Bola.net - Penjaga gawang legendaris Real Madrid di dekade 80-an sampai 90-an, Paco Buyo memberikan pembelaannya terhadap kiper utama El Real di ajang La Liga, Diego Lopez. Pria yang kini berusia 56 tahun itu menganggap bahwa kritikan yang diterima oleh Lopez sudah kelewat batas.
Lopez menuai kritikan bertubi-tubi usai Madrid menelan dua kekalahan beruntun atas Barcelona dan Sevilla. Menurut Buyo, komentar negatif yang diberikan kepada pria 32 tahun itu tidak objektif.
"Sejak kompetisi dimulai, Lopez telah mendapatkan tekanan yang sangat berat terutama dari media. Dalam pandangan saya, sepanjang musim ini ia tak pernah melakukan kesalahan fatal yang berujung pada kekalahan," ungkap Buyo seperti dilansir Diario AS.
Buyo bisa menyadari bahwa salah satu alasan yang mendasari kritikan terhadap Lopez adalah afeksi mendalam fans kepada Iker Casillas, kiper utama Madrid yang kini terpinggirkan. Namun ia juga mengingatkan bahwa keputusan pelatih harus tetap dihargai.
"Banyak dari kritikan tersebut yang diberikan dengan tidak adil. Tak ada yang mempertanyakan kualitas Iker sebagai seorang kiper, namun fans harus menyadari bahwa pelatih memutuskan yang terbaik bagi Madrid, bukan untuk Iker atau Diego."[initial]
(as/mri)
Lopez menuai kritikan bertubi-tubi usai Madrid menelan dua kekalahan beruntun atas Barcelona dan Sevilla. Menurut Buyo, komentar negatif yang diberikan kepada pria 32 tahun itu tidak objektif.
"Sejak kompetisi dimulai, Lopez telah mendapatkan tekanan yang sangat berat terutama dari media. Dalam pandangan saya, sepanjang musim ini ia tak pernah melakukan kesalahan fatal yang berujung pada kekalahan," ungkap Buyo seperti dilansir Diario AS.
Buyo bisa menyadari bahwa salah satu alasan yang mendasari kritikan terhadap Lopez adalah afeksi mendalam fans kepada Iker Casillas, kiper utama Madrid yang kini terpinggirkan. Namun ia juga mengingatkan bahwa keputusan pelatih harus tetap dihargai.
"Banyak dari kritikan tersebut yang diberikan dengan tidak adil. Tak ada yang mempertanyakan kualitas Iker sebagai seorang kiper, namun fans harus menyadari bahwa pelatih memutuskan yang terbaik bagi Madrid, bukan untuk Iker atau Diego."[initial]
Baca Juga
- 'Tiket Semifinal Madrid Bisa Musnah Hanya Dalam 20 Menit'
- Ancelotti: Tiap Hari Kami Pikirkan La Decima
- Benzema: Saya, Ronaldo, dan Bale Telah Saling Memahami
- Ancelotti: Madrid Tim Paling Komplit Yang Pernah Saya Latih
- Joselu Anggap Madrid Kurang Menyadari Potensi Akademi
- Kehl Berharap Lewandowski Cetak Empat Gol Lagi Lawan Madrid
- Carvajal Khawatir Madrid Bakal Kesulitan di Kandang Dortmund
- Zidane: Ronaldo Datang Pertama dan Pulang Terakhir Saat Latihan
- Khedira Rindu Berlatih Bersama Pemain Madrid Lainnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Dukung Pepe Soal Injakan Busquets
Liga Spanyol 3 April 2014, 22:56
-
Benzema: Tak Ada Balas Dendam Saat Lawan Dortmund
Liga Champions 3 April 2014, 17:03
-
Carvajal Janji Madrid Tak Main Aman di Kandang Dortmund
Liga Champions 3 April 2014, 15:38
-
Ramos Tak Peduli Hadapi PSG atau Atletico di Semifinal
Liga Champions 3 April 2014, 15:36
-
'Madrid Harus Lupakan Gelar Juara Jika Kehilangan Poin Lagi'
Liga Spanyol 3 April 2014, 15:25
LATEST UPDATE
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 9 April 2026, 08:01
-
Gerakan Ikonik Virgil van Dijk Muncul Lagi
Liga Champions 9 April 2026, 07:38
-
Liga Champions 9 April 2026, 06:34

-
Man of the Match PSG vs Liverpool: Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 05:13
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR