
Bola.net - Barcelona menjaga persaingan di papan atas Liga Spanyol setelah mengalahkan Rayo Vallecano 5-2 di Camp Nou, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. Lamine Yamal dan Raphinha masing-masing mencetak dua gol, sedangkan satu gol lainnya berasal dari gol bunuh diri Florian Lejeune.
Tim asuhan Hansi Flick tampil agresif sejak awal dan mampu membongkar pertahanan Rayo yang menggunakan lima pemain belakang. Intensitas permainan Barcelona membuat lawan kesulitan mempertahankan blok rendah sepanjang pertandingan.
Anthony Gordon juga mencuri perhatian lewat penampilan impresif di lini serang. Salah satu aksinya bahkan menghasilkan assist dengan sentuhan tumit yang membantu Raphinha mencetak gol keduanya.
Namun, kemenangan dengan skor besar tersebut tidak berarti Barcelona tampil tanpa celah. Rayo masih mampu mencetak dua gol dan kembali memperlihatkan kelemahan Barcelona ketika menghadapi situasi bola mati.
Hasil ini memberikan sejumlah pelajaran penting bagi Barcelona di awal musim 2026/2027. Berikut tiga poin utama yang dapat dipetik dari kemenangan atas Rayo Vallecano.
1. Kounde Terancam Kembali ke Bangku Cadangan

Jules Kounde menghadapi persaingan semakin ketat untuk mendapatkan tempat di starting XI Barcelona. Penampilannya ketika menghadapi Rayo justru memperlihatkan alasan mengapa posisinya mulai tidak aman.
Kounde terlalu memberikan ruang kepada pemain Rayo ketika proses terciptanya gol pembuka. Ia juga gagal menghentikan serangan sejak awal setelah memilih tidak melakukan tekel untuk memutus peluang lawan.
Kemampuan Kounde membantu serangan memang masih terlihat dalam pertandingan tersebut. Ia bahkan hampir mencetak gol ketiga Barcelona, tetapi kontribusi ofensif tidak dapat menutupi tugas utamanya sebagai pemain bertahan.
Jika Flick membutuhkan bek kanan yang lebih konsisten dalam bertahan, Eric Garcia atau Joao Cancelo dapat menjadi alternatif. Persaingan di posisi tersebut membuat Kounde harus segera meningkatkan performanya jika ingin kembali menjadi pilihan utama.
2. Etos Kerja Barcelona Menjadi Kekuatan Utama

Salah satu karakter paling menonjol dari Barcelona musim ini adalah intensitas kerja seluruh pemain. Setiap pemain terlihat memberikan tekanan dan bergerak dengan energi tinggi sepanjang pertandingan.
Rayo datang dengan pendekatan bertahan menggunakan blok rendah dan lima pemain di lini belakang. Situasi tersebut sebelumnya bisa membuat Barcelona kesulitan mencari ruang, tetapi kali ini mereka mampu membongkar pertahanan lawan dengan kombinasi tenaga, kecepatan, dan pergerakan.
Para pemain Barcelona tidak berhenti bergerak ketika menguasai bola maupun saat kehilangan penguasaan. Tekanan yang konsisten membuat Rayo kesulitan keluar dari wilayah pertahanan dan menjaga struktur mereka.
Jika intensitas tersebut mampu dipertahankan sepanjang musim, Barcelona akan menjadi lawan yang sangat sulit dihadapi. Konsistensi energi dan agresivitas bisa menjadi salah satu faktor penting dalam usaha mereka mempertahankan gelar Liga Spanyol.
3. Pertahanan Bola Mati Masih Menjadi Masalah

Kelemahan Barcelona dalam mengantisipasi sepak pojok kembali terlihat ketika Rayo mencetak gol kedua. Masalah tersebut bukan sesuatu yang baru karena pertahanan bola mati telah menjadi titik lemah tim sejak Flick menangani Barcelona.
Kesalahan dalam penjagaan pemain terlihat jelas ketika Xavi Espart yang memiliki postur lebih kecil ditugaskan menjaga Sergio Camello. Situasi tersebut menunjukkan bahwa koordinasi dalam menghadapi bola mati masih perlu diperbaiki.
Barcelona seharusnya mampu mengantisipasi pergerakan pemain lawan dan menyerang bola dengan lebih agresif. Ketika menghadapi tim yang memiliki eksekutor bola mati berkualitas, kesalahan kecil seperti itu dapat berujung pada konsekuensi besar.
Kemenangan 5-2 membuat kelemahan tersebut tidak terlalu terasa dalam hasil akhir. Namun, Flick tidak boleh membiarkannya berlarut-larut karena pertandingan yang lebih ketat dapat membuat satu kesalahan bola mati menjadi penentu kemenangan atau kekalahan.
Sumber: Barca Blaugranes
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi! Barcelona Tuntaskan Transfer Gabriel Jesus dari Arsenal
Liga Spanyol 1 September 2026, 20:11
-
No Arsenal, No Barcelona! Julian Alvarez Terima Nasib Bertahan di Atletico!
Liga Spanyol 1 September 2026, 19:52
-
Xavi Espart Makin Bersinar Bersama Barcelona
Liga Spanyol 1 September 2026, 18:35
-
Nyali Marc Bernal Tak Ciut Meskipun Harus Bersaing dengan Rodri di Barcelona
Liga Spanyol 1 September 2026, 16:15
-
Raphinha, Kapten Ideal Barcelona!
Liga Spanyol 1 September 2026, 13:43
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR