
Bola.net - Status Lionel Messi sebagai pemain terbaik di dunia pasti akan sangat menggiurkan bagi tim mana pun di seluruh dunia, namun ada beberapa alasan yang membuat tim-tim lain tak harus merekrutnya dari Barcelona.
Messi ngambek. Sang superstar tak puas dengan keadaan di Barcelona. Maka dari itu ia ingin pindah dari Camp Nou.
Messi pun sudah mengajukan permintaan transfer pada Barcelona. Dan kini pemain berusia 33 tahun itu dikaitkan dengan beberapa klub besar Eropa.
Perekrutan Messi tentu akan membawa keuntungan bagi tim yang bisa mendapatkannya. Mereka memiliki prospek sukses di dalam dan di luar lapangan.
Lionel Messi jelas akan sangat menggiurkan. Namun demikian, percaya atau tidak, ada sejumlah alasan untuk tidak merekrutnya dari Barcelona.
Mari simak ulasannya berikut ini.
Dominasi Messi
Seorang Lionel Messi tak mudah untuk ditangani. Bisa dibilang hanya Josep Guardiola saja yang bisa menundukkan Messi. Setelah itu, tiap pelatih Barca sepertinya hanya bisa berusaha menenangkan La Pulga saja ketimbang mengaturnya.
Tata Martino cuma bertahan semusim di Barca. Sementara itu Luis Enrique maupun Ernesto Valverde tampaknya lebih dari senang untuk menyerahkan diri pada Messi. Sementara Quique Setien, tak perlu ditanya lagi.
Oleh karena itu, jika sebuah tim merekrut Messi, maka pelatih klub itu harus bisa menerima bahwa taktiknya dan filosofinya nanti akan dinilai oleh La Pulga. Bagi orang-orang tertentu, seperti Guardiola, hal itu tak berpengaruh. Tetapi bagi yang lain itu bisa berujung pada Messi yang akhirnya mendominasi dan mengendalikan gaya permainan tim karena sang superstar tak puas dengan apa yang dilihatnya.
Gaji yang Selangit
Lionel Messi diperkirakan menerima bayaran mencapai satu juta pounds per pekannya. Jumlah sebesar itu bahkan telah menjadi beban bagi Barcelona yang termasuk sebagai salah satu tim dengan pendapatan terbesar di dunia.
Tim-tim yang ingin merekrutnya pun harus menyiapkan paket finansial yang matang. Mereka juga hampir pasti harus mengatur ulang struktur gaji tim dan itu akan berimbas pada pendapatan pemain lain.
Itu masih gaji utamanya. Belum lagi bonus-bonus lain yang ada dalam kontraknya, termasuk hak citranya. Hal itu yang membuat Messi meraih pendapatan sekitar 100 juta pounds per tahunnya.
Tapi bagaimana jika Messi mau menurunkan gajinya? Tetap saja, upah yang diterimanya masih akan jauh lebih tinggi dari pemain lain.
Ekspektasi yang Besar
Hadirnya Lionel Messi tentu akan mendatangkan ekspektasi yang besar juga bagi klub. Baik itu dari fans, media, bahkan dari sang pemain itu sendiri.
Klub itu akan diharapkan untuk bisa terus meraih kemenangan oleh pendukungnya. Tak cuma dengan skor ala kadarnya 1-0 atau 2-1. Tim itu harus bisa menang besar. Di akhir musim tim itu juga harus bisa meraih trofi juara.
Di sisi lain, Messi juga berharap tim yang akan ia perkuat adalah tim yang siap untuk memenangi segalanya. La Pulga jelas tak mau pindah ke klub yang tak punya kans juara. Dalam hal ini khususnya Liga Champions. Sudah bukan rahasia lagi bahwa Messi memang sudah lama kembali ingin memeluk si Kuping Lebar.
Jadi sebuah tim harus memastikan mereka siap lahir batin untuk merekrut Messi karena sang superstar tak memiliki banyak waktu lagi dan ia sudah barang tentu tak akan mau menunggu tim yang sedang dalam masa transisi.
Paksa Tim Mengubah Filosofi
Umumnya sebuah tim memiliki rencana yang matang untuk bersaing di level tertinggi. Mereka akan menetapkan taktik dan filosofi tim.
Akan ada perencanaan untuk melakukan perekrutan pemain yang sesuai kebutuhan tim. Demikian juga rencana melego pemain yang tak sesuai filosofi pelatih. Semua diperhitungkan secara seksama, meski kadang menyisakan sedikit ruang untuk perubahan, tergantung situasi.
Namun dengan Messi, suatu tim bisa terpaksa harus merombak rencananya hampir secara keseluruhan.
Sebab hadirnya Messi jelas akan mengubah rencana terkait siapa pemain yang harus dibeli. Demikian juga dengan siapa pemain yang harus dilepas.
Taktik tim juga akan berubah. Sebab hampir pasti Messi yang akan menjadi pusat permainan tim tersebut. Jadi taktik apa pun selain menempatkan Messi di depan dan di pusat tim tak akan berhasil.
Faktor Usia
Hal yang satu ini jelas tak bisa dipungkiri. Lionel Messi jelas tak muda lagi, 33 tahun.
Ia memang masih hebat. Ia masih bisa mencetak banyak gol, tapi tak sebanyak sebelumnya. Kini ia berevolusi menjadi pemain yang juga fokus untuk memberikan assist.
Namun demikian tak bisa dipungkiri bahwa Messi tak lagi aktif seperti beberapa tahun sebelumnya. Sebab ia kerap terlihat hanya akan tampak berjalan saja di tengah laga. Dengan demikian ia akan bisa mengumpulkan tenaga lagi untuk bisa tuntas bermain selama 90 menit.
Selain itu patut diingat bahwa Messi tampaknya enggan diganti di tengah laga. Ini bisa jadi beban tersendiri bagi sebuah tim.
Faktor usia ini juga membawa ke resiko lain. Saat ini sulit untuk memastikan kapan kejeniusan Lionel Messi memudar. Jika itu terjadi secara tiba-tiba (contohnya seperti kasus Fernando Torres) maka klub akan beresiko menggaji pemain dalam jumlah besar untuk pemain yang justru menganggu dan menghalangi perkembangan tim.
(Football Critic)
Berita Lionel Messi Lainnya:
- Mulai Bergerak Cari pengganti Messi, Sadio Mane Masuk Incaran Barcelona
- Rooney: Transfer Thiago ke Liverpool Lebih Bagus dari Transfer Messi ke City
- Enam Alasan Manchester City Perlu Membeli Lionel Messi
- Bayu Gatra: Lebih Baik Lionel Messi Bertahan di Barcelona
- Tujuh Kandidat Pengganti Lionel Messi, Siapa yang Paling Cocok Bagi Barcelona?
- Kolaborasi Messi dan Guardiola Hasilkan 14 Gelar di Barcelona, Lanjut di Man City?
- Jika Lionel Messi Datang, Ini Perkiraan Formasi Inter Milan Musim Depan
- Evan Dimas Minta Lionel Messi Bertahan di Barcelona, Riko Simanjuntak Ajak Gabung Persija
- Jika Merapat ke Manchester United, Messi Digaransi Bisa Raih Ballon d'Or Lagi
- 3 Perkiraan Formasi Manchester City Bersama Lionel Messi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kompany Begitu Ngebet Ingin Lihat Messi Pindah ke Man City, Apa Maunya?
Liga Inggris 28 Agustus 2020, 22:19
-
Jurgen Klopp: Siapa Sih yang Gak Mau Messi?
Liga Inggris 28 Agustus 2020, 21:43
-
Barcelona Tolak Proposal Tukar Guling dari Juventus untuk Suarez
Liga Spanyol 28 Agustus 2020, 19:58
-
Lionel Messi Ingin Tinggalkan Barcelona, Begini Komentar Pelatih Argentina
Liga Spanyol 28 Agustus 2020, 19:17
LATEST UPDATE
-
Dusan Vlahovic Ingin ke Barcelona, Siap Isi Pos Robert Lewandowski
Liga Italia 19 Februari 2026, 22:17
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR