
Bola.net - Rekor kemenangan beruntun Villarreal di La Liga harus terhenti di tangan Barcelona. Skuad Kapal Selam Kuning takluk 0-2 di kandang sendiri, La Ceramica, Minggu (21/12/2025) malam WIB.
Kekalahan ini menyisakan rasa frustrasi mendalam bagi pelatih Marcelino Garcia Toral. Ia menilai kepemimpinan wasit sangat merugikan timnya sepanjang laga.
Pertandingan lanjutan Liga Spanyol ini berjalan panas dengan diwarnai satu kartu merah untuk kubu tuan rumah. Keputusan pengadil lapangan dianggap merusak jalannya pertandingan yang sebenarnya seru.
Marcelino menyoroti dua insiden fatal yang mengubah hasil akhir secara drastis. Ia merasa timnya layak mendapatkan setidaknya satu penalti dalam laga tersebut.
Klaim Penalti yang Diabaikan

Marcelino bersikeras bahwa pelanggaran terhadap Rafa Marin adalah penalti mutlak. Ia membandingkannya dengan keuntungan pelanggaran yang didapat Barcelona.
Pelatih kawakan itu mengaku bingung dengan standar ganda yang diterapkan sang wasit. Ia melihat tayangan ulang berkali-kali dan makin yakin itu pelanggaran.
"Tindakan terhadap Rafa adalah penalti. Pemain kami mengejar bola, bangkit, dan dia (lawan) menjatuhkannya," tegas Marcelino kepada Diario AS.
"Saya menghormati pendapat lain, tapi bagi saya itu penalti. Semakin saya melihatnya, semakin terlihat itu penalti bagi saya," tambahnya dengan nada kesal.
Kartu Merah Perusak Tontonan
Insiden pengusiran Renato Veiga usai melanggar Lamine Yamal juga jadi sorotan utama. Marcelino menilai hukuman itu terlalu kejam untuk sebuah laga big match.
Meski mengakui adanya kesalahan pemain, ia menyayangkan keputusan wasit yang terburu-buru. Menurutnya, keputusan itu membunuh hiburan sepak bola yang sedang berlangsung.
"Kami membuat kesalahan yang bisa dihindari, yaitu kartu merah," aku Marcelino.
"Bagi saya itu bukan pengusiran... Yah, melihatnya di kamera lain, mungkin ya," ralatnya sedikit setelah melihat VAR.
"Dengan pertunjukan indah yang kami lihat, meninggalkan tim dengan sepuluh pemain (adalah hal yang disayangkan)," keluhnya.
Barcelona Selamat Berkat Kiper
Terlepas dari kontroversi wasit, Marcelino tetap memuji mentalitas anak asuhnya. Villarreal dinilai tampil spartan meski harus bermain dengan sepuluh orang sejak babak pertama.
Ia menyebut Barcelona sebenarnya kesulitan menembus pertahanan mereka secara terbuka. Justru kiper lawanlah yang menjadi pembeda hasil akhir di laga ini.
"Pemain Barcelona yang paling menentukan adalah penjaga gawang," puji Marcelino secara objektif.
"Untuk mengalahkan Barcelona, Anda harus memanfaatkan peluang. Hari ini peluang itu lebih memihak kami dibandingkan tahun lalu," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hansi Flick Minta Barcelona Rekrut Bek Baru, tapi Hadapi Hambatan Besar
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 23:53
-
Barcelona Masih Ragu Rekrut Bek Tengah Baru di Januari
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 23:00
-
Barcelona Cetak 169 Gol Tahun Ini: Statistik Gila yang Mengantar Kembali ke Era Messi
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 22:25
-
Kemenangan 2-0 Barcelona dan Runtuhnya Rekor Kandang Villarreal
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 22:15
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
-
Real Madrid Unggul Telak atas Bayern Munchen Secara Sejarah
Liga Champions 7 April 2026, 20:38
-
Antonio Rudiger Kian Dekat Perpanjang Kontrak di Real Madrid
Liga Spanyol 7 April 2026, 20:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR