
Bola.net - Pakar wasit La Liga, Juan Andujar Oliver, menilai Barcelona tidak layak mendapat penalti di laga kontra Leganes. Sebab, kontak yang dialami Lionel Messi dianggap cukup minim.
Barcelona berjumpa Leganes di pekan ke-29 La Liga, Rabu (17/6/2020) dini hari WIB. Pada duel yang digelar di Camp Nou tersebut, Barcelona mampu meraih kemenangan dengan skor 2-0 dari tamunya.
Pasukan Quique Setien membuka gol tiga menit jelang babak pertama usai. Ansu Fati memecah kebuntuan lewat aksinya. Setelah itu, ada gol dari Lionel Messi yang terjadi lewat penalti pada menit 69.
Kemenangan ini membawa Barcelona aman di puncak klasemen sementara La Liga. Blaugrana sudah meraih 64 poin, unggul lima poin dari Real Madrid di posisi kedua. Real Madrid baru bermain pada Jumat (19/6/2020) dini hari.
Kontroversi Gol Penalti Lionel Messi
Gol penalti yang didapat Barcelona dianggap patut diperdebatkan. Sebab, Lionel Messi diduga hanya mendapat kontak minimal dari pemain Leganes sebelum terjatuh dan mendapatkan penalti.
"Itu bukan penalti," ucap Juan Andujar Oliver kepada Marca.
"Ada kontak, tetapi itu tidak cukup [keras]. Justru ada banyak kotak di luar penalti, tetapi di dalam kotak tidak cukup. VAR tidak memperbaiki kondisi karena ada kontak, itu hanya terjadi saat tidak ada kontak," imbuhnya.
Pada proses terjadinya penalti, Lionel Messi sempat melewati dua pemain lawan dari tengah lapangan. Dia lalu melakukan kombinasi dengan Luis Suarez. Saat hendak mengejar umpan Luis Suarez, Lionel Messi terjatuh di dalam kotak penalti.
"Itu bukan penalti," tegas Juan Andujar Oliver.
The irrepressible Messi at his imperious best. Converts the penalty too. pic.twitter.com/YORGJSbMbq
— Gary Lineker (@GaryLineker) June 16, 2020
Bukan Pertama Kali
Juan Andujar Oliver pernah membuat analisa bahwa Barcelona juga tidak layak mendapat penalti di masa lalu. Momen ini terjadi pada pekan ke-27 La Liga 2019/2020, saat Barcelona menang dengan skor 1-0 atas Real Sociedad di Camp Nou.
"Sekali lagi, bola ke tangan tanpa disengaja, dalam hal ini tangan Le Normand. Itu kemudian berakhir dengan penalti. Itu hanya diterapkan di La Liga," ucap pakar wasit Andujar Oliver, kepada Marca.
"Seharusnya tidak ada penalti yang diberikan untuk Barcelona. Le Normand tidak tahu ke mana bola itu akan datang," sambung Andujar Oliver.
Menariknya, dua laga Barcelona di atas dipimpin wasit yang sama, Juan Martinez.
Sumber: Marca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Ngotot, Barcelona Pasang Harga untuk Ansu Fati
Liga Spanyol 17 Juni 2020, 19:40
-
4 Fakta Menarik Usai Barcelona Hajar Leganes: Ansu Fati Cetak Rekor
Liga Spanyol 17 Juni 2020, 16:55
-
Ansu Fati Cetak Gol, Pelatih Barcelona Belum Puas
Liga Spanyol 17 Juni 2020, 16:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR