Gabriel Jesus Manfaatkan Jeda Internasional untuk Beradaptasi di Barcelona

Gabriel Jesus Manfaatkan Jeda Internasional untuk Beradaptasi di Barcelona
Pemain Barcelona Gabriel Jesus (kanan) merayakan gol dalam laga La Liga Spanyol antara Barcelona vs Racing Santander di Barcelona, Spanyol, Rabu, 16 September 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Barcelona mendatangkan Gabriel Jesus dari Arsenal pada hari-hari terakhir bursa transfer musim panas setelah rencana merekrut Julian Alvarez tidak terwujud. Penyerang asal Brasil itu direkrut dengan biaya 10 juta euro (sekitar Rp203,2 miliar) dan mendapat kontrak tiga tahun.

Gabriel Jesus memang belum banyak mendapat kesempatan bermain sejak bergabung dengan Barcelona. Namun, ia sudah memberikan kontribusi dengan mencetak dua gol hanya dalam 41 menit dari empat pertandingan resmi.

Kini, jeda internasional selama tiga pekan menjadi kesempatan penting bagi penyerang berusia 29 tahun tersebut. Ia memanfaatkannya untuk meningkatkan kebugaran sekaligus memahami lebih jauh gaya bermain yang diterapkan Hansi Flick.

1 dari 4 halaman

Gabriel Jesus Fokus Memulihkan Kebugaran

Menurut AS, Jesus tidak menjadikan jeda internasional sebagai waktu untuk bersantai. Meski Flick memberikan waktu libur selama sepekan kepada pemain yang tidak dipanggil tim nasional, Jesus tetap menjalani program latihan untuk mengejar ketertinggalannya dari rekan-rekan setim.

Kondisi fisik menjadi perhatian karena Jesus datang ke Barcelona setelah tidak bermain secara reguler bersama Arsenal selama setahun terakhir. Ia sebelumnya mengalami cedera ACL pada 2025 yang membatasi penampilannya.

Situasinya di Arsenal juga tidak ideal menjelang transfer. Mikel Arteta telah memberi tahu manajemen klub bahwa Jesus tidak lagi masuk dalam rencananya, sehingga sang penyerang menjalani latihan terpisah pada musim panas.

2 dari 4 halaman

Kondisi Lutut Bukan Lagi Masalah

Jesus menegaskan sejak awal kedatangannya bahwa cedera lutut bukan lagi persoalan. Ia bahkan mengatakan kondisi lututnya sudah sempurna dan kembali menyampaikan hal serupa dalam sejumlah wawancara.

Performa awalnya bersama Barcelona turut memperkuat pernyataan tersebut. Dua gol dalam waktu bermain yang terbatas menunjukkan Jesus mampu memberikan dampak ketika mendapat kesempatan.

Namun, tantangan yang lebih berat sudah menanti. Barcelona dijadwalkan menjalani delapan pertandingan dalam satu bulan, menghadapi Getafe, Galatasaray, Real Betis, PSG, Real Madrid, Alaves, Aston Villa, dan Atletico Madrid.

3 dari 4 halaman

Belajar Sepak Bola Hansi Flick

Rangkaian pertandingan tersebut membuat Jesus perlu berada dalam kondisi fisik terbaik. Oleh karena itu, jeda internasional menjadi waktu yang berharga untuk meningkatkan daya tahan tubuh sebelum jadwal padat dimulai.

Programnya tidak hanya berisi latihan kebugaran bersama staf fisik Barcelona. Jesus juga menjalani sesi individual sambil mempelajari detail permainan yang ingin diterapkan Flick.

Aspek tersebut penting karena Barcelona memiliki tuntutan fisik tinggi dalam permainan Flick. Jesus perlu memahami pressing, pergerakan tanpa bola, serta intensitas yang diharapkan dari pemain depan agar dapat beradaptasi sepenuhnya dengan sistem baru.

Dengan waktu bermain yang masih terbatas, jeda internasional menjadi kesempatan bagi Jesus untuk mengejar kesiapan fisik dan memahami tuntutan taktik Barcelona. Target berikutnya adalah membuktikan kemampuannya ketika kompetisi kembali bergulir.

Sumber: Barca Universal

4 dari 4 halaman

Klasemen


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL