
Bola.net - Luka Modric turut memberikan tribut kepada Lionel Messi yang baru saja pensiun dari Timnas Portugal. Gelandang asal Kroasia itu mengakui Messi telah mencapai sesuatu yang luar biasa bersama Timnas Argentina dengan memenangkan Piala Dunia yang selama ini diidam-idamkannya.
Messi sudah menjadi ikon Timnas Argentina dalam dua dekade terakhir. Ia bertumbuh menjadi pesepakbola terbaik Argentina, menggeser sang mentor, Diego Maradona dengan performanya yang sangat apik.
Namun era Messi di Timnas Argentina telah berakhir. Pagi tadi, pemain berjuluk La Pulga itu resmi menutup karirnya bersama La Albiceleste setelah membantu timnya menang melawan Benin dalam laga uji coba, di mana ia mencetak satu gol dan dua assist sehingga Argentina menang 3-0 di laga itu.
Keputusan Messi untuk pensiun dari Timnas Argentina itu mendapatkan apresiasi baik dari rekan setim maupun dari rivalnya. Salah satu pemain yang baru-baru ini memberikan tribut untuk Messi tidak lain adalah Luka Modric.
Simak penuturan lengkap Modric seputar Messi di bawah ini.
Pemain Terbaik Dunia
Baru-baru ini, Modric secara terbuka memberikan pujian tinggi kepada Messi. Ia menilai apa yang telah dicapai sang penyerang itu merupakan sesuatu yang luar biasa.
Ia menyebut selama dua dekade terakhir ia menjadi tulang punggung Timnas Argentina dan berhasil membawa La Albiceleste meraih hal-hal yang luar biasa, sehingga Modric menilai Messi layak disebut pemain terbaik Argentina sepanjang masa.
"Leo telah melakukan sesuatu yang luar biasa bersama tim nasional. Dia berhasil memenangkan Piala Dunia yang diinginkannya dan merupakan salah satu pemain terbaik di dunia," ujar Modric.
Sering Dibuat Menderita
Modric dan Messi memang beberapa kali berhadapan sepanjang karier mereka. Selain ketika membela tim nasional masing-masing, keduanya juga kerap bertemu di level klub saat Modric masih memperkuat Real Madrid.
Menurut Modric, Messi merupakan salah satu pemain terbaik di dunia. Ia juga mengaku menikmati kesempatan menyaksikan langsung perjalanan karier sang megabintang, meski pada saat yang sama harus merasakan banyak penderitaan ketika berhadapan dengannya.
"Merupakan sebuah kesenangan bisa menyaksikannya bermain, meski saya sangat menderita ketika menghadapinya, baik bersama tim nasional maupun saat di Real Madrid," kata Modric.
Sumber: Fabrizio Romano
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Ceraikan Antonio Rudiger di Tahun 2027?
Liga Spanyol 7 Oktober 2026, 20:45
-
Tribut Berkelas Luka Modric untuk Lionel Messi: Ia Sering Buat Saya Menderita!
Piala Eropa 7 Oktober 2026, 20:00
-
Bukan ke MU, Endrick Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Liga Inggris 7 Oktober 2026, 15:30
-
Dani Carvajal Akhirnya Punya Klub Baru Setelah Empat Bulan Menganggur
Liga Spanyol 7 Oktober 2026, 12:20
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR