Bola.net - Gary Neville, salah satu staf pelatih tim nasional Inggris, menegaskan bahwa takkan ada ulangan kegagalan akibat WAGs di Euro 2012 seperti yang pernah terjadi di Piala Dunia 2006 Jerman.
Enam tahun lalu, Inggris merasakan dampak buruk dari kehadiran istri dan kekasih para pemainnya. Mereka seolah magnet bagi wartawan dan menyebabkan tim hilang konsentrasi.
Neville, yang merupakan bagian skuad Inggris kala disingkirkan Portugal lewat adu penalti di perempat final waktu itu, yakin bahwa kekacauan seperti itu takkan terjadi lagi.
"Hal itu takkan terulang," tuturnya. "FA sudah belajar dari pengalaman tahun 2006, begitu pula tim dan para pemain Inggris."
"Situasi seperti waktu itu tidaklah ideal bagi siapa saja."
"Sekarang, semuanya sudah berbeda. Kesalahan-kesalahan itu takkan pernah terjadi lagi, kapan pun dan siapa pun manajernya."
"Kami di sini untuk bermain sepakbola. Kami di sini untuk bekerja," tegas Neville.
Krakow, kota terbesar kedua Polandia, di mana tim Inggris bermarkas selama Euro 2012 mungkin tidak terlalu memiliki daya tarik bagi para WAGs. Selain itu, kombinasi jauhnya jarak ke lokasi pertandingan dan potensi timbulnya aksis rasis membuat beberapa keluarga pemain memutuskan untuk tetap di rumah selama turnamen. (f365/gia)
Enam tahun lalu, Inggris merasakan dampak buruk dari kehadiran istri dan kekasih para pemainnya. Mereka seolah magnet bagi wartawan dan menyebabkan tim hilang konsentrasi.
Neville, yang merupakan bagian skuad Inggris kala disingkirkan Portugal lewat adu penalti di perempat final waktu itu, yakin bahwa kekacauan seperti itu takkan terjadi lagi.
"Hal itu takkan terulang," tuturnya. "FA sudah belajar dari pengalaman tahun 2006, begitu pula tim dan para pemain Inggris."
"Situasi seperti waktu itu tidaklah ideal bagi siapa saja."
"Sekarang, semuanya sudah berbeda. Kesalahan-kesalahan itu takkan pernah terjadi lagi, kapan pun dan siapa pun manajernya."
"Kami di sini untuk bermain sepakbola. Kami di sini untuk bekerja," tegas Neville.
Krakow, kota terbesar kedua Polandia, di mana tim Inggris bermarkas selama Euro 2012 mungkin tidak terlalu memiliki daya tarik bagi para WAGs. Selain itu, kombinasi jauhnya jarak ke lokasi pertandingan dan potensi timbulnya aksis rasis membuat beberapa keluarga pemain memutuskan untuk tetap di rumah selama turnamen. (f365/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Neville: Tak Boleh Ada WAGs di Euro 2012
Piala Eropa 31 Mei 2012, 23:00
-
Torres Incar Gelar Ketiga di Euro 2012
Piala Eropa 31 Mei 2012, 22:00
-
Lawan Rusia, Uji Coba Dua Taktik Italia
Piala Eropa 31 Mei 2012, 21:00
-
Del Bosque Anggap Torres Pemain Kunci
Piala Eropa 31 Mei 2012, 20:00
-
Vermaelen Tak Sangka Inggris Panggil Chamberlain
Piala Eropa 31 Mei 2012, 19:00
LATEST UPDATE
-
David Alaba Tinggalkan Real Madrid Akhir Musim Ini
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 11:40
-
Pep Guardiola Ungkap Rencana Setelah Tinggalkan Manchester City
Liga Inggris 23 Mei 2026, 10:27
-
Arne Slot Tanggapi Kritik Mohamed Salah soal Gaya Bermain Liverpool
Liga Inggris 23 Mei 2026, 09:27
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR