
Bola.net - Petualangan Raheem Sterling di Belanda tampaknya akan segera berakhir. Feyenoord dikabarkan telah memutuskan untuk tidak memperpanjang masa tinggal winger asal Inggris tersebut setelah penampilannya dinilai jauh dari harapan.
Sterling datang ke Rotterdam pada Februari lalu dengan ekspektasi tinggi. Pengalamannya bersama Manchester City dan Chelsea sempat membuat banyak pihak percaya ia bisa menjadi tambahan penting bagi Feyenoord.
Nahas, situasi berkembang berbeda di lapangan. Sterling kesulitan menemukan performa terbaiknya dan perlahan kehilangan tempat di skuad utama asuhan Robin van Persie.
Kesulitan Menit Bermain di Feyenoord
“I feel pity because he was such a fantastic footballer. But if you feel pity… it’s over.”
— The Athletic | Football (@TheAthleticFC) May 12, 2026
Jan Everse, the ex-Netherlands international, is not alone in feeling sad at Raheem Sterling’s decline.
The man once tipped to win a Ballon d’Or cannot even get off the bench for… pic.twitter.com/BdxtE7aj8E
Sterling gagal mengamankan posisi reguler sejak bergabung dengan Feyenoord. Hingga sejauh ini, pemain berusia 31 tahun itu hanya mencatatkan 349 menit bermain di Eredivisie.
Dalam beberapa pekan terakhir, Sterling bahkan lebih sering terlihat di bangku cadangan. Meski tetap menjaga profesionalisme selama sesi latihan, manajemen klub disebut sudah memutuskan untuk tidak menawarkan perpanjangan kontrak.
Kritik tajam terhadap Sterling juga datang dari mantan pemain timnas Belanda, Jan Everse. Ia menilai kondisi fisik dan kepercayaan diri Sterling mengalami penurunan drastis.
“Sudah tamat. Saya berharap saya salah menilainya, tetapi saya rasa tidak begitu. Lihat komentar di internet, para fans menghancurkannya. Mereka menyebutnya ‘kegagalan terbesar dalam sejarah kami’,” ujar Everse kepada The Athletic.
“Dia tidak bugar. Jika dia melakukan tiga atau empat sprint, Anda tidak melihatnya lagi selama 20 menit. Dia sudah tidak eksplosif lagi.”
Masa Depan Sterling Kini Dipertanyakan
Everse juga menyoroti penurunan permainan teknis Sterling selama berada di Rotterdam. Menurutnya, mantan bintang Manchester City itu terlihat kehilangan kepercayaan diri di lapangan.
“Dia jatuh karena permainannya sendiri. Dia ragu-ragu. Dia takut membuat kesalahan. Dalam duel satu lawan satu, dia tidak pernah melewati bek lawan. Saya merasa kasihan padanya," ungkap Everse.
Feyenoord akan menutup musim Eredivisie akhir pekan ini dengan menghadapi PEC Zwolle pada Minggu, 17 Mei. Laga tersebut diperkirakan menjadi pertandingan terakhir Sterling bersama klub asal Rotterdam itu.
Feyenoord sendiri sudah memastikan finis di posisi kedua dan lolos ke Liga Champions musim depan. Sementara bagi Sterling, musim panas nanti akan menjadi periode penting untuk menentukan kelanjutan kariernya yang mulai mengalami kemunduran.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jujur, Xabi Alonso Memang Semenarik Itu untuk Chelsea
Liga Spanyol 12 Mei 2026, 19:49
-
Daftar Kandidat Pelatih Baru Chelsea Semakin Panjang
Liga Inggris 12 Mei 2026, 17:47
-
Pucuk Dicinta, Ulam-pun Tiba! Xabi Alonso Bersedia Latih Chelsea
Liga Inggris 12 Mei 2026, 16:38
LATEST UPDATE
-
Mumpung Murah, Barcelona Didesak Permanenkan Marcus Rashford!
Liga Spanyol 12 Mei 2026, 20:15
-
Jujur, Xabi Alonso Memang Semenarik Itu untuk Chelsea
Liga Spanyol 12 Mei 2026, 19:49
-
Prediksi Lens vs PSG 14 Mei 2025
Liga Eropa Lain 12 Mei 2026, 19:37
-
Prediksi Final Coppa Italia Lazio vs Inter Milan 14 Mei 2026
Liga Italia 12 Mei 2026, 19:15
-
Prediksi Alaves vs Barcelona 14 Mei 2026
Liga Spanyol 12 Mei 2026, 18:49
-
Predksi Man City vs Crystal Palace 14 Mei 2026
Liga Inggris 12 Mei 2026, 18:30
























KOMENTAR