Bola.net - - Pelatih , Luis Enrique menuding akan konspirasi jahat yang dirancang untuk menyudutkan Barca. Enrique mengendus adanya upaya untuk menciptakan citra Barca yang jelek.
Hal ini bermula dari kasus kartu kuning yang pekan lalu diterima oleh . Pemain asal Brasil ini lantas harus mendapatkan hukuman larangan bermain karena akumulasi kartu kuning yang didapatkannya.
Namun, Enrique membela Neymar dari tudingan miring yang menerpanya. Enrique curiga memang sedang ada kampanye untuk menjelekkan citra Barca dan para pemainnya.
"Hal ini dibuktikan bahwa pemain saya paling banyak banyak dilanggar oleh lawan, dan anehnya dia justru menjadi pemain yang paling banyak mendapatkan hukuman kartu," buka Enrique dikutip dari Marca.
Tak sampai di situ saja, pelatih berusia 46 tahun juga menuding media di Spanyol terlibat atas konspirasi ini. Enrique merasa media selalu menulis hal-hal yang negatif tentang Barca.
"Ada kampanye untuk mendiskreditken pemain saya, dan kemudian media mengatakan bahwa itu tidak adil," gerutu mantan pelatih AS Roma ini.
Meski begitu, Enrique coba membuat timnya tetap dalam kondisi yang kondusif. Ia selalu memberikan pujian kepada Ivan Rakitic dan kolega atas setiap penampilan di atas lapangan. Hal ini bisa membuat mental pemain terus terangkat.
"Saya tidak ingin bicara lebih lanjut [tentang wasit], karena yang terbaik adalah tidak menjadi panik dengan sesuatu yang tidak bisa kami kendalikan," tutup Enrique.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Enrique Tuding Ada Konspirasi Jelekkan Barca
Liga Spanyol 3 Februari 2017, 22:58
-
Peluang Juara Barca Masih Belum Sirna
Liga Spanyol 3 Februari 2017, 22:38
-
Barisan Kapten Barca Hormati Keputusan Enrique
Liga Spanyol 3 Februari 2017, 16:00
-
PSG Lawan Barcelona, Ini Kata Ronaldinho
Liga Spanyol 3 Februari 2017, 14:45
-
Ronaldinho: Barca Bisa Raih Treble Winners
Liga Spanyol 3 Februari 2017, 14:40
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR