Bola.net - - Sebuah tanda tanya besar menyertai tiga poin yang didapatkan oleh Real Madrid dari laga melawan Real Betis. Soliditas lini pertahanan Madrid dipertanyakan karena dinilai terlalu mudah kebobolan pemain lawan.
Madrid meraih kemenangan dengan skor 5-3 saat bertandang ke markas Betis di Benito Villamari, Senin (19/2) dini hari WIB. Tiga gol yang bersarang di gawang Keylor Navas ini membuat lini pertahanan Madrid panen kritik.
Dikutip dari Marca, untuk klub sekelas Madrid, harus mereka bisa menjaga lini bertahan dengan lebih bagus lagi. Apalagi, Madrid punya pemain belakang berkelas pada diri Sergio Ramos.
Dari 23 laga yang sudah dimainkan Madrid di La Liga, pasukan Zinedine Zidane kini sudah kebobolan 26 gol. Artinya, lebih dari satu gol bersarang di gawang Madrid dalam satu laga, jika dirata-rata. Sebuah catatan yang tidak bagus.
Real Madrid
Bandingkan saja dengan dua pesaing utama Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid. Barca yang kini berada di puncak klasemen baru kebobolan 11 gol dari 24 laga di La Liga. Sementara, Atletico baru kebobolan sembilan gol saja.
Sejak tahun 2018 dimulai, Madrid sudah memainkan 12 pertandingan di semua kompetisi. Dari jumlah pertandingan tersebut, Madrid hanya dua kali meraih cleansheet yakni saat berjumpa Numacia dan Leaganes. Keduanya di raih di laga Copa del Rey.
Catatan ini tentu wajib diperbaiki oleh Madrid jika tidak ingin mengakhiri musim tanpa gelar. Sebab, Madrid akan menjalani leg kedua babak 16 besar Liga Champions di kandang PSG pada 7 Maret yang akan datang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Poyet: Chelsea Labil, Seperti Real Madrid
Liga Champions 19 Februari 2018, 23:08
-
Lewandowski Kembali Sanggah Rumor Gabung Madrid
Liga Spanyol 19 Februari 2018, 21:39
-
Lini Pertahanan Real Madrid Menang Buruk
Liga Spanyol 19 Februari 2018, 19:34
-
Vazquez Tak Peduli Buruknya Pertahanan Madrid
Liga Spanyol 19 Februari 2018, 19:03
-
Asensio Buka Rahasia Kebangkitan Madrid Lawan Betis
Liga Spanyol 19 Februari 2018, 18:35
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR