
Bola.net - Barcelona harus siap membuka negosiasi dengan sejumlah klub besar perihal transfer Lionel Messi. Mau tak mau, Barca tidak bisa menolak keinginan kepergian sang superstar secara sepihak.
Messi dikabarkan sudah mengajukan permintaan transfer ke pihak klub. Penyerang 33 tahun ini punya klausul dalam kontraknya, yang mengizinkan dia memutus kesepakatan secara sepihak dan meninggalkan klub dengan gratis di setiap akhir musim.
Kabarnya Messi ingin mengaktifkan klausul tersebut, tapi Barca merasa klausul itu sudah kedaluwarsa untuk tahun ini, oleh karena musim 2019/20 yang berjalan molor karena pandemi virus corona.
Artinya, klub pembeli Messi dipaksa membayar klausul rilis sebesar 700 juta euro atau sekitar 12 triliun rupiah, yang jelas mustahil terwujud. Artinya, Barca harus membuka negosiasi dengan klub peminat, cara terakhir.
Hal ini ditegaskan langsung oleh mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon. Apa katanya? Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bakal antusias
Pertama-tama, Calderon memahami posisi klub-klub besar peminat Messi seperti PSG, Manchester City, Juventus, Inter Milan, atau bahkan Manchester United.
Dia sendiri pun bakal senang luar biasa jika mendengar kabar Messi ingin meninggalkan Barca, yang merupakan kesempatan emas.
"Jelas, saya sendiri bakal bersikap antusias jika saya menjabat sebagai presiden klub mana pun yang punya kesempatan mendatangkan Messi," buka Calderon dikutip dari Sportskeeda.
"Memang dia sudah 33 tahun, tapi saya yakin dia masih punya tiga atau empat tahun lagi di level terbaiknya."
Siapa yang mampu bayar?
Masalahnya, Calderon tahu transfer Messi sangat sulit diwujudkan. Membayar klausul rilis jelas mustahil, tapi negosiasi dengan Barca pun hampir tidak mungkin.
Barca punya hak untuk tidak mendengar tawaran apa pun, meski bisa berujung pada kekesalan Messi yang semakin besar.
"Meski begitu, bagaimana bisa Anda membayar dia? Real Madrid rela melepas Cristiano Ronaldo untuk 100 juta euro sebab dia terbukti masih bernilai dan masih bisa bermain di level tinggi selama beberapa tahun," lanjut Calderon.
"Saya tidak tahu [harga Messi], ini harus didiskusikan. Saya yakin tidak ada yang mampu membayar 700 juta euro, tapi bukan itu masalah sebenarnya."
Tidak terukur
Di sisi lain, Calderon yakin perkara uang ini sebenarnya merupakan risiko yang layak diambil klub peminat Messi. Memang mendapatkan Messi akan luar biasa mahal, tapi apa yang diberikan Messi nanti justru tidak ternilai.
"Klub yang mendapatkan dia bakal sangat beruntung, tapi juga akan menerima beban gaji besar," sambung Calderon.
"Bagaimanapun, dia layak mendapatkannya. Nilai yang dia bawa ke dalam tim tidak terukur," tandasnya.
Sumber: Sportskeeda
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Uang, Ini yang Jadi Masalah Dalam Kepindahan Messi ke Man City
Liga Inggris 27 Agustus 2020, 23:28
-
Messi Mau Pindah ke Inggris? Sudah Siap Kena Hajar Emangnya?
Liga Inggris 27 Agustus 2020, 22:00
-
Antoine Griezmann, Pusat Permainan Barcelona di Era Koeman
Liga Spanyol 27 Agustus 2020, 21:45
-
Bayu Gatra: Lebih Baik Lionel Messi Bertahan di Barcelona
Liga Spanyol 27 Agustus 2020, 21:29
-
Buru Pemain Baru, CEO PSHW: Maunya Messi Tapi Duit Enggak Cukup
Bola Indonesia 27 Agustus 2020, 20:55
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
-
Real Madrid Unggul Telak atas Bayern Munchen Secara Sejarah
Liga Champions 7 April 2026, 20:38
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR