
Bola.net - Prancis come back dramatis untuk menundukkan Belgia dengan skor 3-2 dalam duel semifinal UEFA Nations League 2021, Jumat (8/10/2021). Hasil ini sangat memuaskan bagi sang kiper, Hugo Lloris.
Lloris harus menyaksikan gawangnya dibobol dua kali terlebih dahulu di babak pertama. Saat itu ada aksi Yannick Carrasco (37') dan Romelu Lukaku (40').
Tertinggal dua gol dari tim top selevel Belgia tentu membuat situasi semakin sulit bagi Prancis. Terlebih karena mereka bermain lebih baik, tapi kebobolan menghadapi serangan cepat Belgia.
Untungnya, mentalitas Prancis sebagai tim top akhirnya jadi penentu. Lloris juga mengagumi perjuangan rekan-rekannya untuk bangkit di babak kedua.
Seperti pertandingan tinju
Pertandingan di Juventus Stadium dini hari WIB tadi berlangsung sengit. Dua tim top dunia bermain di level tinggi menyuguhkan salah satu pertandingan terbaik di Eropa.
Lloris sendiri mengakuinya. Pertandingan antara Belgia dan Prancis tadi terasa seperti duel tinju yang sengit.
"Saya sangat bangga dengan performa tim kami hari ini. Meski kami masih harus memperbaiki beberapa hal, ini adalah pertandingan hebat melawan tim hebat. Pertandingan ini sangat mudah dinikmati," ujar Lloris di laman resmi UEFA.
"Kami tertinggal dua gol di jeda paruh waktu, tapi kami bisa membalikkan kedudukan dengan cara luar biasa. Di lapangan, rasanya seperti pertandingan tinju."
Mentalitas Prancis

Bagi Lloris, kemenangan Prancis tersebut datang karena mentalitas tim. Performa Prancis memang tidak maksimal sejak Euro 2020 lalu dan sekarang mereka bisa kembali memberikan permainan terbaik.
"Kami bisa merasakan bahwa pertandingan bisa berbalik ke mana saja. Secara mental, kami masih lebih kuat dan kemenangan ini sangat memuaskan," sambung Lloris.
"Kami sudah beberapa bulan terakhir mencari performa terbaik dan kami bisa mendapatkannya hari ini. Kemenangan ini memberikan kepercayaan diri bagi tim."
Reaksi tim
Lebih lanjut, Lloris meyakini kemenangan kali ini akan terasa begitu penting bagi skuad Prancis. Mereka melaju ke final, tapi lebih dari itu adalah soal kembali ke level tertinggi.
"Kami mengalami kemunduran beberapa bulan terakhir, mengalami masa naik dan turun, itu bagian dari sepak bola. Sisi positif dari hari ini adalah reaksi tim," tandas Lloris.
Sumber: UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Theo Hernandez dan Deretan Aktor Kemenangan Prancis Atas Belgia
Piala Eropa 8 Oktober 2021, 17:26
-
Dramatis, Prancis Singkirkan Belgia dan ke Final UEFA Nations League
Galeri 8 Oktober 2021, 12:33
-
Prancis Come Back atas Belgia, Hugo Lloris: Kayak Pertandingan Tinju!
Piala Eropa 8 Oktober 2021, 07:45
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58























KOMENTAR