
Bola.net - Bek Atletico Madrid, Filipe Luis, memiliki hubungan unik dengan Lionel Messi yang mungkin tidak dirasakan pemain lainnya. Dia mengaku kagum terhadap kemampuan superstar Barcelona itu, tapi bukan berarti Luis bakal melembek di lapangan.
Ya, Luis merupakan salah satu pemain yang paling berani dan tega dalam menghajar Messi di lapangan. Dia tidak tebang pilih, semua pemain yang pernah melawan Luis pasti meninggalkan lapangan dengan memar di kaki.
Luis selalu tampil habis-habisan setiap kali menghadapi Messi. Dia tidak pernah terkecoh dengan dribel indah Messi yang kerap kali merepotkan, Luis berani langsung menerjang, Messi pun tidak mengeluh.
Uniknya, meski terikat rivalitas kuat, Luis bahkan tidak pernah meminta kostum Messi. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Pernah Minta Kostum
Bertukar kostum adalah salah satu ritual sakral di dunia sepak bola. Umumnya pemain yang meminta kostum berarti mengagumi kemampuan rivalnya, atau keduanya baru bersaing habis-habisan selama 90 menit.
Luis punya keduanya, dia mengagumi Messi dan selalu memberikan yang terbaik selama 90 menit. Namun, tidak pernah sekali pun Luis tertarik meminta kostum Messi.
"Saya selalu menghajar dia [Messi] untuk menghentikannya, dia tidak pernah menegur saya," kata Luis kepada AS.
"Saya sangat mengagumi dia untuk sepak bolanya, tapi saya tidak pernah meminta kostumnya. Sebab saya masuk ke lapangan untuk menang, bukan untuk berkata bahwa saya pernah bermain melawan dia."
Pemain Terbaik
Bagaimanapun, Luis merupakan salah satu pemain yang paling vokal menegaskan kualitas Messi sebagai pemain terbaik di dunia. Dia tahu pemain sekelas Messi hanya lahir puluhan tahun sekali.
"Semua orang tahu apa yang saya pikirkan soal dia. Satu-satunya hal yang bisa Anda lakukan adalah menikmati permainannya, sebab saya tidak tahu berapa tahun atau berapa dekade akan berlalu sebelum ada lagi pemain seperti dia,"
"Dia harus selalu mendapatkan Ballon d'Or," tandasnya.
Beberapa tahun lalu, Luis pun pernah bersuara ketika Luka Modric mendapatkan trofi Ballon d'Or. Dia yakin bahwa saat itu seharusnya Messi yang layak mendapatkannya.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Juventus dan Barcelona Bahas Nasib Bernardeschi, Ivan Rakitic, dan Samuel Umtiti
- Chelsea Hanya Ingin Pinjam Philippe Coutinho, Bagaimana Gajinya?
- Berubah Pikiran, PSG Siap Lepas Neymar dengan Skema Cicilan?
- Toni Kroos Tidak Setuju dengan Gagasan Potong Gaji Pemain, Apa Alasannya?
- Moratti Belum Berhenti Bicara Soal Kans Lionel Messi Gabung Inter Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Bakal Datangkan Striker Baru, Luis Suarez Tidak Gentar
Liga Spanyol 8 April 2020, 18:06
-
Theo Hernandez Masuk Radar Transfer Barcelona
Liga Spanyol 8 April 2020, 17:30
-
Diincar Arsenal, Layvin Kurzawa Memilih Gabung Barcelona
Liga Spanyol 8 April 2020, 16:45
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR