
Bola.net - Barcelona harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari perempat final Copa del Rey 2019/2020. Namun, kata pelatih Quique Setien, semua aspek sudah berjalan baik kecuali hasil pertandingan.
Barcelona berjumpa Athletic Bilbao pada babak perempat final Copa del Rey. Laga digelar di San Mames, Jumat (7/2/2020) dini hari WIB. Barcelona kalah dengan skor 1-0 atas tuan rumah.
Gol penentu kemenangan Bilbao terjadi pada menit 90+3. Sergio Busquets, yang berduel dengan Inaki Williams, salah mengantisipasi bola sehingga menjadi gol bunuh diri.
Tersingkir di babak perempat final menjadi catatan buruk untuk Barcelona. Sebab, musim lalu mereka mampu mencapai final. Empat musim sebelumnya, Barcelona menjadi juara beruntun.
Kata Quique Setien, Semua Berjalan Baik
Barcelona mendominasi penguasaan bola pada laga melawan Bilbao. Quique Setien pun menurunkan komposisi pemain terbaiknya, kecuali Antoine Griezmann yang dimainkan pada babak kedua.
Lionel Messi dan kolega mendapatkan 68,1 persen penguasaan bola dan melepas 16 kali tendangan. Tetapi, hanya ada lima yang tepat sasaran. Bilbao hanya mendapat 31,9 persen penguasaan bola dan satu tendangan on target.
"Semua berjalan dengan baik, kecuali hasilnya," ucap Quique Setien usai laga dikutip dari Marca.
"Tentu menyedihkan harus tersingkir, tetapi saya berpikir kami sudah mengambil langkah maju dalam hal apa yang perlu kami tingkatkan. Saya akan mengambil lebih banyak pelajaran dari laga ini, selain hasilnya," ucap pelatih 61 tahun.
Cedera Gerard Pique
Selain tersingkir, Barcelona juga mendapat kabar buruk menyusul cedera yang dialami Gerard Pique. Pemain berusia 33 tahun tersebut harus berjibaku melawan Inaki Williams sepanjang laga. Dia mengalami cedera pada menit ke-80.
"Gerard Pique sedikit menderita karena demam dan sedikit lelah. Saya pikir dia bekerja terlalu keras. Saya tidak berharap itu akan menjadi cedera yang serius," kata Quique Setien.
Gerard Pique sendiri dipastikan bakal absen pada laga lanjutan La Liga kontra Real Betis akhir pekan ini. Bukan karena cedera, mantan pemain Manchester United tersebut harus absen karena akumulasi kartu.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
- Pertahanan Buruk Penyebab Kekalahan Real Madrid? Ini Kata Zidane
- Tentang Alexander Isak: Dulu Tolak Gabung dan Kini Singkirkan Real Madrid
- Martin Odegaard, Pemain Real Madrid yang Singkirkan Real Madrid di Copa del Rey
- Kompak! Setelah 65 Tahun Real Madrid dan Barcelona Tersingkir dari Copa del Rey
- Gareth Bale, Nama yang Sudah tak Disebut Lagi di Real Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lionel Messi ke Man City? Pep Guardiola: Mending Dia Pensiun di Barcelona Saja!
Liga Inggris 7 Februari 2020, 23:23
-
Ancelotti Tidak Yakin Messi Bakal Pindah ke Inggris
Liga Inggris 7 Februari 2020, 23:17
-
Pilih Aubameyang atau Lautaro, Barcelona?
Liga Spanyol 7 Februari 2020, 21:20
-
Ini Penyebab MU Lepas Gerard Pique di Tahun 2008
Liga Inggris 7 Februari 2020, 20:20
-
Pembelaan Jordi Alba untuk Busquets dan Barcelona
Liga Spanyol 7 Februari 2020, 17:56
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR