
Bola.net - Setelah absen dalam laga melawan Atletico Madrid akhir pekan lalu, gelandang Barcelona, Frenkie de Jong, siap kembali ke lapangan untuk membela timnas Belanda.
Mereka akan menghadapi Spanyol pada pertandingan UEFA Nations League, Jumat 21 Maret 2025 dini hari WIB. De Jong sebelumnya absen karena masalah perut, tetapi kini telah pulih dan berlatih normal bersama skuad Belanda.
Dalam konferensi pers menjelang pertandingan, De Jong memberikan update tentang kondisi fisiknya dan memuji bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, yang akan menjadi lawannya di laga nanti.
De Jong mengakui bahwa Yamal adalah pemain berbakat, tetapi ia menegaskan bahwa membandingkannya dengan Lionel Messi adalah hal yang tidak adil.
Pemulihan De Jong dan Persiapan Menghadapi Spanyol
De Jong mengonfirmasi bahwa dirinya telah sepenuhnya pulih dari masalah perut yang membuatnya absen melawan Atletico Madrid.
"Saya sudah merasa baik dan siap bermain," ujarnya. Pemain berusia 27 tahun itu juga menyatakan antusiasmenya untuk kembali ke lapangan dan membantu Belanda meraih kemenangan melawan Spanyol.
Selain itu, De Jong menyebut bahwa pertandingan melawan Spanyol akan menjadi tantangan besar. "Mereka memiliki tim yang kuat, tapi kami juga punya kualitas untuk bersaing," tambahnya.
Keyakinan De Jong ini menunjukkan bahwa Belanda siap memberikan perlawanan sengit di Rotterdam.
Pujian untuk Lamine Yamal

De Jong tidak ragu memberikan pujian kepada Lamine Yamal, bintang muda Barcelona yang akan menjadi lawannya di laga nanti.
"Dia sangat baik. Saya melihatnya sebagai bakat alami dan pemain level atas," kata De Jong.
Ia juga menekankan bahwa menghentikan Yamal bukanlah tugas satu orang, melainkan kerja tim. "Kami memiliki bek yang sangat baik, dan pemain apa pun bisa dihentikan," tambahnya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa De Jong dan rekan-rekannya telah mempersiapkan strategi khusus untuk menghadapi Yamal.
Perbandingan Yamal dan Messi
Ketika ditanya tentang perbandingan antara Lamine Yamal dan legenda Barcelona, Lionel Messi, De Jong menegaskan bahwa tidak ada yang bisa disamakan dengan Messi.
"Saya pikir dia tidak boleh dibandingkan dengan Messi. Karena pemain apa pun yang dibandingkan dengan Messi akan terlihat inferior," ujarnya.
De Jong menambahkan bahwa Messi adalah pemain yang tidak akan tergantikan. "Saya tidak berpikir kita akan pernah melihat pemain seperti Messi lagi, atau setidaknya tidak dalam waktu dekat," katanya. Meski begitu, ia mengakui bahwa Yamal adalah bakat langka.
"Apa yang dia lakukan di usianya saat ini sangat luar biasa dan langka. Dia adalah bakat alami. Cara dia memahami permainan dan keputusan yang dia buat di usia ini sangat mengesankan. Saya pikir kemampuan ini benar-benar bawaan, dan untungnya, dia memilikinya," tutup De Jong.
Klasemen Liga Spanyol 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Pernah Ditawari Desire Doue Sebelum Gagal Dapatkan Nico Williams
Liga Spanyol 20 Maret 2025, 14:50
-
Koeman dan Warisannya di Barcelona: Lahirnya Generasi Emas Baru
Liga Spanyol 20 Maret 2025, 13:45
-
Frenkie de Jong Buka Suara: Jangan Bandingkan Lamine Yamal dengan Messi
Liga Spanyol 20 Maret 2025, 13:15
-
Bocoran dari Balik Layar, Begini Rasanya Dilatih Hansi Flick di Barcelona
Liga Spanyol 20 Maret 2025, 12:45
-
Dari La Masia ke London: Perjalanan Marc Cucurella dan Masa Depannya
Liga Inggris 20 Maret 2025, 11:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR