
Bola.net - Barcelona mengawali tahun 2026 dengan kemenangan 2-0 atas rival sekota Espanyol dalam derbi Catalunya yang berlangsung panas. Laga di RCDE Stadium itu berjalan dalam atmosfer tegang sejak menit awal.
Di tengah tensi tinggi, sorotan tertuju pada satu nama. Joan Garcia tampil sebagai pemain terbaik pertandingan, sekaligus menjadi sasaran utama reaksi keras dari publik tuan rumah.
Situasi tersebut membuat kedua klub dan otoritas setempat mengambil langkah pengamanan ekstra. Serangkaian protokol khusus diterapkan untuk mencegah potensi insiden yang lebih serius.
Tekanan Suporter dan Ketangguhan Joan Garcia

Joan Garcia menghadapi siulan, hinaan, dan spanduk provokatif sepanjang pertandingan. Pada menit ke-13, sesuai nomor punggungnya, sejumlah suporter bahkan melempar boneka tikus yang mengenakan warna Blaugrana sebagai bentuk ejekan.
Meski demikian, kiper asal Sallent itu tetap tenang. Ia melakukan beberapa penyelamatan krusial untuk menjaga gawang Barcelona tetap bersih hingga laga berakhir.
Catatan tersebut menambah koleksi tujuh clean sheet Joan Garcia di La Liga musim ini. Jumlah itu hanya terpaut satu dari Thibaut Courtois, meski ia tampil dalam jumlah pertandingan yang lebih sedikit.
Protokol Keamanan Ketat di Luar dan Dalam Stadion
Menurut laporan Diario SPORT, laga ini diklasifikasikan sebagai pertandingan berisiko tinggi. Keputusan itu diambil setelah muncul ancaman spesifik di media sosial menjelang pertandingan.
Espanyol memasang jaring pelindung di belakang kedua gawang guna mencegah benda mengenai pemain. Langkah ini diambil untuk menghindari potensi sanksi berat, termasuk kemungkinan penutupan stadion, meski botol plastik tetap sempat dilempar usai gol kedua Barcelona.
Pengamanan juga diperketat di luar lapangan. Aparat kepolisian dalam jumlah besar mengelilingi stadion, sementara kedatangan bus tim diatur secara terpisah untuk mencegah kontak antara rombongan Barcelona dan kelompok ultras tuan rumah.
Pengawalan Khusus Hingga Menit Awal Laga
Bus Barcelona diarahkan melalui pintu masuk berbeda yang sepenuhnya diamankan. Langkah ini bertolak belakang dengan penyambutan bus Espanyol yang dikelilingi suporter dan suar.
Selain itu, tim keamanan internal Barcelona siaga penuh. Saat pemanasan, petugas secara khusus memantau posisi Joan Garcia untuk memastikan keselamatannya sebelum pertandingan dimulai.
Meski atmosfer di stadion terasa menekan, langkah pencegahan tersebut terbukti efektif. Pertandingan berakhir tanpa insiden fisik serius, memastikan derbi panas ini tetap berada dalam kendali.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Real Madrid vs Real Betis: Prediksi Staring XI Los Blancos Tanpa Kylian Mbappe
- Live Streaming Real Madrid vs Real Betis - Link Nonton La Liga/Liga Spanyol di Vidio
- Espanyol vs Barcelona: Barca Menang Derby tapi Hansi Flick Tidak Happy
- Barcelona dan Hobi Menang dengan Skor 2-0
- Diteror Tikus, tapi Tetap Dingin: Mental Baja Joan Garcia Menjaga Barcelona di Derbi Catalan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Bekuk Espanyol, Hansi Flick Lewati Rekor Bersejarah Tito Vilanova
Liga Spanyol 4 Januari 2026, 19:29
-
Dari Ejekan hingga Pengamanan Ketat: Cerita Joan Garcia di Derbi Catalunya
Liga Spanyol 4 Januari 2026, 18:59
-
Espanyol vs Barcelona: Barca Menang Derby tapi Hansi Flick Tidak Happy
Liga Spanyol 4 Januari 2026, 14:00
-
Barcelona dan Hobi Menang dengan Skor 2-0
Liga Spanyol 4 Januari 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
-
Kylian Mbappe: Emangnya Cuma Kalian yang Bisa Main Kotor, Paraguay!
Piala Dunia 5 Juli 2026, 07:45
-
Lionel Messi dan Bayang-bayang Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:26
-
Man of the Match Paraguay vs Prancis: Orlando Gill
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR