkan membuat saya terkejut, dan saya orang pertama yang mengakuinya. Dalam atmosfer seperti yang baru saja Anda lihat, kami mampu mengatasinya. Pada babak kedua, kami menunjukkan bahwa kami adalah tim yang lebih baik. Ini adalah kemenangan yang memiliki nilai luar biasa," kata De la Fuente.

2 dari 3 halaman

Spanyol Sudah Yakin Bisa Balikkan Keadaan

Pemain Spanyol Lamine Yamal berebut bola dengan pemain Kroasia Mateo Kovacic dalam pertandingan UEFA Nations League, Rabu (7/10/2026). (c) AP Photo/Darko Bandic

Pemain Spanyol Lamine Yamal berebut bola dengan pemain Kroasia Mateo Kovacic dalam pertandingan UEFA Nations League, Rabu (7/10/2026). (c) AP Photo/Darko Bandic

De la Fuente menyebut pertandingan berjalan sesuai dengan perkiraan yang telah dibuat sebelum laga. Ia memahami Kroasia memiliki kualitas dan reputasi besar sehingga Spanyol harus sabar menghadapi tekanan dari tuan rumah.

Spanyol kemudian mampu mengontrol permainan pada babak kedua, meski Kroasia masih beberapa kali mengancam melalui serangan balik. De la Fuente mengaku sejak awal yakin timnya memiliki peluang untuk membalikkan skor.

"Ini persis jenis pertandingan yang kami perkirakan. Kroasia adalah tim hebat dengan banyak prestise. Kami harus terus menempel mereka dan menguras tenaga mereka. Pada babak kedua, kami mengendalikan pertandingan, meskipun mereka masih menciptakan beberapa momen berbahaya melalui serangan balik, dan itu merupakan hal yang normal," ujar De la Fuente.

"Tetapi saya yakin kami akan membalikkan pertandingan," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

De la Fuente Kagum dengan Merino

Pemain Kroasia Mateo Kovacic menggiring bola diikuti pemain Spanyol Mikel Merino dalam pertandingan UEFA Nations League, Rabu (7/10/2026). (c) AP Photo/Darko Bandic

Pemain Kroasia Mateo Kovacic menggiring bola diikuti pemain Spanyol Mikel Merino dalam pertandingan UEFA Nations League, Rabu (7/10/2026). (c) AP Photo/Darko Bandic

Merino menjadi sosok penting di balik comeback Spanyol setelah masuk pada awal babak kedua. Gelandang Arsenal tersebut langsung memberikan dampak dengan mencetak dua gol yang mengubah jalannya pertandingan.

Gol pertamanya membuat Spanyol menyamakan kedudukan sebelum ia kembali mencatatkan namanya di papan skor menjelang laga berakhir. De la Fuente menilai kemampuan Merino membaca momen pertandingan menjadi salah satu kelebihannya.

"Mikel Merino adalah salah satu pemain terbaik di dunia di posisinya. Dia memiliki kualitas untuk bermain di tim mana pun dan tentu saja bisa tampil dalam pertandingan apa pun. Dia sangat memahami momen-momen dalam pertandingan," tutur De la Fuente.

"Dia memiliki bakat mencetak gol, termasuk gol-gol penting. Kami sangat menghargai sikap yang selalu dia tunjukkan," pungkasnya.

Sumber: UEFA


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL