Bola.net - Kubu Barcelona merasa Javier Mascherano diperlakukan tidak adil saat menang 5-4 atas tuan rumah Deportivo La Coruna. Itu semua akibat sejumlah keputusan wasit yang mereka anggap perlu dipertanyakan.
Mascherano dianggap melanggar striker Depor Riki yang berbuah penalti pada babak pertama di Riazor, Minggu (21/10). Dia lalu diusir pada awal babak kedua setelah dinilai menyikut pemain yang sama. Meski sukses mengamankan tiga angka, suara-suara tidak puas dari pihak Blaugrana terhadap sang pengadil tak bisa terhindarkan.
Lionel Messi, yang mencetak hat-trick ke gawang Depor, menyoroti dua keputusan wasit itu. Dia percaya kompatriotnya tidak bersalah untuk kedua insiden tersebut.
"Itu bukan penalti maupun kartu merah," tutur Messi kepada media seusai laga. "Namun hal-hal seperti ini biasa terjadi dalam sepakbola."
Cesc Fabregas, yang menerima satu kartu kuning karena merayakan gol ketiga Messi dengan masuk ke lapangan setelah digantikan 16 menit sebelumnya, juga menilai kartu merah Mascherano tidak tepat. "Riki sendiri mengatakan kepada kami bahwa itu tidak disengaja," tuturnya.
Andres Iniesta menyikapinya lebih netral. Kepada Canal+, gelandang serang Barcelona itu berujar: "Penalti dan kartu merah tersebut kejadiannya sangat cepat dan wasit harus segera mengambil keputusan. Tugas wasit tak pernah mudah."
Pelatih Barcelona Tito Vilanova mengaku terkejut dengan kartu untuk Fabregas, tapi dia menolak mengomentari performa wasit.
"Saya belum melihat rekamannya," kata Vilanova. "Kalian (media) nilai saja sendiri. Saya hanya tak menyangka Cesc diberi kartu karena merayakan sebuah gol." (f411/gia)
Mascherano dianggap melanggar striker Depor Riki yang berbuah penalti pada babak pertama di Riazor, Minggu (21/10). Dia lalu diusir pada awal babak kedua setelah dinilai menyikut pemain yang sama. Meski sukses mengamankan tiga angka, suara-suara tidak puas dari pihak Blaugrana terhadap sang pengadil tak bisa terhindarkan.
Lionel Messi, yang mencetak hat-trick ke gawang Depor, menyoroti dua keputusan wasit itu. Dia percaya kompatriotnya tidak bersalah untuk kedua insiden tersebut.
"Itu bukan penalti maupun kartu merah," tutur Messi kepada media seusai laga. "Namun hal-hal seperti ini biasa terjadi dalam sepakbola."
Cesc Fabregas, yang menerima satu kartu kuning karena merayakan gol ketiga Messi dengan masuk ke lapangan setelah digantikan 16 menit sebelumnya, juga menilai kartu merah Mascherano tidak tepat. "Riki sendiri mengatakan kepada kami bahwa itu tidak disengaja," tuturnya.
Andres Iniesta menyikapinya lebih netral. Kepada Canal+, gelandang serang Barcelona itu berujar: "Penalti dan kartu merah tersebut kejadiannya sangat cepat dan wasit harus segera mengambil keputusan. Tugas wasit tak pernah mudah."
Pelatih Barcelona Tito Vilanova mengaku terkejut dengan kartu untuk Fabregas, tapi dia menolak mengomentari performa wasit.
"Saya belum melihat rekamannya," kata Vilanova. "Kalian (media) nilai saja sendiri. Saya hanya tak menyangka Cesc diberi kartu karena merayakan sebuah gol." (f411/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabregas Calon Pengganti Xavi?
Liga Spanyol 22 Oktober 2012, 21:15
-
Liga Spanyol 22 Oktober 2012, 17:27

-
Jordi Alba: Barca Kebobolan Tiga Gol Bodoh
Liga Spanyol 22 Oktober 2012, 14:51
-
Tello Gembira Dapat Kepercayaan Vilanova
Liga Spanyol 22 Oktober 2012, 12:55
-
Tito: Barca tak Pernah Seperti ini Sebelumnya
Liga Spanyol 22 Oktober 2012, 11:08
LATEST UPDATE
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 9 April 2026, 08:01
-
Gerakan Ikonik Virgil van Dijk Muncul Lagi
Liga Champions 9 April 2026, 07:38
-
Liga Champions 9 April 2026, 06:34

-
Man of the Match PSG vs Liverpool: Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 05:13
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR