2 Wajah Denzel Dumfries

2 Wajah Denzel Dumfries
Denzel Dumfries menjalani latihan perdana bersama Real Madrid. (c) Real Madrid

Bola.net - Denzel Dumfries kembali menunjukkan performa impresif bersama Timnas Belanda saat menghadapi Serbia pada laga terakhir jeda internasional. Bermain sebagai bek kanan, pemain Real Madrid itu tampil agresif dalam membantu pertahanan maupun membangun serangan.

Penampilan tersebut kembali memperlihatkan kualitas yang sebenarnya dimiliki Dumfries. Sayangnya, seolah memiliki dua wajah, performa seperti itu belum terlihat secara konsisten ketika ia mengenakan seragam Real Madrid sejak bergabung dengan klub.

Dumfries mencatat sembilan kontribusi defensif saat menghadapi Serbia. Catatan tersebut mencakup empat tekel, dua intersep, dan tiga sapuan. Ia juga memenangkan tujuh dari 13 duel serta menciptakan satu peluang besar.

1 dari 4 halaman

Performa Kontras Bersama Timnas

Dumfries menyelesaikan 38 dari 45 umpan dengan akurasi 84 persen. Ia juga tidak sekali pun dilewati lawan melalui dribel sepanjang pertandingan.

Memang, Serbia bukan lawan dengan kekuatan terbaik di level internasional. Kondisi tersebut turut membantu penampilan bek kanan berusia 30 tahun itu. Akan tetapi, kualitas permainan yang ditunjukkan Dumfries tetap layak mendapatkan perhatian.

Situasi ini menjadi kontras dengan penampilannya bersama Real Madrid. Dalam sejumlah pertandingan yang relatif mudah, ia masih kesulitan menemukan intensitas permainan yang sama.

2 dari 4 halaman

Masalah Dumfries di Real Madrid

Ketika tampil untuk Real Madrid, Dumfries beberapa kali terlihat lambat dalam mengalirkan bola. Ia juga kerap kesulitan menghadapi winger lawan dalam situasi satu lawan satu.

Padahal, Real Madrid mendatangkannya dengan harapan mendapatkan bek kanan yang agresif, kuat dalam duel, dan mampu memberikan kontribusi besar di kedua sisi lapangan. Potensi tersebut sudah terlihat ketika ia bermain untuk Timnas Belanda.

Bahkan pada Piala Dunia musim panas, Dumfries menjadi salah satu pemain penting Belanda dalam beberapa pertandingan. Ia rutin memberikan assist serta melakukan intervensi defensif yang membantu tim.

Namun, performa serupa belum mampu ia bawa ke Real Madrid. Kondisi tersebut tentu menjadi persoalan bagi Jose Mourinho, terutama ketika klub juga memiliki Trent Alexander-Arnold sebagai opsi di posisi yang sama.

3 dari 4 halaman

Mourinho Perlu Memaksimalkan Trent

Alexander-Arnold memang belum mendapatkan menit bermain sebanyak yang diharapkan. Akan tetapi, kontribusinya dalam fase pembangunan serangan memberikan dimensi berbeda bagi Real Madrid.

Bek asal Inggris tersebut mampu membantu mengatasi sejumlah persoalan Real Madrid dalam membangun serangan dari belakang. Dumfries belum memberikan pengaruh yang sama ketika dipercaya tampil.

Oleh karena itu, Mourinho perlu memilih pemain berdasarkan performa terbaik, bukan sekadar memberikan tempat kepada pemain tertentu. Jika Dumfries mampu tampil lebih baik daripada Alexander-Arnold, keputusan untuk memainkannya tentu dapat dipahami.

Untuk saat ini, situasinya justru membuat persaingan bek kanan Real Madrid semakin menarik. Dumfries masih memiliki kualitas untuk membalikkan keadaan, tetapi ia harus segera membawa performa terbaiknya dari Timnas Belanda ke level klub.

Jika konsistensi itu muncul, Real Madrid akan mendapatkan keuntungan besar. Sebaliknya, jika performanya tetap berbeda jauh dari penampilan bersama Belanda, keputusan Mourinho dalam menentukan pilihan bek kanan akan terus menjadi bahan perdebatan.

Sumber: The Real Champs

4 dari 4 halaman

Klasemen


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL