Sebagai tuan rumah, Prancis otomatis mendapat tiket ke babak final. Maka persiapan harus digalakkan. Demikian juga dengan Denmark. Di klasemen grup I babak kualifikasi Euro 2016, tim asuhan Morten Olsen berada di peringkat dua.
Melihat head to head antara dua tim, Prancis tampak dominan atas Denmark. Di lima laga terakhir, Prancis menang empat kali dan hanya kalah satu kali. Namun semua kemenangan itu terjadi di kandang sendiri.
Ketika Les Blues bertandang ke markas Denmark pada 2002 silam, mereka pernah menelan kekalahan. Dan laga nanti akan kembali dihelat di kandang Denmark, di Stadion Parken. Maka ini menjadi tantangan bagi Prancis.
Yang menjadi suntikan motivasi Prancis adalah catatan tiga pertandingan terakhir di mana Prancis selalu menang. yang terakhir kala bertemu dengan Armenia Jumat (09/10). Mereka sukses menggulung lawannya tersebut dengan skor 4 gol tanpa balas.
Namun jika mengingat jarak pertandingan yang terlalu dekat, hanya selang dua hari, kelelahan mungkin akan menjadi kendala. Sehingga, mau tidak mau Didier Deschamps harus melakukan banyak perubahan.
Paul Pogba dan Karim Benzema dipastikan tak bisa diturunkan karena mengalami cedera. Striker muda Manchester United, Anthony Martial, siap dipasang sejak menit awal berkolaborasi dengan Mathieu Valvuena dan Antoine Griezmann di kedua sisi dalam formasi 4-3-3.
Dua defender muda, Kurt Zouma dan Eliaquim Mangala memiliki kesempatan untuk turun sejak menit awal guna melakukan rotasi seperti yang diharapkan. Namun tampaknya Sakho dan Varane yang lebih pengalaman masih akan menempati posisinya untuk mencoba ketangguhan barisan pertahanan.
Pertemuan ini, bagi Denmark, juga menjadi momen penting untuk menyiapkan Uero 2016. Tim asuhan Martin Olsen meskipun setelah menelan kekalahan 1-0 dari Portugal pada hari Jumat (09/10) kemarin masih memiliki kesempatan besar untuk lolos dari babak kualifikasi.
Sama halnya dengan Prancis, Denmark mungkin juga akan banyak melakukan perubahan karena faktor kelelahan. Namun di sisi lain, mereka juga tak mau kalah kala bertanding di kandang sendiri; atau bahkan mengulang kemenangan 2002.
Tak ada masalah cedera di kubu Denmark. Pemain bintang seperti Christian Eriksen, Bendtner, Poulsen semua siap diturunkan.
Lihat pada tab di bawah ini untuk melihat perkiraan susunan pemain, statistik, dan prediksi skor. (bola/shd)
Perkiraan Susunan Pemain

Schmeichel; Jacobsen, Agger, Vestergaard, Durmisi; Krohn-Delhi, Kvist, Wass; Poulsen, Eriksen; Bendtner
Prancis (4-3-3)
Lloris; Sagna, Varane, Sakho, Evra; Cabaye, Schneiderlin, Matuidi; Valbuena, Martial, Griezmann
Statistik

30/03/15 Prancis 2 - 0 Denmark
01/06/06 Prancis 2 - 0 Denmark
11/06/02 Denmark 2 - 0 Prancis
16/08/01 Prancis 1 - 0 Denmark
11/06/00 Prancis 3 - 0 Denmark
Lima Pertandingan Terakhir Kedua Tim
Denmark
(M-M-S-S-K)
09/06/15 Denmark 2 - 1 Montenegro
14/06/15 Denmark 2 - 0 Serbia
05/09/15 Denmark 0 - 0 Albania
07/09/15 Armenia 0 - 0 Denmark
09/10/15 Portugal 1 - 0 Denmark
Prancis
(K-K-M-M-M)
08/06/15 Prancis 3 - 4 Belgia
13/06/15 Albania 1 - 0 Prancis
05/09/15 Portugal 0 - 1 Prancis
08/09/15 Prancis 2 - 1 Serbia
09/10/15 Prancis 4 - 0 Armenia
Prediksi Skor

Prancis maupun Denmark mengalami faktor kelelahan setelah menjalani pertandingan terakhir.
Mengingat pertandingan pada hari Minggu nanti kembali digelar di kandang Denmark, cukup adil jika mengatakan pertandingan ini akan berakhir imbang.
Prediksi skor: Denmark 1-1 Prancis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Denmark vs Prancis 11 Oktober 2015
Piala Eropa 9 Oktober 2015, 23:47
-
Prediksi Serbia vs Portugal 11 Oktober 2015
Piala Eropa 9 Oktober 2015, 15:30
-
Prediksi Spanyol vs Luksemburg 10 Oktober 2015
Piala Eropa 8 Oktober 2015, 10:10
-
Prediksi Inggris vs Estonia 10 Oktober 2015
Piala Eropa 8 Oktober 2015, 00:02
-
Prediksi Chile vs Brasil 9 Oktober 2015
Amerika Latin 7 Oktober 2015, 15:51
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR