
Bola.net - Lionel Messi merupakan senjata terkuat Barcelona di lini serang, tidak ada yang bisa membantah. Tim-tim lawan menghabiskan berjam-jam untuk mempelajari pergerakan Messi dan caranya mengeksekusi bola mati.
Sekarang, mau tak mau La Pulga harus mengembangkan kemampuannya lebih cepat. Banyak lawan yang mulai terbiasa dengan cara bermain Messi dan mulai memahami kebiasaannya dalam mengeksekusi tendangan bebas.
Sembari mengembangkan kemampuan individualnya, Messi pun masih harus beradaptasi dengan gaya bermain yang diusung Quique Setien. Sekarang dia memegang peran yang berbeda di lapangan.
Apa yang harus dilakukan Messi untuk menemukan sentuhan baru yang tetap bisa mengejutkan lawan?
Adaptasi Lawan
Pada pertandingan akhir pekan lalu, Real Sociedad mengubah cara mereka menghadapi situasi bola mati yang dieksekusi Messi. Alih-alih memasang pagar hidup rapat-rapat, mereka justru menarik banyak pemain ke dalam kotak penalti.
Barca memang akhirnya tetap memetik kemenangan 1-0, tapi Messi jelas kesulitan. Biasanya bola mati di posisi menguntungkan adalah makanan empuk kaki kiri Messi.
"Menjelang duel lawan pemain yang punya efektivitas seperti Messi, sepekan terakhir kami melatih cara bertahan dari situasi bola mati," jelas Mikel Merino setelah pertandingan.
"Saya kira dia pun terkejut dengan cara kami memosisikan diri."
Juga Beruntung
Kapten Barcelona, Lionel Messi, di tengah kepungan pemain Real Sociedad. (c) AP Photo
Ketika Messi siap menyikat tendangan bebas di menit ke-58, dua pemain Sociedad mengisi ruang kosong dekat kedua tiang gawang.
Lalu ada empat pemain dalam kotak penalti, hanya tiga yang jadi pagar hidup. Juga masih ada satu pemain yang berdiri di dekat pagar hidup untuk mengantisipasi umpan pendek.
"Anda harus siap menghadapi segalanya dan kami sudah tahu potensi Messi. Kami punya staf yang secara khusus menyiapkan situasi bola mati, kami sudah berlatih dan mendiskusikannya," ujar bos Sociedad, Imanol Alguacil.
"Semua orang sudah tahu betapa mematikannya Messi. Untungnya, hari ini taktik kami berjalan baik."
Bukan Pertama Kali
Ini bukan pertama kalinya lawan Barca menciptakan strategi baru untuk menghentikan Messi mencetak gol dari tendangan bebas. Tim-tim seperti Villarreal, Girona, Tottenham, dan Inter sudah pernah melakukannya.
Meski demikian, Messi tetaplah Messi. 46 gol dari bola mati dalam 12 musim terakhir sudah cukup membuktikan kualitasnya sebagai eksekutor tendangan bebas.
Musim ini dia telah mencetak empat gol dari tendangan bebas, dua lawan Celta Vigo, satu lawan Real Valladolid, dan satu lagi lawan Sevilla. Rekor Messi adalah delapan gol tendangan bebas dalam satu musim.
Tidak Bisa Bersantai
Kapten Barcelona, Lionel Messi. (c) AP Photo
Sementara itu, Messi juga masih harus sedikit mengubah gaya bermainnya untuk menyesuaikan diri dengan gaya sepak bola Setien. Pelatih anyar Barca ini meminta Messi lebih sering mundur ke lini tengah untuk membangun serangan.
Alih-alih fokus menjebol gawang lawan, Messi membantu tim mengalirkan bola dari lini tengah. 12 assists sejauh ini membuktikan bahwa Messi pun senang berperan sebagai peladen.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Ter Stegen Ingin Gajinya Cuma Kalah dari Lionel Messi, Barcelona Menolak
- Pernah Jungkalkan Barcelona di Anfield, Liverpool Pede Sambut Atletico Madrid
- Jamu Napoli Tanpa Penonton, Barcelona Rugi Hampir Rp100 Miliar
- Resmi, Laga Barcelona vs Napoli Digelar Tanpa Penonton
- Juventus Siap Sikut Barcelona dan Real Madrid untuk Transfer Ferran Torres
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ihwal Striker Baru, Barcelona Kini Beralih ke Timo Werner
Bundesliga 11 Maret 2020, 17:30
-
Demi Bebaskan Ronaldinho dari Penjara, Messi Siapkan Duit Rp65 Miliar
Bolatainment 11 Maret 2020, 17:01
-
Antoine Griezmann Menderita di Bawah Quique Setien, Apa yang Salah?
Liga Spanyol 11 Maret 2020, 16:00
-
Lionel Messi dan Deritanya untuk Terus Menemukan Hal-Hal Baru
Liga Spanyol 11 Maret 2020, 15:00
LATEST UPDATE
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Real Madrid vs Atletico Madrid: Federico Valverde
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 07:04
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR