
Bola.net - Kekalahan telak Real Madrid dari PSG di ajang Piala Dunia Antarklub 2025 ternyata menjadi tontonan yang sangat menarik. Terutama bagi rival abadi mereka di Spanyol, Barcelona.
Laga ini memberikan banyak pelajaran berharga bagi Blaugrana. Pasalnya, PSG dan Real Madrid adalah dua pesaing utama mereka, baik di kancah domestik maupun di level Eropa.
Dari pertandingan tersebut, terlihat jelas bagaimana PSG telah menjelma menjadi sebuah kekuatan baru yang sangat menakutkan. Di sisi lain, beberapa titik lemah Real Madrid di bawah arahan pelatih baru, Xabi Alonso, juga terekspos dengan gamblang.
Ada beberapa poin penting yang bisa diambil oleh skuad asuhan Hansi Flick dari laga ini. Pelajaran ini bisa menjadi bekal untuk mempersiapkan musim depan dalam upaya mereka mempertahankan gelar La Liga dan berjaya di Eropa.
PSG: Tolok Ukur Baru Kekuatan di Eropa

Hal pertama yang menjadi sorotan utama adalah betapa mengerikannya kekuatan PSG saat ini. Di bawah asuhan Luis Enrique, Les Parisiens terlihat seperti sebuah tim yang sangat matang dan terorganisir dengan sangat baik.
Mereka mampu mendominasi penguasaan bola, melakukan pressing tanpa lelah seperti mesin, dan sangat kejam dalam penyelesaian akhir. Sistem pressing yang mereka terapkan bahkan disebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia untuk saat ini.
Gol-gol yang tercipta ke gawang Real Madrid bukanlah sebuah kebetulan atau karena kesalahan individu semata. Gol-gol tersebut adalah buah dari sistem yang membuat para pemain seperti Ousmane Dembele bisa merebut bola di area berbahaya dan menciptakan peluang.
Titik Lemah Real Madrid Terekspos

Di sisi lain, pertandingan ini juga membuka beberapa borok yang ada di dalam skuad Real Madrid. Tim asuhan Xabi Alonso ini tampaknya masih membutuhkan lebih banyak waktu untuk berbenah dan memadukan para pemainnya.
Lini tengah mereka terlihat sangat kesulitan untuk mengontrol jalannya permainan, terutama sejak ditinggal oleh Toni Kroos. Sementara itu, lini pertahanan mereka menjadi elemen yang paling rapuh dan tidak pasti di sepanjang laga.
Meskipun punya talenta menyerang yang luar biasa pada diri Kylian Mbappe, ada ketidakseimbangan yang terlihat jelas dalam tim. Para pemain depan mereka dinilai kurang bekerja keras saat tim sedang bertahan, yang pada akhirnya membuat lini belakang terlalu terekspos.
Pelajaran Berharga untuk Barcelona

Dari kekuatan PSG dan kelemahan Madrid, ada sebuah pelajaran penting yang bisa dipetik oleh Barcelona. Tim asuhan Hansi Flick yang selama ini dikenal sangat berani dalam menyerang, terkadang masih sering lengah dalam urusan bertahan.
Barcelona perlu menemukan keseimbangan yang tepat seperti yang ditunjukkan oleh PSG. Mereka harus bisa tetap bermain agresif saat menyerang, namun juga harus diimbangi dengan sistem pressing yang sama konsisten dan efektifnya.
Luis Enrique, yang notabene adalah 'orang Barcelona', telah berhasil menerapkan prinsip tersebut dengan sempurna di PSG. Untuk menjadi yang terbaik, Barcelona harus bisa mengalahkan sistem terbaik, dan untuk saat ini sistem itu ada di Paris.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Hansi Flick Beri Lampu Hijau, Barcelona Siap Angkut Marcus Rashford dari Man United!
- Persoalan Menumpuk di Skuad Barcelona: Dari Bawah Mistar sampai Lini Depan
- Dari Ancelotti, Messi, hingga Ronaldo, Kenapa Banyak Bintang Tersandung Pajak di Spanyol?
- Kepastian Barcelona Kembali ke Camp Nou Masih Digantung
- Nicolas Jackson Masuk Radar Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea vs PSG: Kilas Balik Rivalitas Klasik Menuju Pertemuan yang Ke-9
Piala Dunia 11 Juli 2025, 16:08
-
Alasan Inter Milan Ingin Rekrut Marco Asensio dari PSG
Liga Italia 11 Juli 2025, 16:02
-
Chelsea vs PSG: Biru London vs Biru Paris
Piala Dunia 11 Juli 2025, 15:06
-
Prediksi Chelsea vs PSG 14 Juli 2025
Piala Dunia 11 Juli 2025, 14:14
LATEST UPDATE
-
Dilema Xavi Espart bagi Barcelona: Bek Kanan dengan Jiwa Gelandang
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 13:10
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR