
Bola.net - Real Madrid hanya bisa bermain imbang 2-2 kala menyambangi Leganes pada pertandingan terakhir La Liga 2019/20, Senin (20/7/2020) dini hari WIB. Hasil ini tidak terlalu memuaskan bagi sang juara baru.
Ya, Madrid punya segalanya untuk memenangkan pertandingan. Terlebih mental para pemain sedang bagus-bagusnya setelah diresmikan jadi juara beberapa hari sebelumnya.
Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Pemain-pemain Madrid tampak tidak fokus sepenuhnya, bahkan mereka cukup beruntung bisa bermain imbang.
Hasil ini tak mengubah banyak hal. Real Madrid sudah juara, sedangkan Leganes dipastikan turun kasta dengan hanya 36 poin di peringkat ke-18.
Sekurang-kurangnya ada 5 poin penting yang patut diperhatikan dari pertandingan ini. Apa saja? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
5. Laju kemenangan Madrid terhenti
Seperti yang dikatakan di atas, hasil imbang ini terbilang buruk bagi Madrid yang baru saja jadi juara. Pasalnya, pasukan Zinedine Zidane ini berhasil menyapu bersih semua pertandingan pasca-lockdown sebelum yang satu ini.
Madrid menyapu 10 kemenangan untuk mengalahkan Barcelona dalam pemburuan trofi La Liga. Sayangnya laju apik ini terhenti di laga ke-11, yang seharusnya bisa jadi penutup sempurna.
Akhir dari laju apik ini pun membuktikan bahwa pasukan Zidane perlu memperkuat kondisi mental mereka. Sang juara baru tampak lesu, tidak benar-benar mengincar kemenangan.
Masih ada Liga Champions, Madrid harus mengembalikan level terbaik mereka lagi jika ingin jadi juara.
4. Leganes gagal memaksimalkan kesempatan
Madrid memang tampil buruk, tapi Leganes patut dikritik pula karena gagal memaksimalkan kesempatan. Mereka terus menciptakan peluang, tapi penyelesaian akhirnya sangat buruk.
Laga ini jauh lebih penting bagi Leganes daripada bagi Madrid. Andai menang, mereka bisa lolos dari zona degradasi dan masih akan bermain di La Liga musim depan.
Nahas, Leganes gagal memaksimalkan peluang-peluang mereka. Sentuhan akhir yang buruk berakibat pada hilangnya kesempatan bermain di La Liga.
3. Sergio Ramos menutup musim dengan sempurna
Ramos, sang kapten, lagi-lagi mencetak gol pada pertandingan ini. Dia membuka keunggulan Madrid di menit ke-9 dengan memaksimalkan tendangan bebas Isco.
Gol ini sekaligus membawa Ramos memecahkan rekor baru sebagai bek dengan jumlah gol terbanyak dalam semusim La Liga. Dengan 11 gol, Ramos merupakan pencetak gol kedua terbanyak Madrid di bawah Karim Benzema.
Gol ini merupakan gol penutup yang manis bagi Ramos pribadi. Usai mengapteni Madrid dalam perjalanan jadi juara, sekarang dia bisa mengalihkan fokus sepenuhnya ke Liga Champions, saat menyambangi markas Man City nanti.
2. Karim Benzema gagal kejar Leo Messi
Sebelum pertandingan, Benzema tertinggal dua gol dari Leo Messi dalam pemburuan gelar Pichichi alias top scorer La Liga. Sayangnya dua gol itu terlalu besar untuk dilewati.
Benzema gagal mencetak gol, bahkan tidak bermain penuh. Di pertandingan lainnya, Messi justru menambahkan dua gol lagi dalam koleksinya, jadi total 25 gol.
Pada akhirnya, Messi-lah yang jadi top scorer La Liga dengan 25 gol tersebut, Benzema harus puas di peringkat kedua dengan 21 gol.
1. Leganes terdegradasi
Hasil yang sangat disayangkan, Leganes dinilai sebagai salah satu tim tangguh di La Liga musim ini, hanya kerap kali tak beruntung -- seperti yang terjadi pada pertandingan ini.
Bahkan setelah pertandingan sejumlah fans Madrid buka suara di media sosial, berkata bahwa mereka sebenarnya menginginkan kemenangan Leganes.
Bagaimanapun, Leganes harus membayar kelengahan mereka sendiri. Andai menang mereka bakal naik ke peringkat ke-17 lolos dari zona degradasi, tapi pengandaian ini tak terlalu penting sekarang.
Sumber: Berbagai sumber
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi, Ballon d'Or 2020 Dibatalkan karena Pandemi Virus Corona
Liga Champions 20 Juli 2020, 20:30
-
Manchester United Hidupkan Minat untuk Transfer Gareth Bale
Liga Inggris 20 Juli 2020, 17:40
-
Dani Ceballos Bertahan di Arsenal Musim Depan?
Liga Inggris 20 Juli 2020, 17:00
-
Diincar Real Madrid, Chelsea Siap Lepas N'Golo Kante
Liga Inggris 20 Juli 2020, 16:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR