Kedua tim memang baru bertemu dalam ajang Copa del Rey. Pertandingan berjalan dengan keras, namun Javi Lopez menolak jika timnya disebut bermain kasar.
"Saya lebih suka kata intens untuk mendefinisikan tim kami. Pada babak pertama, saat laga masih 11 lawan 11, Barca tidak bisa mendapatkan bola. Lalu saat Felipe Caicedo terkapar cedera, Barca bahkan tidak membuang bola untuk menghentikan permainan," cetus Javi Lopez kepada AS.
Javi Lopez juga menuntut respek dari Barcelona. Tuduhan sebagai tim kasar dianggap Javi Lopez sebagai bukti bahwa Barca tidak menunjukkan respek kepada tetangganya itu.
"Kami sangat bangga sebagai tim. Kami bermain sangat intens. Sungguh tidak respek jika mereka menyebut kami tim kasar. Kami juga kecewa dengan perlakuan media terhadap kami sepanjang pekan ini." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Posisi Lionel Messi Tergantung Lawan
Liga Spanyol 8 Januari 2016, 22:48
-
Luis Suarez Resmi Terkena Sanksi di Copa del Rey
Liga Spanyol 8 Januari 2016, 22:47
-
Granada Simpan Bahaya untuk Barcelona
Liga Spanyol 8 Januari 2016, 22:44
-
Chelsea Coba Bajak Bintang Muda Barca Ini
Liga Spanyol 8 Januari 2016, 18:50
-
Al Ahly Tuding Barcelona Klub Penipu
Liga Spanyol 8 Januari 2016, 14:35
LATEST UPDATE
-
PSG vs Bayern: Duel 2 Lini Serang Mematikan di Semifinal Liga Champions
Liga Champions 16 April 2026, 09:27
-
Man of the Match Bayern vs Madrid: Michael Olise
Liga Champions 16 April 2026, 06:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39
























KOMENTAR