Bola.net - Penghentian sementara sepak bola ini mungkin datang di waktu yang tepat untuk Marcelo. Bek kiri Real Madrid ini kesulitan menjaga level performanya pada dua musim terakhir dan harus menghadapi masalah kebugaran sejak beberapa bulan lalu.
Bahkan kembalinya Zinedine Zidane ke Madrid tidak bisa menyelamatkan karier bek Brasil itu sepenuhnya. Marcelo pernah tidak tergantikan, sekarang permainannya mulai menurun.
Musim ini, Marcelo lebih sering duduk di bangku cadangan, menyaksikan aksi Ferland Mendy di lapangan. Karena itulah penghentian musim sementara akibat pandemi virus corona ini membantunya memberi kesempatan memulihkan diri dari cedera untuk bersaing lagi dengan Mendy.
Masalah lainnya adalah kontrak Marcelo yang bakal kedaluwarsa pada Juni 2022. Apakah masanya di Santiago Bernabeu sudah berakhir?
Masa Depan Marcelo
Marcelo sudah 31 tahun, Zidane ingin mempertahankannya, tapi tawaran yang masuk untuk Marcelo jelas tidak akan sedikit.
Sebut saja Juventus, salah satu dari banyak klub yang tertarik mendapatkan Marcelo. Meski tidak lagi muda, pengalaman Marcelo sangat dibutuhkan dalam perjalanan meraih gelar juara.
Selain itu, Mendy bukan satu-satunya masalah Marcelo di Real Madrid. Kabarnya Sergio Reguilon akan kembali ke Santiago Bernabeu jika masa peminjamannya di Sevilla habis musim panas nanti.
Madrid juga masih punya Achraf Hakimi, bek serbabisa yang tampil impresif selama menjalani masa peminjaman di Borussia Dortmund. Marcelo harus bersaing dengan banyak pemain yang lebih muda darinya.
Selalu Menang
Beberapa tahun terakhir, Marcelo selalu jadi pemenang dalam persaingan internal ini. Dia menyingkirkan Theo Hernandez, Achraf, Reguilon, dan beberapa nama lain, meski sebagian besar hanya pergi sebagai pinjaman.
Tidak ada yang bisa meragukan kontribusi Marcelo untuk Real Madrid. Dia merupakan salah satu pemain terpenting yang membantu Los Blancos meraih empat trofi Liga Champions dalam lima musim.
Biar begitu, sekarang Marcelo menghadapi tantangan terbesarnya di Los Blancos. Waktunya terus menipis, dia harus menemukan cara terbaik untuk bersaing atau mengaku kalah.
Sumber: Marca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Transfer-Transfer Terbaik di La Liga, Ada Zidane dan Ronaldo
Liga Spanyol 15 April 2020, 22:54
-
Curhatan Loris Karius Soal Final Liga Champions 2017-18
Liga Champions 15 April 2020, 21:49
-
Saingi MU, Real Madrid Juga Kejar James Maddison
Liga Spanyol 15 April 2020, 17:20
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sunderland vs Chelsea: Trai Hume
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:44
-
Man of the Match Liverpool vs Brentford: Caoimhin Kelleher
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:33
-
Erling Haaland Raih Sepatu Emas Premier League yang Ketiga
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:12
-
Pecahkan Rekor Assist Premier League, Ini Kata Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:08
-
MU Menang 0-3 di Kandang Brighton, Michael Carrick: Joss!
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:59
-
Man of the Match Crystal Palace vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:58
-
Man of the Match Man City vs Aston Villa: Ollie Watkins
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:52
-
Man of the Match Brighton vs Man Utd: Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:16
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR