Wasit Howard Webb memimpin laga yang diawali dengan 'seremoni kecil' antara Rusia melawan Republik Ceko. Ada kejadian menarik ketika pendukung Ceko bersorak penuh semangat saat nama-nama pemain mereka dibacakan, tapi suporter berteriak penuh ejekan ketika nama pelatih Michal Bilek disebutkan.
Pertandingan dimulai dengan energik, kedua tim menunjukkan determinasi tinggi khas Eropa Timur. Pertandingan belum genap satu menit, Rezek sudah menjatuhkan Kerzhakov. Tensi tinggi makin terlihat setelah beberapa detik kemudian Dzagoev juga dijatuhkan oleh Kadlec.
Tempo pertandingan yang cepat dan permainan yang terbuka berhasil dimanfaatkan oleh pasukan Ceko untuk menguasai lini tengah dan penyerangan. Secara mengejutkan, mereka berhasil mengungguli Rusia dalam hal penguasaan bola di sepuluh menit awal.
Namun kubu Rusia yang akhirnya berhasil mendapatkan gol pertama lewat Alan Dzagoev pada menit ke 15. Berawal dari serangan balik cepat, Alexander Kerzhakov menanduk bola. Sundulannya hanya mengenai tiang gawang dan meluncur keluar. Untung bagi Rusia, Dzagoev sudah siap menyambar bola muntah.
Tendangan keras Dzagoev tak bisa dihadang Petr Cech yang sudah mati langkah. 1-0 untuk Rusia.
Sembilan menit berselang, Shirokov yang mencetak dua gol saat melawan Italia berhasil menjebol gawang Cech untuk kedua kali. Pergerakan cair dan mulus benar-benar ditunjukkan Rusia dalam proses penciptaan gol ini.
Kedua tim silih berganti melancarkan serangan di sisa waktu babak pembuka. Kerzhakov dan Dzagoev berkali-kali menguji Petr Cech. Sedang Ceko mengancam di dua menit tambahan waktu babak pertama lewat kaki Pilar dan Jiracek, namun belum berhasil menjebol gawang Malafeev.
Babak pertama diakhiri dengan skor 2-0 untuk Rusia.
Tomas Rosicky dan kawan-kawan memasuki lapangan di babak kedua dengan tujuan untuk memberikan segalanya agar bisa mencetak gol. Ceko menempatkan banyak pemain di daerah pertahanan Rusia.
Hasilnya cukup cepat, Rep. Ceko berhasil megurangi defisit kekalahan tujuh menit setelah babak kedua berjalan. Jaroslav Plasil mengirim umpan manis kepada Vaclav Pilar. Pilar berhasil melewati Malafeev sebelum menempatkan bola ke gawang yang kosong.
Namun opsi menyerang yang dipilih Ceko bukannya tanpa resiko. Dengan menempatkan banyak pemain di daerah lawan, pertahanan Ceko menjadi rapuh. Dan Rusia berhasil mengekspos kelemahan ini.
Alan Dzagoev menjadi bintang di pertandingan ini saat berhasil mencetak gol keduanya di menit ke 79. Menerima umpan dari Pavlyuchenko, pemain berusia 21 tahun ini melepaskan tembakan keras yang tak mampu dijangkau oleh Cech.
Pemain pengganti Roman Pavlyuchenko menggenapi kemenangan Rusia menjadi 4-1 semenit berselang. Setelah sempat menahan bola beberapa saat, mantan pemain Spurs ini melesakkan tembakan meriam yang kembali tak bisa dihentikan oleh Petr Cech. Game over bagi Ceko!
Kedua tim tetap bermain terbuka di sepuluh menit akhir pertandingan walaupun tempo sudah sedikit melambat. Pertandingan akhirnya ditutup dengan angka 4-1 untuk keunggulan Rusia.
Dengan hasil ini, Andrei Arshavin cs. menjadi pimpinan Grup A dengan nilai tiga. Rusia yang sering disebut sebagai tim kuda hitam berhasil menang besar di laga perdana mereka. Well, kuda hitam atau bukan, Rusia telah menunjukkan bahwa mereka punya kualitas.
Di lain pihak, hasil ini akan membuat pelatih Rep. Ceko Michal Bilek semakin tidak populer di mata pecinta sepakbola Ceko. Jika ingin membawa Ceko lolos fase grup, Bilek harus segera menemukan formula ajaib untuk mengangkat performa timnya.
Statistik Rusia - Rep. Ceko
Penguasaan bola: 51% - 49%
Shot (on goal): 17(5) - 16(5)
Corner: 3 - 5
Penyelamatan: 4 - 1
Susunan pemain Rusia: Malafeev; Ignasevich, Berezutsky, Zhirkov, Anyukov; Denisov, Zyryanov, Shirokov; Arshavin, Kerzhakov (Pavlyuchenko, 74'), Dzagoev (Kokorin, 85').
Cadangan: Akinfeev, Shunin; Sharonov, Granat, Nababkin; Izmailov, Semshov, Kombarov, Glushakov; Pavlyuchenko, Pogrebnyak, Kokorin.
Susunan pemain Rep. Ceko: Cech; Sivok, Hubnik, Kadlec, Selassie; Jiracek (Petrzela, 76'), Plasil, Pilar, Rezek (Hubschman, 45'); Rosicky; Baros (Lafata, 85').
Cadangan: Lastuvka, Drobny; Limbersky, Hubschman; Petrzela, Suchy, Kolar, Rajtoral, Darida; Lafata, Pekhart, Necid.
Pencetak gol: Dzagoev (15'), Shirokov (24'), Pilar (52'), Dzagoev (79'), Pavlyuchenko (80'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zoff: Italia Salah Satu Favorit Juara
Piala Eropa 9 Juni 2012, 23:00
-
Pique: Penalti Fabregas Buka Kesuksesan Spanyol
Piala Eropa 9 Juni 2012, 22:30
-
Xavi: Tensi Clasico di Timnas Cuma Karangan Media
Piala Eropa 9 Juni 2012, 22:00
-
Young Guns Yang Wajib Diamati di Euro 2012 (Bag II)
Editorial 9 Juni 2012, 21:40 -
Young Guns Yang Wajib Diamati di Euro 2012 (Bag I)
Editorial 9 Juni 2012, 21:30
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR