Jika Spanyol mampu memenangi laga esok, maka La Furia Roja akan mencatatkan rekor sebagai tim yang mampu memenangi gelar internasional tiga kali beruntun. Sementara kemenangan bagi Italia akan memberi mereka gelar juara piala Eropa untuk yang kedua kalinya sejak tahun 1968.
Sebelum partai final ini dihelat, Spanyol dan Italia telah bertemu di babak penyisihan grup. Keduanya berbagi angka seri 1-1. Di pertemuan kedua ini, hal-hal apa saja yang akan terjadi? Siapakah yang akan keluar menjadi pemenang? Berikut prediksi ringkas ala Bola.net:
1. Balotelli Akan Kembali Beraksi
Super Mario tampil trengginas saat melawan Jerman di babak semifinal. Di partai final nanti, bersiaplah menantikan aksi yang lebih spektakuler dari seorang Balotelli.
Mungkinkah dia bisa mencetak hattrick? Atau mungkin malah tak mencetak gol sama sekali? Selebrasi apa yang akan dilakukannya jika dia kembali mencetak gol nanti? Kita belum tahu dengan pasti. Namun, satu hal yang pasti, nama Balotelli akan menjadi pusat perhatian berbagai pihak saat laga final nanti.
2. Italia Kembali Memasang Formasi Tiga Bek Sejajar
Di bawah asuhan pelatih Cesare Prandelli, Italia terkadang menggunakan skema tiga bek tengah di lini pertahanan, di samping skema normal mereka menggunakan empat pemain bertahan. Kedua skema tersebut sejauh ini mampu membawa Italia melaju hingga laga final.
Saat melawan Spanyol di laga pembuka, Italia memakai skema tiga bek tengah. Hasilnya cukup sukses. Setelah itu mereka kembali tampil menggunakan skema empat pemain bertahan. Jika Chiellini dan De Rossi sudah sepenuhnya fit, maka skema tiga bek tengah mungkin akan kembali digunakan Prandelli.
3. Fabregas Kembali Tampil Sebagai Starter
Pelatih Vicente Del Bosque telah memainkan tiga pemain yang berbeda sebagai tukang gedor tim Matador selama turnamen ini berlangsung. Nama-nama seperti Cesc Fabregas, Fernando Torres dan Alvaro Negredo tampil bergantian sebagai ujung tombak di lini depan. Kecuali Negredo, kedua nama lain tampil cukup sukses. Namun, Spanyol justru mampu tampil dengan lebih apik ketika Cesc Fabregas dimainkan sejak menit awal.
Tak Ada alasan bagi Del Bosque untuk tak memainkan Fabregas sejak menit awal dalam skema 4-6-0 yang diusungnya sejak turnamen ini dimulai.
4.Tak Ada Gol Yang Akan Tercipta Di Babak Pertama
Italia dan Spanyol sama-sama memiliki lini pertahanan yang tangguh. Spanyol sejauh ini hanya kebobolan satu kali oleh gol Antonio Di Natale. Sementara Italia kebobolan tiga gol yang salah satunya dihasilkan dari penalti Mesut Ozil.
Spanyol dan Italia masing-masing memiliki organisasi pertahanan yang solid dan disiplin. Jadi akan sangat susah bagi kedua tim untuk saling mencetak gol. Kedua tim tersebut akan memilih untuk lebih berhati-hati di babak pertama.
5.Italia Akan mencetak Gol Terlebih Dahulu
Saat pertemuan pertama di babak penyisihan grup, Italia mampu mencetak gol terlebih dahulu. Dan mereka akan melakukannya lagi di laga final esok.
Lini tengah Spanyol akan menguasai jalannya permainan dengan penguasaan bolanya yang sempurna, namun, Pirlo akan menemukan celah untuk memberikan umpan kepada barisan depan Italia yang dihuni Mario Balotelli dan Antonio Cassano.
6.Tak Ada Pemain Yang Akan Menandingi Kehebatan Pirlo
Pertandingan akan berjalan ketat. Kedua tim tampil disiplin dalam menyerang maupun bertahan. Spanyol akan mampu menyamakan kedudukan, sama seperti yang terjadi di pertemuan pertama kedua tim ini. Pertandingan mungkin juga akan berakhir seri di waktu normal.
Namun, apapun yang akan terjadi di pertandingan tersebut, Pirlo akan dinobatkan sebagai Man of the Match.
Penampilan apiknya sepanjang turnamen ini akan berlangsung berlanjut hingga babak final. Umpan-umpan brilian, visi bermain yang luar biasa, kemampuan mengatur tempo pertandingan dan pergerakan-pergerakannya di lini tengah Italia akan mempengaruhi jalannya laga final esok.
7.Italia Keluar Sebagai Juara!
Ya, Italia akan tampil sebagai juara Euro 2012 kali ini. Spanyol tak akan mampu membendung laju Azzuri!
Sejarah telah membuktikan bahwa saat tim Azzuri tertimpa skandal Calciopoli, Italia justru mampu tampil sebagai juara. Tengok saja apa yang terjadi pada Piala Dunia 2006 saat tim Azzuri tertimpa skandal tersebut. Skandal itu menjadi cambuk bagi para pemain Azzuri untuk lebih bersatu, lebih kompak. Hasilnya, trofi piala dunia berhasil mereka rengkuh!
Sekarang, hal yang sama terjadi pada tim Gigi Buffon cs. Lihatlah permainan mereka selama turnamen ini berlangsung. Mereka memainkan sepakbola terbaiknya saat ini. Pantas jika merekalah yang akhirnya tampil sebagai juara Euro 2012 kali ini. (dim/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Iniesta: Saya Tidak Peduli Siapa Pemain Terbaik Euro 2012
Piala Eropa 30 Juni 2012, 22:20
-
Mancini: Saat Tepat Bagi Balotelli Untuk Bersinar!
Piala Eropa 30 Juni 2012, 22:01
-
Del Bosque: Alba Punya Masa Depan Cerah di Barca
Piala Eropa 30 Juni 2012, 20:01
-
Prediksi Final Euro 2012, Spanyol Versus Italia
Piala Eropa 30 Juni 2012, 19:01
-
Rumah Taruhan Jagokan Pirlo MVP Euro 2012
Piala Eropa 30 Juni 2012, 18:06
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR