
Bola.net - Lamine Yamal boleh saja gagal meraih Ballon d'Or 2025, tetapi peluangnya untuk menulis sejarah masih sangat besar. Pemain muda Barcelona itu finis di urutan kedua di belakang Ousmane Dembele, yang menjadi pemain Prancis pertama setelah Karim Benzema pada 2022 yang berhasil meraih trofi prestisius tersebut.
Meski begitu, capaian Yamal tetap mencuri perhatian. Ia menutup musim dengan performa gemilang baik bersama Barcelona maupun Timnas Spanyol. Sementara itu, Raphinha finis kelima, Pedri di peringkat ke-11, dan PSG melalui Vitinha berhasil mengamankan posisi ketiga.
Yang membuat cerita Yamal menarik adalah fakta bahwa seandainya ia menang, ia akan langsung mematahkan rekor Ronaldo Nazario sebagai pemain termuda yang meraih Ballon d'Or. Rekor itu kini masih aman, tetapi waktu masih berpihak kepada wonderkid berusia 18 tahun tersebut.
Membandingkan Jejak Yamal dan Ronaldo

Ronaldo meraih Ballon d'Or pada 1997 di usia 21 tahun. Kala itu, ia baru saja meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan Inter Milan setelah kurang dari 50 kali membela Blaugrana. Seiring waktu, sang striker kemudian berlabuh ke Real Madrid dan mengukuhkan statusnya sebagai legenda.
Di sisi lain, Yamal jauh lebih matang di level klub. Pada usia 18 tahun, ia sudah mencatatkan lebih dari 100 penampilan untuk Barcelona. Tak hanya jumlah laga, kualitas permainannya juga membuatnya dianggap sebagai salah satu winger terbaik dunia saat ini.
Perbedaan jalur karier inilah yang membuka ruang besar bagi Yamal untuk segera meraih Ballon d'Or. Dengan usia yang masih belia, peluang untuk menyalip rekor Ronaldo benar-benar nyata.
Dua Tahun yang Krusial
Secara hitung-hitungan, Yamal masih memiliki dua musim penuh untuk menyalip catatan Ronaldo. Jika ia mampu meraih Ballon d'Or pada 2026 atau 2027, status sebagai peraih termuda sepanjang sejarah akan resmi menjadi miliknya.
Tentu jalan menuju sana tidak mudah. Konsistensi performa, prestasi tim, hingga kesehatan fisik akan jadi faktor penentu. Namun, mengingat bakat dan kedewasaan yang sudah ditunjukkannya di usia sangat muda, target ini bukan sekadar mimpi.
Bagi Barcelona, keberhasilan Yamal nantinya juga akan menjadi validasi baru bagi La Masia sebagai akademi yang kembali melahirkan pemain kelas dunia. Dengan kata lain, dua tahun ke depan akan menjadi periode krusial bagi karier Yamal dan reputasi klub yang membesarkannya.
Sumber: Barca Universal
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Jonathan David dan Perubahan Hierarki Striker di Juventus
- Vasilije Adzic: Solusi Internal untuk Lini Tengah Juventus
- Prediksi Nice vs AS Roma 25 September 2025
- Prediksi Port Vale vs Arsenal 25 September 2025
- Prediksi Huddersfield Town vs Manchester City 25 September 2025
- Prediksi Starting XI Levante vs Real Madrid: Kekuatan Penuh di Lini Ofensif
- Prediksi Starting XI AC Milan vs Lecce: Satu Rotasi, Satunya Lagi Andalkan Stabilitas
- Dari Barcelona ke PSG: Transformasi Ousmane Dembele dari 'Pasien BPJS' Menuju Ballon d'Or
- Ballon d'Or 2025: Inilah Alasan Ousmane Dembele Layak Jadi yang Terbaik di Dunia
- Eko Yuli Irawan dan Kejayaan Angkat Besi Indonesia di Kancah Dunia
- Juventus Berisiko Gagal Total Musim Ini
- Penampilan Dominan Ferran Torres dan Dani Olmo di Balik Kemenangan Barcelona
- Kontribusi Masif Christian Pulisic
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Neymar Geram Soal Peringkat Raphinha di Ballon d'Or
Liga Champions 23 September 2025, 19:34
-
Paul Scholes Geram Lihat Marcus Rashford, Singgung Perilakunya di MU dan Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2025, 17:55
-
Lamine Yamal jadi Runner Up Ballon d'Or 2025: Gak Kaget Sih!
Liga Spanyol 23 September 2025, 16:02
-
Ballon dOr 2025 Milik Ousmane Dembele, Netizen Ribut: Layak atau Harusnya Yamal?
Liga Champions 23 September 2025, 15:34
-
2 Tahun Krusial bagi Yamal untuk Patahkan Rekor Ronaldo di Ajang Ballon d'Or
Liga Spanyol 23 September 2025, 15:19
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR