
Bola.net - Awal kepelatihan Alvaro Arbeloa di Real Madrid langsung menghadirkan dinamika yang kontras. Dalam tiga pertandingan, publik Bernabeu disuguhi kekalahan mengejutkan, kemenangan tanpa kehangatan, lalu euforia besar di Eropa.
Total 10 gol yang dicetak Madrid dalam periode singkat itu memancing optimisme sekaligus kehati-hatian. Performa tim terlihat berani dan agresif, tetapi belum sepenuhnya stabil.
Di titik inilah perdebatan lama muncul kembali, apakah identitas sepak bola menyerang khas Madrid benar-benar sedang dipulihkan, atau sekadar ledakan sesaat di tengah fase transisi?
Awal yang Tidak Ramah bagi Pelatih Baru

Debut Alvaro Arbeloa bersama Real Madrid diawali kekalahan 2-3 dari Albacete di babak 16 besar Copa del Rey. Hasil ini langsung memotong momentum awal dan memicu sorotan tajam.
Kekalahan tersebut memperlihatkan Madrid yang agresif dalam menyerang, tetapi rapuh saat kehilangan bola. Detail kecil dan kurangnya kontrol transisi menjadi faktor penentu.
Tekanan belum mereda saat Madrid kembali ke Bernabeu untuk laga La Liga melawan Levante. Kemenangan 2-0 diraih, namun atmosfer stadion dipenuhi cemoohan.
Respons suporter menegaskan bahwa hasil saja belum cukup. Publik Madrid menuntut keyakinan, bukan sekadar tiga poin.
Pesta Gol yang Mengubah Narasi

Segalanya berbalik di Liga Champions saat Madrid menghajar AS Monaco dengan skor 6-1. Permainan agresif, tempo tinggi, dan keberanian mengambil risiko menjadi ciri utama laga ini.
Lini depan Madrid tampil eksplosif, dengan kontribusi besar dari Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham. Kemenangan ini menghapus kegelisahan yang sempat menyelimuti Bernabeu.
Enam gol tersebut bukan hanya soal skor, tetapi juga pesan. Madrid terlihat kembali menikmati permainan menyerang yang langsung dan atraktif.
Meski begitu, tiga laga masih terlalu dini untuk vonis besar. Arbeloa mendapat modal kepercayaan, tetapi konsistensi akan menjadi ujian sesungguhnya dalam fase berikutnya.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
- Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
- Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
- Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
- Real Madrid Turunkan Starting XI Termuda dalam 7 Tahun, Franco Mastantuono Torehkan Sejarah di Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
LATEST UPDATE
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Swiss Open 2026
Bulu Tangkis 9 Maret 2026, 15:14
-
Leverkusen yang Kuat Lawan Klub Inggris, Arsenal yang Masih Sempurna
Liga Champions 9 Maret 2026, 14:33
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP China 2026 di Vidio, 13-15 Maret 2026
Otomotif 9 Maret 2026, 14:16
-
Modal Galatasaray di Kandang, Rekam Jejak Liverpool di Fase Gugur
Liga Champions 9 Maret 2026, 13:52

























KOMENTAR