Jujur, Xabi Alonso Memang Semenarik Itu untuk Chelsea

Jujur, Xabi Alonso Memang Semenarik Itu untuk Chelsea
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memberikan instruksi kepada para pemain di area teknis saat pertandingan Copa del Rey melawan Talavera, 18 Desember 2025. (c) AP Photo/M. Berengui

Bola.net - Chelsea belum mencapai kesepakatan apa pun dengan Xabi Alonso, tetapi ketertarikan mereka terhadap pelatih asal Spanyol itu dinilai masuk akal. Sosok Alonso dianggap memiliki banyak elemen yang dibutuhkan The Blues untuk memulai era baru di Stamford Bridge.

Laporan The Athletic menyebut Chelsea mulai menjajaki kemungkinan merekrut Alonso setelah memecat Liam Rosenior bulan lalu. Selain Alonso, nama pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, juga masih masuk dalam daftar kandidat kuat.

Namun di tengah situasi ruang ganti yang dianggap kehilangan arah, Chelsea diyakini membutuhkan figur yang langsung dihormati para pemain sejak hari pertama.

Alonso dinilai memenuhi kriteria tersebut berkat reputasi dan pencapaiannya, baik sebagai pemain maupun pelatih.

1 dari 4 halaman

Karisma dan Reputasi Xabi Alonso Jadi Nilai Plus

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Salah satu masalah terbesar pada era Liam Rosenior disebut berasal dari kurangnya hubungan kuat dengan skuad. Masa kerjanya bahkan hanya bertahan 107 hari sebelum akhirnya berakhir.

Dalam konteks itu, Alonso membawa sesuatu yang berbeda. Karier bermainnya membuat para pemain Chelsea diyakini akan langsung menaruh respek kepadanya. Ia pernah membela Liverpool, Real Madrid, dan Bayern Munchen, serta memenangkan banyak trofi besar.

Selama berkarier sebagai pemain, Alonso meraih dua gelar Liga Champions dan total 11 trofi utama bersama klub-klub elite Eropa. Ia juga menjadi bagian penting timnas Spanyol saat menjuarai Piala Dunia 2010 serta Euro 2008 dan 2012.

Sebagian besar skuad Chelsea saat ini memang sudah pernah merasakan gelar UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub musim lalu. Namun catatan itu masih dianggap belum sebanding dengan pengalaman Alonso di level tertinggi sepak bola Eropa dan internasional.

2 dari 4 halaman

Sukses di Bayer Leverkusen Jadi Bukti Kemampuan Melatih

Xabi Alonso usai laga antara Real Madrid melawan Real Betis di Bernabeu, 5 Januari 2026 lalu. (c) AP Photo/Pablo Garcia

Xabi Alonso usai laga antara Real Madrid melawan Real Betis di Bernabeu, 5 Januari 2026 lalu. (c) AP Photo/Pablo Garcia

Nama besar sebagai pemain tentu tidak otomatis menjamin sukses sebagai pelatih. Namun Alonso juga sudah membuktikan kapasitasnya di pinggir lapangan.

Saat mengambil alih Bayer Leverkusen pada Oktober 2022, klub tersebut berada di zona degradasi Bundesliga. Alonso datang ketika tim sedang kehilangan kepercayaan diri dan hasil pertandingan juga memburuk.

Dalam waktu kurang dari dua tahun, ia mengubah Leverkusen menjadi juara Bundesliga pertama dalam sejarah klub. Mereka bahkan menjuarai liga tanpa terkalahkan dan juga memenangkan DFB Pokal.

Leverkusen hanya kalah sekali sepanjang musim di semua kompetisi, yakni saat menghadapi Atalanta pada final Liga Europa. Pencapaian itu membuat nama Alonso langsung masuk jajaran pelatih muda paling diperhitungkan di Eropa.

Selain hasil, gaya bermain Leverkusen juga menarik perhatian. Alonso memakai formasi 3-4-2-1 dengan pendekatan menyerang dan fleksibel, sistem yang dinilai cocok dengan karakter skuad Chelsea saat ini.

3 dari 4 halaman

Alonso Dinilai Mampu Mengembangkan Pemain

Momen ketika Xabi Alonso berbicara dengan Kylian Mbappe di laga Piala Dunia Antarklub, 1 Juli 2025 lalu. (c) AP Photo/Lynne Sladky, File

Momen ketika Xabi Alonso berbicara dengan Kylian Mbappe di laga Piala Dunia Antarklub, 1 Juli 2025 lalu. (c) AP Photo/Lynne Sladky, File

Salah satu aspek yang membuat Alonso semakin menarik bagi Chelsea adalah kemampuannya meningkatkan performa individu pemain.

Florian Wirtz menjadi contoh paling menonjol. Gelandang muda Jerman itu berkembang pesat di bawah Alonso sebelum akhirnya pindah ke Liverpool dalam transfer bernilai hingga 116 juta pounds musim panas lalu.

Permainan Wirtz yang penuh kreativitas dan kebebasan dinilai memiliki kemiripan dengan Cole Palmer. Chelsea diyakini berharap Alonso mampu mengembalikan performa terbaik Palmer yang belakangan dianggap menurun akibat cedera dan kelelahan.

Jeremie Frimpong juga menjadi pemain lain yang berkembang pesat bersama Alonso sebelum hijrah ke Liverpool. Dalam wawancaranya dengan The Athletic pada 2024, Frimpong memuji cara Alonso berkomunikasi dengan pemain.

“Semua pemain mengerti dirinya. Ketika dia punya ide, dia bisa membuat semua pemain memahami maksudnya. Saya selalu merasa dia tahu bagaimana memaksimalkan kemampuan saya,” ujar Frimpong.

Kemampuan Alonso berbicara dalam beberapa bahasa juga dianggap penting. Situasi ruang ganti Chelsea yang dipenuhi pemain dari berbagai negara diyakini akan lebih mudah disatukan oleh figur seperti dirinya.

4 dari 4 halaman

Ada Risiko, tapi Chelsea Dinilai Layak Mencoba

Meski banyak kelebihan, kandidat Alonso tetap memiliki beberapa tanda tanya. Setelah sukses di Leverkusen, ia sempat menangani Real Madrid, tetapi hanya bertahan tujuh bulan sebelum dipecat.

Kesulitan mengendalikan ego besar di ruang ganti disebut menjadi salah satu penyebab kegagalannya di Santiago Bernabeu. Situasi itu tentu memunculkan kekhawatiran karena Chelsea juga sedang menghadapi problem serupa.

Meski begitu, tekanan di Real Madrid dianggap berada di level berbeda dibanding klub lain. Pengalaman singkat tersebut justru diyakini bisa menjadi pelajaran berharga bagi Alonso untuk pekerjaan berikutnya.

Ada pula faktor kedekatannya dengan Liverpool. Alonso merupakan salah satu ikon The Reds pada era Rafael Benitez dan pernah menjadi bagian dari rivalitas panas Liverpool kontra Chelsea di era 2000-an.

Meski demikian, Alonso tidak pernah menjadi sasaran utama kebencian fans Chelsea seperti Steven Gerrard atau Benitez. Karena itu, masa lalunya di Anfield diperkirakan tidak akan menjadi masalah besar jika ia mampu membawa Chelsea kembali bersaing di papan atas.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL