
Bola.net - Isco telah melewati momen indah dan buruk dalam karier sebagai pemain sepak bola. Isco pernah berjaya dan mengangkat trofi Liga Champions. Namun, Isco juga pernah berstatus tanpa klub selama setengah musim!
Setelah sembilan musim, Isco pindah dari Real Madrid pada akhir musim 2021/2022. Dia tidak lagi menjadi bagian utama dari rencana Real Madrid yang dilatih Carlo Ancelotti.
Dengan status free transfer, Isco lantas pindah ke Sevilla. Hanya saja, situasi di Andalusia tidak berjalan dengan baik. Isco berpisah dengan Sevilla pada pertengahan musim.
Setelah itu, Isco hampir menyeberang ke Jerman dan bergabung dengan Union Berlin. Namun, kesepakatan batal pada tikungan akhir. Isco berstatus tanpa klub pada paruh kedua musim 2022/2023.
"Itu adalah momen-momen yang sulit, karena pada akhirnya Anda terbiasa dengan dinamika, berada dalam tim dan bersaing, sehingga ketika hal itu berhenti, Anda merasa seperti kehilangan sesuatu," kata Isco pada wawancaranya dengan LALIGA.
Mengambil Jarak dengan Sepak Bola

Musim 2022/2023 berjalan sangat buruk bagi Isco. Hubungan dengan Sevilla kandas di tengah jalan. Kesepakatan dengan Union Berlin batal. Pada momen sulit itu, Isco lantas memilih mengambil jarak dengan sepak bola.
"Saya perlu berhenti, saya perlu memutuskan hubungan, menjernihkan pikiran sedikit, dan hal itu berjalan baik bagi saya," kata Isco.
Isco punya banyak tawaran untuk tetap bermain sepak bola. Dia sama sekali tidak memikirkan opsi untuk pensiun dini. Namun, dia perlu berhenti sejenak. Isco lantas berlatih secara personal dan mencari pelatih pribadi.
"Ini adalah latihan yang terutama bersifat mental. Seperti yang saya katakan sebelumnya: Saya perlu melepaskan diri dan sedikit menjernihkan pikiran dari beberapa tahun ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginan saya," kata Isco.
"Pada akhirnya, itulah intinya: Jatuh, bangun dan itulah yang telah saya lakukan. Ada saat ketika saya merasa tidak nyaman, saya tidak senang dengan sepak bola, dan saya menyegarkan diri, saya kembali dengan antusiasme dan yang terpenting, saya sangat menikmatinya, itulah yang saya inginkan," tegasnya.
Fase Kedua Karier Isco

Real Betis akhirnya menjadi fase penting dalam karier Isco. Dia datang dengan status free transfer. Tak banyak ekspektasi yang dibebankan padanya. Namun, Isco tampil sangat bagus dan jadi pilar penting.
Real Betis bisa dibilang sebagai fase kedua dalam karier sepak bola Isco. "Saya datang ke sini untuk menghadapi tantangan yang bagus dengan kepercayaan dari klub dan pelatih," kata Isco.
"Untuk saat ini, semuanya berjalan baik. Saya membuktikan pada diri sendiri bahwa saya masih memiliki sepakbola dalam diri saya. Saya menikmatinya, itulah yang saya inginkan, dan saya harap Betis dan saya menjalani musim yang spektakuler," ucap Isco.
Sumber: La Liga
Klasemen La Liga 2023/2024
Baca ini juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diincar Real Madrid, Roberto De Zerbi Pilih Bertahan di Brighton
Liga Spanyol 6 Desember 2023, 22:29
-
Jegal Madrid & Barcelona, Milan Menangkan Perburuan Penyerang Muda Partizan Belgrade
Liga Italia 6 Desember 2023, 19:51
-
Episode di Real Madrid yang tak Pernah Dilupakan Isco
Liga Spanyol 6 Desember 2023, 19:30
-
Cerita Isco Bangkit dari Momen Buruk Setengah Musim Tanpa Klub
Liga Spanyol 6 Desember 2023, 19:27
-
Real Madrid Tikung MU untuk Striker Belia Brasil Ini?
Liga Spanyol 6 Desember 2023, 07:00
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR