Dini hari tadi, Italia dipaksa untuk bertekuk lutut 4-0 di kaki Spanyol pada laga final Euro 2012. Keberhasilan La Furia Roja meraih trofi Euro membawa mereka mencetak sejarah baru dengan merebut tiga trofi beruntun dalam kurun waktu 4 tahun.
"Spanyol layak menang dan kami mengakui hal itu. Sekali lagi, Spanyol sudah menunjukkan jika level mereka berada satu atau dua tingkat diatas tim lainnya. Saya rasa hari ini kami sedang tidak beruntung di segala hal, mulai dari gol yang terjadi hingga kehilangan pemain karena cedera," ucap Bonucci kepada reporter usai laga.
Bonucci juga memberikan komentar mengenai penampilan timnya saat melawan Spanyol. Menurutnya Italia bisa mendapat hasil yang berbeda jika tampil dengan standar permainan mereka sendiri.
"Kekalahan ini sulit diterima, karena kami sebelumnya percaya bisa menjuarai turnamen ini. Jika kami berhasil memperagakan permainan yang sudah menjadi ciri khas kami selama ini. Bermain dengan mengalirkan bola dan menciptakan peluang, maka saya yakin kita akan berbicara hasil yang berbeda," imbuh Bonucci.
Namun meski gagal meraih trofi, Bonucci masih bisa menyebut pengalaman mereka di sepanjang turnamen sebagai suatu hal yang positif. "Ini malam yang buruk. Tetapi kami akan mengingat pengalaman positif yang kami dapatkan di sepanjang turnamen ini, karena kami tetap tetap ingin bermain sepak bola. Dari sini kami akan memulai lagi semuanya dari awal," pungkas Bonucci.[initial]
PIALA EROPA - Pers Italia Tetap Sanjung Perjuangan Gli Azzurri
(gl/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alonso: Tak Ada Euforia di Spanyol
Piala Eropa 2 Juli 2012, 23:30
-
Mata: Italia Membuat Segalanya Lebih Mudah
Piala Eropa 2 Juli 2012, 23:15
-
Pique: Pertahanan, Kunci Kemenangan Spanyol
Piala Eropa 2 Juli 2012, 22:40
-
Piala Eropa 2 Juli 2012, 22:00

-
Torres: Kunci Sukses Spanyol Adalah Kebersamaan
Piala Eropa 2 Juli 2012, 20:20
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR