
Bola.net - Gelandang klub Elche, Carlos Sanchez, enggan berkomentar soal wasit pertandingan kontra Real Madrid, dan juga menilai jika semua tim La Liga harus mendapatkan perlakuan serupa.
Keluhan tersebut dilontarkannya, setelah ia menjadi sorotan dalam kejadian penalti kontroversial saat timnya menghadapi Los Blancos. Sebuah insiden dengan bek Real, Pepe, membuat wasit Muniz Fernandez memberikan penalti kepada lawan, yang akhirnya menang berkat penalti tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan media ternama Spanyol, AS, Sanchez mengaku tak bisa berkomentar mengenai wasit yang memimpin pertandingan. Apalagi menurutnya pertandingan telah usai.
"Banyak hal yang muncul dalam pikiran saya, namun pertandingan itu sudah usai sekarang dan saya tak mau bicara lagi mengenai wasit," ujar Sanchez.
Pemain asal Kolombia itu juga mengakui jika kompetisi La Liga kerap 'memperlakukan' seluruh tim anggota secara berbeda. Ia juga berharap agar seluruh tim mendapat perlakuan serupa, tanpa ada keistimewaan pada sejumlah klub saja.
"Terkadang anda hanya merasa tak punya daya, namun tak seharusnya seperti itu. Semua tim harus diperlakukan dengan sama. Ini hanya menunjukkan bahwa tidak ada yang sempurna di sepakbola," tandasnya. [initial] (as/atg)
Keluhan tersebut dilontarkannya, setelah ia menjadi sorotan dalam kejadian penalti kontroversial saat timnya menghadapi Los Blancos. Sebuah insiden dengan bek Real, Pepe, membuat wasit Muniz Fernandez memberikan penalti kepada lawan, yang akhirnya menang berkat penalti tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan media ternama Spanyol, AS, Sanchez mengaku tak bisa berkomentar mengenai wasit yang memimpin pertandingan. Apalagi menurutnya pertandingan telah usai.
"Banyak hal yang muncul dalam pikiran saya, namun pertandingan itu sudah usai sekarang dan saya tak mau bicara lagi mengenai wasit," ujar Sanchez.
Pemain asal Kolombia itu juga mengakui jika kompetisi La Liga kerap 'memperlakukan' seluruh tim anggota secara berbeda. Ia juga berharap agar seluruh tim mendapat perlakuan serupa, tanpa ada keistimewaan pada sejumlah klub saja.
"Terkadang anda hanya merasa tak punya daya, namun tak seharusnya seperti itu. Semua tim harus diperlakukan dengan sama. Ini hanya menunjukkan bahwa tidak ada yang sempurna di sepakbola," tandasnya. [initial] (as/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Courtois: Kualitas Madrid Menurun Sepeninggal Ozil
Liga Spanyol 28 September 2013, 22:53
-
Bale Berpeluang Tampil, Keluarga Besarnya Datang ke Bernabeu
Liga Spanyol 28 September 2013, 18:36
-
Simeone Simpan Senjata Rahasia Jinakkan Madrid
Liga Spanyol 28 September 2013, 10:50
-
Koke: Trofi La Liga? Kalahkan Madrid Adalah Prioritas
Liga Spanyol 28 September 2013, 07:05
-
Marcelo Absen, Bale Tampil Lawan Atletico
Liga Spanyol 28 September 2013, 05:50
LATEST UPDATE
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR