
Bola.net - Hasil imbang 0-0 kontra Swedia mungkin terasa pahit bagi Spanyol. Mereka main begitu dominan dan pantas menang, sayangnya sepak bola tidak selalu berjalan sesuai harapan.
Selasa (15/6/2021) dini hari WIB, Spanyol meladeni Swedia dalam duel matchday 1 Grup Euro 2020. Laga ini seharusnya jadi laga pembuka yang sempurna bagi Spanyol karena bermain di kandang sendiri.
Spanyol memang memaksimalkannya sebaik mungkin. Swedia benar-benar dikurung sepanjang 90 menit, Spanyol terus membawa bola. Sayangnya, membawa bola tidak otomatis menang.
Rekor penguasaan bola
Laga ini sekaligus jadi pertunjukan pertama gaya main Spanyol yang baru di bawah Luis Enrique. Namun, Spanyol ternyata tidak benar-benar baru, mereka masih bermain dengan cara-cara lama.
59 - Passes completed in the first half:
— OptaJean (@OptaJean) June 14, 2021
6⃣2⃣A. Laporte 🇪🇸
6⃣1⃣P. Torres🇪🇸
6⃣0⃣J. Alba🇪🇸
5⃣9⃣THE WHOLE SWEDISH TEAM 🇸🇪
0-0.
Ketika peluit akhir ditiup, Opta mencatat Spanyol mendominasi hingga 85% penguasaan bola atas Swedia. Artinya, Swedia hanya diberi kesempatan 15% saja sepanjang laga.
Angka ini luar biasa besar. Tercatat, Spanyol adalah tim pertama yang bisa menorehkan angka sebesar itu di Euro sejak Opta mulai mengumpulkan data pada tahun 1980.
Pecahkan rekor operan
Sepanjang laga, Spanyol menuntaskan total 419 operan di babak pertama. Ini juga jadi angka tertinggi dalam sejarah kompetisi Eropa.
Total, secara keseluruhan Spanyol membuat rekor baru dengan 917 operan selama 90 menit. Ini memecahkan rekor mereka sendiri di Euro sekitar 9 tahun lalu.
Kala itu, Spanyol menuntaskan 859 operan kontra Irlandia. Xavi memborong 136 operan di antaranya.
Kini Spanyol kembali dengan gaya main yang sama, tapi tentu saja hasil imbang 0-0 tidak akan cukup. Bisakah mereka jadi juara?
Sumber: Opta, Goal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spanyol Membosankan dan Alvaro Morata Mandul, Benarkah Begitu?
Piala Eropa 15 Juni 2021, 08:54
-
Pecahkan Rekor 917 Operan tapi Cuma Main 0-0, Dasar Spanyol
Piala Eropa 15 Juni 2021, 05:20
-
Siapa itu Unai Simon? Kiper Spanyol yang Jadikan David De Gea Nomor Dua
Piala Eropa 15 Juni 2021, 03:36
LATEST UPDATE
-
Surabaya Samator Tutup Babak Reguler Proliga 2026 dengan Kemenangan
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 20:23
-
Juventus Amburadul di Bursa Transfer: 3 Musim, Hanya 2 Pemain yang Sukses!
Liga Italia 22 Februari 2026, 20:22
-
Gagal ke Final Four, Bandung BJB Tandamata Kejar Kemenangan atas Jakarta Livin Mandiri
Voli 22 Februari 2026, 20:01
-
Persis Solo Terpuruk: 300 Hari Tanpa Kemenangan di Laga Kandang!
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:32
-
Nonton Live Streaming Persib vs Persita di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:01
-
Inter Milan di Serie A: 92,6 Persen Scudetto!
Liga Italia 22 Februari 2026, 17:41
-
Bek Mereka Masuk Incaran MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 17:00
-
5 Laga Tanpa Menang, Ada Apa dengan Juventus?
Liga Italia 22 Februari 2026, 16:46
-
Kata Michael Carrick soal Kobbie Mainoo: Dia Tulang Punggung Masa Depan MU!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 16:22
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 16:07
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:53
-
Tempat Menonton Tottenham vs Arsenal Malam Ini, Tayang di TV Lokal?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:47
-
Manchester United Bisa Daratkan Bintang Newcastle Ini, Tapi...
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:32
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR