
Bola.net - Barcelona di bawah kepemimpinan Josep Maria Bartomeu pernah mendapat tawaran yang menarik. Pada 2017 lalu, mereka punya peluang untuk membeli Mohamed Salah dan Kylian Mbappe sekaligus.
Barcelona berada dalam situasi sulit pada awal musim 2021/2022. Badai cedera dan kepergian Lionel Messi membawa dampak besar pada skuad. Dua laga terakhir, Barcelona gagal meraih kemenangan.
Situasi sulit itu berdampak pada posisi Ronald Koeman. Sang pelatih santer disebut berada dalam tekanan. Jika tak segera mendapatkan hasil positif, bukan tidak mungkin Koeman akan berpisah dengan Barcelona lebih cepat.
Kok Bisa Tolak Salah?
Media asal Catalan, El Nacional, membuat laporan tentang situasi yang terjadi di Barcelona pada awal musim 2017/2018. Saat itu, Barcelona baru saja melepas Neymar ke PSG dan harus mencari penggantinya.
Barcelona punya dua tawaran yang cukup menarik. Monchi, yang kala itu menjadi direktur AS Roma, menawarkan Mohamed Salah pada Barcelona. Monchi mengajukan tawaran senilai 40 juta euro untuk pemain asal Mesir.
Tapi, Barcelona menolaknya secara halus. Bartomeu, juga direksi Barcelona, tidak cukup yakin dengan transfer Salah. Pada akhirnya, Roma melepas Salah ke Liverpool dengan harga yang sama. Salah sukses besar di Liverpool.
Kok Bisa Tolak Mbappe?

Masih pada awal musim 2017/2018, Barca juga punya peluang mendapatkan jasa Kylian Mbappe. Saat itu, Mbappe baru saja menikmati musim fenomenal bersama AS Monaco. Dia menjadi salah satu pemain muda paling bersinar.
Tapi, Bartomeu lagi-lagi menolak tawaran menarik ini. Kala itu, harga Mbappe dinilai terlalu mahal untuk pemain dengan usia yang sangat muda. Mbappe juga dianggap belum cukup teruji pada level top.
Lalu, Beli Siapa?

Setelah menolak Mohamed Salah dan Kylian Mbappe, Barcelona membeli Ousmane Dembele dari Dortmund dengan harga 120 juta euro. Dembele kemudian sangat sering cedera dan gagal memberi dampak signifikan bagi Barcelona.
Selain Dembele, Barcelona juga membeli Philippe Coutinho dengan harga yang mahal. Transfer ini tidak berjalan mulus. Coutinho kesulitan mendapatkan level permainan terbaiknya seperti saat masih di Liverpool.
Tak kapok dengan dua transfer mahal itu, Barcelona membeli Antoine Griezmann dari Atletico. Cerita akhirnya pun sama, belum sukses.
Sumber: El Nacional
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Joan Laporta Pastikan Barcelona Masih Percaya Ronald Koeman
- Waduh! Carlo Ancelotti Tertawa Saat Ditanya Filosofi Permainan Barcelona Bersama Koeman
- Barcelona Mati Gaya dengan Taktik Kebalikan Tiki-Taka!
- Barcelona Krisis Identitas, Mau Main Tiki-Taka atau Direct Play?
- Seperti Barcelona, Real Madrid Juga Bisa Terpuruk Musim Ini
- Jangan Buru-Buru! Pecat Koeman Risiko Besar untuk Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Koeman Ungkap Imbas Kepergian Messi dari Barcelona
Liga Spanyol 22 September 2021, 20:31
-
Kesaksian Koeman Soal Messi di Barcelona: Tidak Normal dan Seorang Tiran!
Liga Spanyol 22 September 2021, 19:41
-
Jika Pecat Koeman, Inikah Pengganti Pilihan Barcelona?
Liga Spanyol 22 September 2021, 17:02
-
Prediksi Cadiz vs Barcelona 24 September 2021
Liga Spanyol 22 September 2021, 16:02
-
5 Rekrutan Baru yang Langsung Bersinar, Siapa yang Paling Gacor?
Liga Champions 22 September 2021, 15:35
LATEST UPDATE
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
-
Prediksi West Ham vs Nottingham Forest 7 Januari 2026
Liga Inggris 6 Januari 2026, 15:19
-
Luapan Emosi Gonzalo Garcia Usai Cetak Hattrick di Laga Madrid vs Betis
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 14:57
-
Prediksi Pisa vs Como 6 Januari 2026
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:43
-
Sebut Wasit Mafia, Fabio Capello Buru-buru Beri Klarifikasi Penting
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:13
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
























KOMENTAR