
Bola.net - Luka Modric tidak diragukan lagi akan dikenang sebagai legenda bagi Real Madrid. Namun, siapa sangka pada musim pertamanya di Real Madrid dia dianggap pembelian terburuk tim La Liga.
Luka Modric mencuat saat tampil bagus di klub Dinamo Zagreb. Luka Modric lantas dibeli Tottenham pada 2008 dengan harga 21 juta euro. Luka Modric meraih tiga gelar juara Liga Kroasia bersama Dinamo Zagreb.
Empat musim bermain untuk Tottenham, Luka Modric dilirik Real Madrid. Agustus 2018, Real Madrid membayar 30 juta euro untuk membeli Luka Modric. Sang pemain mengganti uang tersebut dengan empat gelar Liga Champions.
Luka Modric juga punya karir apik di timnas Kroasia. Luka Modric punya 127 caps bersama timnas dan membawa Kroasia menjadi finalis Piala Dunia 2018. Luka Modric punya tujuh gelar Pemain Terbaik Kroasia dalam karirnya.
2018 menjadi puncak karir Luka Modric. Sebab, dia membawa Real Madrid juara Liga Champions dan Kroasia ke final Piala Dunia. Luka Modric kemudian juga mendapatkan Ballon d'Or 2012.
Di balik karir gemilang pemain 34 tahun, ada banyak cerita unik baik soal karir atau kehidupan pribadinya. Simak lima hal tentang Luka Modric di bawah ini ya Bolaneters.
Tumbuh Sebagai Pengungsi

Tumbuh selama Perang Yugoslavia pada awal 1990-an, ia secara tragis kehilangan kakeknya akibat konflik dan menjadi pengungsi dengan keluarganya yang terpaksa meninggalkan kota asal mereka.
Dia tumbuh di hotel - sebagian besar di Hotel Kolovare, di Zadar - dan pertama kali belajar bermain sepak bola di ruang parkir hotel.
Dibidik Barcelona pada 2008

Pada tahun 2008 silam ia digadang-gadangkan akan bergabung dengan raksasa Catalonia tersebut.
Ia bahkan memberikan wawancara kepada sebuah koran Spanyol Mundo Deportivo dan ia menyebutkan bahwa ia ingin bermain bagi Barca, bahkan berpose dengan seragam klub tersebut, meskipun akhirnya Modric meninggalkan Dinamo Zagreb menuju Tottenham pada musim panas tahun 2008, dan akhirnya bergabung bersama Real Madrid tahun 2012.
Debutnya di Real Madrid

Setelah datang dari Tottenham pada bursa transfer musim panas 2012, gelandang tersebut melakukan penampilan perdananya di leg kedua Piala Super Spanyol melawan Barcelona di Bernabeu.
Dengan skor agregat sama kuat 4-4 saat ia menggantikan Mesut Ozil pada babak kedua, ia mengatur lini tengah selama waktu yang tersisa untuk memastikan hasil imbang dan membuat Real Madrid meraih gelar pembuka.
Transfer Terburuk 2012

Meskipun ia meraih gelar pertama pada debutnya bersama Real Madrid, Modric menghadapi awal yang rumit bagi klub ibukota tersebut.
Pertengahan musim 2012/13, ia bahkan didapuk sebagai pembelian terburuk LaLiga pada musim panas 2012, gelar yang cukup kasar mengingat ia telah melewatkan hampir semua pra-musim.
Sejak itu, ia telah menegaskan reputasinya sebagai salah satu pesepak bola terbaik serta telah membuktikan sebaliknya kepada orang yang meragukannya dengan memenangkan trofi demi trofi dan Ballon d’Or 2018.
Momen Indah Piala Dunia 2018

Luka Modric membawa Kroasia menuju final yang tak terduga melawan Prancis dan memenangkan Bola Emas sebagai pemain terbaik dalam turnamen tersebut.
Dengan tiga pertandingan babak gugur Kroasia mencapai babak tambahan (melawan Denmark, Rusia, dan Inggris) dan Modric selalu berada di lapangan, ia mengumpulkan waktu 694 menit di lapangan selama turnamen, melebihi pemain lainnya.
Sumber: La Liga
Baca Ini Juga:
- All-Star Team Piala Dunia 2002: Ada 16 Pemain dan 2 dari Korea Selatan
- Starting XI Pemain Serie A yang Kontraknya Habis di Tahun 2021
- Long Shots, Senjata Mematikan Joshua Kimmich
- 5 Pemain Terbaik dalam Sejarah Final Liga Champions: Tanpa Ronaldo, Messi Nomor Satu
- Best XI Juventus di Era Andrea Agnelli: Cristiano Ronaldo Masuk, Del Piero Tersingkir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Diam-Diam Perpanjang Kontrak Casemiro
Liga Spanyol 27 Mei 2020, 18:20
-
Sering Dicemooh Fans Real Madrid, Gareth Bale Sakit Hati
Liga Spanyol 27 Mei 2020, 17:40
-
Real Madrid 2007/08: Juara dan Guard of Honour dari Barcelona
Liga Spanyol 27 Mei 2020, 16:27
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR