
Bola.net - Alvaro Morata menjadi sasaran kritik usai gagal mencetak gol buat Spanyol dalam matchday pertama fase grup Euro 2020. Untungnya, kata-kata pedas dari publik tidak mempengaruhi dirinya secara mental.
Morata tampil sebagai ujung tombak sejak menit awal ketika Spanyol bertemu Swedia di Estadio de la Cartuja hari Selasa (15/6/2021). Sebagai informasi, Spanyol hanya meraih hasil imbang 0-0 di pertandingan tersebut.
Skor akhir bisa saja berubah kalau Morata tidak melewatkan sebuah peluang emas di pertengahan babak pertama. Striker Juventus tersebut memiliki ruang tembak yang cukup terbuka, namun tak mampu melesakkan bola ke gawang.
Namun sudah pasti, Morata bukanlah satu-satunya pihak yang pantas disalahkan. Toh, La Furia Roja juga tak mampu mencetak gol meski mencatatkan penguasaan bola sebesar 86 persen selama pertandingan berlangsung.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Dengarkan Sedikit Saja
Kendati demikian, publik tidak bisa menahan kritikannya terhadap Morata. Buat seseorang yang menghasilkan 20 gol buat Juventus di musim 2020/21 lalu, kesempatan emas yang dilewatkan itu terlalu memalukan.
Untungnya Morata tidak terpengaruh sedikitpun terhadap kritikan tersebut. Memang, kritikan akan sampai ke telinganya. Namun tidak semuanya masuk ke benak sang penyerang.
"Saya sudah menganggap situasi seperti ini [dan kritikan] sebagai hal yang sangat normal. Saya telah bekerja sejak U-17 untuk bisa berada di sini dan memainkan turnamen ini," kata Morata seperti yang dikutip dari Goal International.
"Saya tak bisa disukai semua orang. Ketika ada kritikan, anda harus menghormatinya, namun dengarkan sedikit dan teruslah bekerja. Dalam pertandingan, banyak hal yang terjadi begitu cepat hingga anda tidak punya waktu berpikir," lanjutnya.
Pembelaan Morata
Morata sendiri memiliki pembelaan soal mengapa dirinya gagal memanfaatkan peluang emas tersebut. Ia memberikan pujian kepada penjaga gawang Swedia, Robin Olsen, yang menutup ruang dengan sangat baik.
"Si penjaga gawng [menutup ruang] dengan sangat baik dan saya harus mengukur tiang gawang. Saya tidak tahu apakah bola bakalan masuk besok, tapi saya akan memberikan 200 persen setiap kali bermain untuk Spanyol," katanya lagi.
"Opini orang-orang takkan mengubah perasaan saya. Jika saya mencetak gol, saya akan senang untuk orang-orang yang selalu bersama saya. Yang terentng adalah hidup normal, bersama rekan-rekan setim saya," pungkasnya.
Morata diprediksi akan kembali tampil sejak menit awal saat Spanyol bertemu Polandia di laga kedua fase grup Euro 2020 hari Minggu (20/6/2021) besok. Pertandingan tersebut juga akan digelar di Estadio de La Cartuja.
(Goal International)
Baca Juga:
- Ternyata Ada Peran Enrique Dalam Keputusan Laporte untuk Gabung Spanyol
- Sudah Negatif COVID-19, Sergio Busquets Kembali ke Skuat Euro 2020 Timnas Spanyol
- Tepuk Tangan dan Ejekan Dibalik Penampilan Morata, Pelatih Spanyol di Pihak Mana?
- Gokil! Spanyol Pecahkan Rekor Umpan Terbanyak dalam Sejarah Euro, tapi Kok Cuma Imbang?
- Spanyol Membosankan dan Alvaro Morata Mandul, Benarkah Begitu?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perihal Kritikan Publik, Alvaro Morata: Dengarkan Sedikit Saja
Piala Eropa 19 Juni 2021, 07:06
-
Penyelesaian Akhir Spanyol Buruk, Tapi Jangan Meragukan Alvaro Morata
Piala Eropa 19 Juni 2021, 05:34
-
Ternyata Ada Peran Enrique Dalam Keputusan Laporte untuk Gabung Spanyol
Piala Eropa 18 Juni 2021, 21:58
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR