
Bola.net - Otoritas La Liga resmi menunda kompetisi La Liga dan Segunda Division dalam dua pekan ke depan. Andai kompetisi dihentikan pada saat ini, La Liga berpotensi kehilangan pendapatan senilai Rp11,7 triliun.
Pihak La Liga baru saja mengambil keputusan penting beberapa waktu lalu. Pasca mendapat kabar pemain basket Real Madrid positif terjangkit virus corona, La Liga langsung menunda semua jadwal.
"Mempertimbangkan kondisi yang beredar pada pagi ini, yaitu Real Madrid yang memutuskan untuk mengkarantina tim mereka dan juga kemungkinan ada pemain dari klub lain yang positif terjangkit, maka La Liga memutuskan untuk memasuki fase berikutnya dari protokol perlawanan terhadap COVID-19," bunyi pernyataan resmi La Liga.
La Liga bukan kompetisi pertama yang ditunda karena corona. Di Eropa, sudah ada Serie A yang ditunda untuk waktu yang tidak ditentukan. Lalu, ada juga beberapa laga di Liga Europa yang harus ditunda.
Potensi Kerugian Secara Ekonomi La Liga
Virus corona atau Covid-19 telah menjadi pandemi di dunia. Virus yang persebarannya diduga bermula dari daerah Wuhan, Cina, tersebut membawa dampak besar bagi sepak bola dunia. La Liga menjadi salah satu kompetisi yang terdampak.
Dikutip dari Marca, keputusan La Liga menunda pertandingan selama dua pekan sejatinya membawa dampak yang besar dari sisi ekonomi. La Liga berpotensi kehilangan pendapatan dalam jumlah yang sangat besar.
Bahkan, andai La Liga menghentikan kompetisi pada pekan ini, mereka bakal kehilangan pendapatan senilai 700 juta euro [Rp11,7 juta triliun]. Angka tersebut didapat dari nilai hak siar, tiket musiman, tiket laga biasa, dan kerjasama komersial lainnya.
La Liga punya potensi pendapatan senilai 494 juta euro hanya dari hak siar. Sedangkan, untuk Segunda Division, ada hak siar senilai 55 juta euro. Masing-masing divisi masih punya 11 pekan untuk dimainkan pada musim 2019/2020.
Sikap Tegas La Liga
Sejauh ini, belum ada laporan pemain sepak bola di Spanyol yang positif terjangkit virus corona. Akan tetapi, pihak La Liga sudah mengambil keputusan tegas menyusul kabar dari pemain basket Real Madrid yang positif corona.
Sikap yang sama juga sudah diambil Serie A dengan menunda laga hingga batas waktu tidak ditentukan. Bundesliga dan Ligue 1 akan menggelar laga tanpa penonton pada akhir pekan ini dan sangat mungkin menunda liga.
Sejauh ini, Premier League lah yang belum membuat keputusan resmi. Padahal, sudah ada Mikel Arteta dan Callum Hudson-Odion yang positif terjangkit corona. Premier League baru menunda dua laga yang melibatkan Arsenal yakni lawan Man City dan Brighton.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
- Usai MU Bantai LASK, Juan Mata: Seperti Latihan
- Euro 2020 Tak Digelar, Serie A Ditunda Hingga 3 Mei 2020?
- Beda Sikap Premier League dan La Liga Soal Antisipasi Wabah Virus Corona
- Callum Hudson-Odoi Positif Virus Corona, Chelsea Tutup Sebagian Fasilitas Latihan
- Mikel Arteta Positif COVID-19, Premier League Gelar Rapat Darurat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan Real Madrid, Luka Jovic Menuju ke Inggris?
Liga Spanyol 13 Maret 2020, 19:55
-
Kronologi 'Serangan' Virus Corona pada Sepak Bola Global
Liga Champions 13 Maret 2020, 15:59
-
La Liga Berpotensi Kehilangan Rp11,7 Triliun Andai Kompetisi Berhenti
Liga Spanyol 13 Maret 2020, 11:21
-
Sulit Bikin Gol, Karim Benzema Korban Taktik Zinedine Zidane?
Liga Spanyol 13 Maret 2020, 11:00
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR