Beberapa waktu lalu, ada petisi di Change.org yang menuntut dicabutnya enam gelar juara Liga Champions milik Real Madrid. Kini AS memberitakan ada petisi tandingan yang muncul. Petisi ini menuntut dicabutnya gelar juara Liga Champions pada musim 2008-09 dan gelar La Liga musim ini.
Alasan yang dipakai oleh penggagas petisi itu adalah: Gelar Liga Champions harus dicabut dari Barca karena klub penipu ini mendapatkan semua gelar, termasuk La Liga, karena diberi oleh wasit. Mereka selalu bermain melawan 10 pemain dan mendapatkan penalti dari wasit seperti Wolfgang Stark atau Mateu Lahoz.
Dalam petisi itu disertakan foto palsu dari situs resmi Barca. Foto ejekan itu memuat pernyataan resmi palsu Barca yang dibuat asal-asalan. "Pernyataan resmi: Barca ingin menyampaikan terima kasih kepada semua wasit 'LPF' atas semua penalti, kartu merah dan gol offside yang diberikan kepada Barca. Tanpa kalian para wasit, semua ini tidak akan mungkin terjadi. Visca Barca."
Sebagai catatan saja, petisi untuk mencabut enam gelar Liga Champions milik Real Madrid sudah ditandatangani 60 ribu orang. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden La Liga Lebih Dukung Real Madrid Juara Liga Champions
Liga Champions 21 Mei 2016, 23:43
-
Presiden Atletico: BBC? Apa Itu, Stasiun TV Inggris?
Liga Spanyol 21 Mei 2016, 22:40
-
Koke: Atletico Kalahkan Juara Liga Top Eropa, Madrid Tidak
Liga Spanyol 21 Mei 2016, 22:20
-
Sacchi: Bermain Sebagai Tim, Madrid Bisa Raih Apapun
Liga Spanyol 21 Mei 2016, 22:00
-
Rakitic: Semoga Modric Bermain Bagus, Asal Madrid Kalah
Liga Spanyol 21 Mei 2016, 20:20
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25





















KOMENTAR